EVALUASI PENYUSUNAN PELAPORAN PELAKSANAAN IJIN LINGKUNGAN BAGI PERUSAHAAN YANG TELAH MEMILIKI DOKUMEN LINGKUNGAN DI KOTA BATAM

Senin, 21 Desember 2015 Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam mengadakan acara evaluasi penyusunan pelaporan bagi perusahaan yang laporan ijin lingkungannnya disusun oleh perusahaannya sendiri. Acara ini dimulai pukul 9.00 dengan target kehadiran peserta 110 orang, namun peserta yang hadir mencapai ±200 orang.

Kabid APDL Bapak Ir. Kiagus Rozali membuka acara sekaligus sebagai narasumber manyampaikan materi mengenai metode pelaporan/teknik penyusunan laporan ijin lingkungan sesuai dengan KepmenLH nomor 45 Tahun 2005. Frekuensi pelaporan pelaksanaan ijin lingkungan dilakukan setiap 6 bulan sekali atau 2 kali dalam setahun dengan periode laporan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember. Data pelaporan yang masuk untuk periode Juni–Desember 2014 berjumlah 299 laporan, periode Januari-Juni 2015 berjumlah 353 laporan. Acara dilakukan dengan diskusi panel, setelah pemaparan dari Kabid APDL dilanjutkan dengan tanya jawab yang di moderatori oleh Bapak Acep Madil Kasubbid Evaluasi AMDAL Bapedal Batam.

Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Kasubbid Pengendalian Usaha Lingkungan Bapedal yaitu Bapak Didi Wahyudi, ST yang mengulas tentang teknik pengendalian air limbah dan teknik penyusunan laporan Izin Pembuangan Air Limbah (IPLC) serta Emisi dari Sumber Tidak bergerak. Beliau menyampaikan bahwa Bapedal Kota Batam berperan aktif dalam pengendalian air limbah dan juga beliau menguraikan teknik pengendalian pencemaran udara dari emisi sumber tidak bergerak. Berikutnya dilanjutkan dengan diskusi dan pemaparan oleh Ibu Dwi Retno,ST mengenai Limbah B3 dan pelaporan Limbah B3. Setelah usai pemaparan, acara diisi dengan diskusi yang cukup menarik karena banyak pertanyaan dari peserta mengenai materi yang telah disampaikan.

Dari hasil evaluasi dan diskusi tersebut, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat perusahaan yang belum memahami sepenuhnya mengenai KepmenLH nomor 45 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) sehingga penulisan laporan belum memenuhi kaidah penulisan sebagaimana KepmenLH nomor 45 tahun 2005, dan masih terdapat perusahaan yang belum memahami mengenai mekanisme penomoran kode-kode dalam manifest limbah B3.

_MG_0744

_MG_0752

_MG_0758