PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA TINGKAT KOTA BATAM TAHUN 2016

Hari Lingkungan Hidup atau World Environment Day (WED) merupakan salah satu kampanye global terbesar terkait pelestarian lingkungan hidup. WED bertujuan untuk menginspirasi setiap orang di bumi untuk mengambil tindakan dalam melestarikan lingkungan hidup. WED diperingati setiap tanggal 5 Juni.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengangkat isu tentang perdagangan ilegal satwa liar yaitu ‘tanpa kompromi dalam memerangi perdagangan ilegal satwa liar’ sebagai isu utama Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2016 ini.

Pada tahun ini Bapedal Kota Batam memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan menyelenggarakan beberapa kegiatan yaitu pemilihan Duta Lingkungan Hidup pertama di Kota Batam, lomba fotografi satwa liar, lomba fashion show busana bahan daur ulang serta pemberian penghargaan kepada pengelola lingkungan terbaik kepada perusahaan kategori industri elektronik dan fabrikasi, kategori pengangkut limbah B3, pengumpul dan pemanfaat limbah B3, pengelola limbah B3, rumah sakit, dan hotel.

Acara peringatan hari lingkungan hidup sedunia tingkat Kota Batam ini diselenggarakan pada Jumat, 3 Juni 2016 di Nagoya Citywalk. Acara diawali dengan tari persembahan dan dilanjutkan dengan Doa, pemberian sambutan oleh Ketua Panitia Moh Zani, Sambutan Kepala Bapedal Kota Batam Dendi Purnomo dan sambutan dari Wakil Walikota Batam sekaligus membuka acara.

Setelah acara resmi dibuka oleh Wakil Walikota Batam, dilanjutkan dengan parade 10 finalis Duta Lingkungan Kota Batam dan pemilihan Duta Lingkungan 2016 dengan penampilan masing-masing finalis menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri dalam waktu 60 detik.

Di depan panggung acara, telah terpajang 50 buah foto yang telah diseleksi dari 78 foto yang dikirimkan oleh 28 peserta lomba fotografi satwa liar dengan tema go wild for life. Dewan juri penilaian lomba fotografi yaitu Kepala Bapedal Kota Batam Dendi Purnomo, Bapak Ricky Indrakari dari DPRD Kota Batam dan dari Komunitas foto melakukan penilaian dengan mengunjungi area foto.

Kemudian acara dilanjutkan dengan lomba fashion show busana daur ulang tingkat Sekolah Dasar (SD) yang telah terkumpul sebanyak 36 peserta dari sekolah dasar. yang mengenakan busana bahan daur ulang sebagai pengingat bagi kita semua untuk memanfaatkan bahan habis pakai untuk kegiatan lainnya.

Diakhir acara yaitu pengumuman seluruh pemenang lomba. Setelah dilakukan seleksi ketat oleh dewan juri, terpilih Virsta Safira Atmayanda sebagai Duta Lingkungan 2016 yang berasal dari sekolah SMAN 1 Batam, disusul oleh Vennytha Virgocha sebagai Runner Up 1 dan Eka Damanas Febrianto sebagai Runner Up 2. Duta Lingkungan Hidup diharapkan dapat menjadi suri tauladan dalam lingkungan hidup.

Untuk pemenang industri/perusahaan pengelola lingkungan terbaik sebagai berikut :

KATEGORI INDUSTRI ELEKTRONIK
PEMENANG NAMA
TERBAIK  1 PT EPSON BATAM
TERBAIK  2 PT BENGINT NUSANTARA INDUSTRIES
TERBAIK  3 PT EPCOS INDONESIA
KATEGORI INDUSTRI FABRIKASI
PEMENANG NAMA
TERBAIK  1 PT CITRA TUBINDO Tbk
TERBAIK  2 PT VETCO GRAY INDONESIA
TERBAIK  3 PT BREDERO SHAW INDONESIA
KATEGORI RUMAH SAKIT
PEMENANG NAMA
TERBAIK RS. AWAL BROS
KATEGORI HOTEL
PEMENANG NAMA
TERBAIK TURI BEACH (PT. TIRTA UTAMA RIANI INDAH)
KATEGORI PENGANGKUT LIMBAH B3
PEMENANG NAMA
TERBAIK  1 PT. ENVIRO CIPTA LESTARI
TERBAIK  2 PT. PRASADHA PAMUNAH LIMBAH INDUSTRI
KATEGORI PENGUMPUL LIMBAH B3
PEMENANG NAMA
TERBAIK  1 PT. DESA AIR CARGO BATAM
TERBAIK  2 PT. DWI DAMAR TIRTA
KATEGORI PENGOLAH DAN PEMANFAAT LIMBAH B3
PEMENANG NAMA
TERBAIK  1 PT. DUTA SURYA MAKMUR
TERBAIK  2 PT. DESA AIR CARGO BATAM

Sedangkan pemenang lomba Fashion Show busana daur ulang diraih oleh Muthiara Mahrani dari SD Kartini Sekupang sebagai Juara Pertama, Ayume Kohlens dari SD Kartini 2 sebagai Juara Kedua, Flaya Naqiya Sausan dari SD Muhammadiyah Plus sebagai Juara Ketiga dan M. Althaf Manhaju dari SD Nabilah sebagai Juara Favorit.

Untuk pemenang lomba Fotografer yaitu sebagai berikut :

Juara Pertama :

Nama              : Usman Priyona

Judul               : Full Love

Exit                 : Nikon D90 F/14, 1/100sec, Iso-200, FL-90mm, Foto ke#4

AGWFL_036

Juara Kedua :

Nama              : Endriyana

Judul               : Pesona Merak Hijau

Exit                 : Canon 60D, f3,5. 1/250, ISO-800, 50mm Foto ke #1

AGWFL_005

Juara Ketiga :

Nama              : Usman Priyona

Judul               : Keep Smile

Exit                 : Nikon D90 F/6,3, 1/400sec, Iso-100, FL-90mm, Foto ke#03

AGWFL_023

Juara Favorite :

Nama              : Dzulfikri

Judul               : Kerja Team Demi Kelangsungan Hidup

Exit                 : Canon EOS60D, f/7.1, 1/500, iso-640, 100mm, Foto ke#04

AGWFL_004

Rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016 Bapedal Kota Batam dilanjutkan dengan melakukan kegiatan penanaman mangrove pada tanggal 4 Juni 2016, yang bekerja sama dengan 13 perusahaan, sekolah dan Rumah Bakau Indonesia (LSM Selat Bulang). Kegiatan ini berlokasi di Kampung Jawa Kelurahan Tanjung Piayu Kecamatan Sei. Beduk. Adapun beberapa perusahaan yang ikut serta dalam penanaman mangrove ini yaitu : PT SOME Indonesia, ASPEL B3 (Asosiasi Pengelola Limbah B3), PT Dynacast Indonesia, PT Fluid Sciences Batam, PT Bengint Nusantara Industries, PT Federal Investindo (Mega mall), PT Lingkaran Hijau, PT Surveyor Indonesia, PT Konsultan Lingkungan Indonesia, PT Synergy Tharada, PT Kuala Biru Utama Baru, PT Riga Indonesia dan PT Horizon Bandar Bahru (Batam View) dengan total jumlah mangrove yang ditanam sebanyak 4.415 pohon.

Kegiatan ini juga diikuti oleh sekolah yaitu SMK Maitreyawira dan beberapa LSM pencinta lingkungan seperti : Kubina Batam, Banzai Community, Mangrove Explorer dan Akar Bumi Indonesia. Penanaman mangrove ini juga disaksikan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Acara dimulai dengan kata sambutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan wujud kecintaan kita terhadap alam sekitar dimana salah satunya dengan mendirikan Rumah Mangrove Indonesia di Tanjung Piayu yang merupakan kerja sama antara Bapedal Kota Batam bersama LSM Selat Bulang dengan beberapa pelaku usaha (perusahaan) di Kota Batam. RBI bertujuan untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kementerian LHK mengapresiasi acara ini dan berharap dapat terus berjalan dan menciptakan rumah bakau di wilayah laiinnya juga.

Dalam sambutannya, Kepala Bapedal yang mengungkapkan bahwa Rumah Bakau Indonesia siap memberikan sedikit masukan kepada anak-anak yang datang dengan pola edukasi penyemaian dan penanaman anakan bakau. Untuk mencintai lingkungan harus diajarkan sejak dini. Karena generasi muda tidak diajarkan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem dalam pendidikan formal, kalaupun ada sekadar mempertebal halaman buku. Lokasi hutan mangrove di Tanjung Piayu Batam merupakan lahan hasil penyitaan terhadap tersangka kasus tindak pidana yang sudah ditangani. Mangrove pada Lahan ini sudah mulai rusak oleh penebangan liar, kegiatan pembuatan arang bakau, aktivitas komersial secara ilegal, penambangan pasir dan penimbunan.”Hingga awal 2015 tinggal 4,2 persen dari luasan Pulau Batam. Sementara sejak awal tahun hingga saat ini pengrusakan hutan mangrove terus terjadi”.

Sebelum penanaman pohon dimulai, acara pembukaan diselingi dengan beberapa penampilan seni musik dan puisi dari perwakilan sekolah dan anggota RBI dilanjutkan dengan penandatanganan nota Penandatanganan Nota Kesepahaman Edukasi, Restorasi & Nursery Bakau Kawasan Tanjung Piayu Pulau Batam dilanjutkan sesi foto bersama. Penanaman bakau dilakukan di lokasi yang sudah diberi tanda pada waktu sekitar pukul 14.00 WIB yang mana sudah diperkirakan sama dengan waktu surut air laut sehingga memudahkan penanaman bibit mangrove. Penanaman ini diikuti semua perusahaan yang menyumbang mangrove yang mana masing-masing perwakilan perusahaan yang terdiri atas tiga orang atau bahkan ada yang sampai sepuluh orang.

IMG_1796

IMG_1853IMG_1987IMG_9622

NTA_0613 NTA_0616

NTA_0641