Tim PKK Kota Batam Raih Juara di Lomba Cipta Menu B2SA

IMG_1291Tanjung Pinang, Tim PKK kota Batam tampil sebagai juara kedua dalam lomba cipta menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat provinsi Kepulauan Riau, yang digelar di Pinang City Walk, kota Tanjung Pinang, Selasa (25/8).

Selain itu, Tim PKK kota Batam lewat utusannya PKK kecamatan Batu Aji dan Batam Kota juga menyabet dua gelar terbaik lainnya, masing-masingnya juara katagori Tata Saji terbaik yang diraih tim PKK kecamatan Batu Aji dan juara katagori Pengembangan Resep terbaik diraih tim PKK kecamatan Batam Kota.

Kemenangan ini berdasarkan hasil penilaian lima orang dewan juri yang terdiri dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Tim TP PKK Provinsi Kepri, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Guru SMKN 2 Tanjung Pinang serta Chef hotel Aston Tanjung Pinang.

Acara yang diprakarsai oleh Badan Ketahanan Pangan provinsi Kepri ini dibuka Asisten Ekonomi dan Pembangunan provinsi Kepulauan Riau sekaligus ketua dewan ketahanan pangan provinsi Kepri, Syamsul Bahrum.

Dalam sambutannya Syamsul mengatakan, apa yang kita makan mencerminkan budaya atau tradsi. Maksudnya adalah makanan itu bukan hanya sekedar makanan, tetapi dia bisa juga merepresentasikan kebudayaan atau tradisi, sumber daya alam yang tersedia serta kemampuan daerah dalam melakukan inovasi.

Atas nama pemerintah provinsi Kepri, Syamsul menyampaikan apresiasi atas kreatifitas peserta lomba yang menampilkan aneka ragam kreasi makanan. Ia pun menyarankan kepada panitia  agar nantinya seluruh menu atau resep yang ada di patenkan dan ditawarkan masuk ke hotel-hotel untuk dijadikan sebagai salah satu menu.

IMG_1313 IMG_1296Sementara itu, ketua panitia sekaligus kepala badan Ketahanan Pangan provinsi Kepri, Amir Faisal menyampaikan kegiatan yang merupakan program tahunan ini, kali ini diikuti  hanya lima peserta dari tiga kabupaten/kota. Masing-masingnya kabupaten Bintan mengirimkan satu utusan, kabupaten Anambas dan kota Batam masing-masingnya mengirimkan dua utusan.

Lanjutnya lagi, lomba yang digelar untuk menentukan pemenang juara 1, 2 dan 3 serta juara katagori pemanfaatan lokal, pengembangan resep, tata saji dan juara favorit lomba cipta menu B2SA, jelas Faisal.

Menurutnya, banyak produk-produk lokal yang perlu dikembangkan dan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan menuju kepada kemandirian pangan.

“Seluruh potensi lokal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dan tentunya tampilan-tampilan, cita rasa juga perlu terus dikembangkan sehingga minat masyarakat untuk membeli atau mengembangkan makanan ini menjadi lebih baik. Kita tahu bersama, di Provinsi Kepri tempat-tempat menjual makanan ini cukup baik,“ pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *