BAB II

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi

Kedudukan lembaga Inspektorat Daerah Kota Batam berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 10 Tahun 2007 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata kerja Inspektorat Daerah Kota Batam, adalah sebagai unsur pengawasan dan pembinaan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Sesuai Peraturan Daerah tersebut kedudukan Inspektorat Daerah Kota Batam dipimpin oleh seorang Inspektur yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota dan secara teknis administratif mendapat pembinaan dari Sekretaris Daerah Kota Batam.

 

Berdasarkan Peraturan Walikota Batam No. 29 tahun 2010, tentang uraian tugas pokok dan fungsi Inspektorat Daerah Kota Batam.

Inspektorat Daerah mempunyai tugas penyusunan dan pelaksanaan urusan Pemerintahan Daerah di bidang pengawasan dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah, serta pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Dalam pelaksanaan tugas Inspektorat Daerah Kota Batam menyelenggarakan fungsi :

      1. Perencanaan program pengawasan dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan;

      2. Perumusan kebijakan fasilitas pengawasan dan pembinaan di bidang pemerintahan, aparatur, keuangan, aset, pembangunan dan kesejahteraan sosial;

      3. Pemeriksaan tugas pemerintahan yang meliputi bidang pemerintahan, aparatur, keuangan, aset, pembangunan dan kesejahteraan sosial;

      4. Pengujian dan penilaian atas kebenaran hasil laporan berkala atau sewaktu-waktu dari setiap tugas perangkat daerah;

      5. Pengusutan kebenaran laporan atau pengaduan terhadap penyimpangan atau penyalahgunaan dibidang pemerintahan, aparatur, keuangan dan aset serta pembangunan dan kesejahteraan sosial;

      6. Pembinaan aparatur perangkat daerah dalam penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan;

      7. Pembinaan tenaga fungsional pengawasan dilingkungan Inspektorat Daerah;

      8. Penyelenggaraan urusan tata usaha perkantoran yang meliputi urusan perencanaan dan evaluasi, keuangan serta umum dan kepegawaian;

      9. Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugasnya;

      10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Walikota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2007 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Tata Kerja Inspektorat Daerah Kota Batam, Struktur Organisasi Inspektorat Daerah Kota Batam terdiri dari:

  1. Inspektur

  2. Sekretaris

    1. Subbag. Perencanaan & Evaluasi

    2. Subbag. Keuangan

    3. Subbag. Umum dan Kepegawaian

  1. Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan

  1. Pemeriksa Bidang Pemerintahan Umum

  2. Pemeriksa Bidang Pemerintahan Daerah

  1. Inspektur Pembantu Bidang Aparatur

  1. Pemeriksa Bidang Kelembagaan

  2. Pemeriksaan Bidang Kepegawaian

  1. Inspektur Pembantu Bidang Keuangan dan Aset

  1. Pemeriksaan Bidang Keuangan

  2. Pemeriksa Bidang Aset

  1. Inspektur Pembantu Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial

  1. Pemeriksaan Bidang Pembangunan

  2. Pemeriksa Bidang Kesejahteraan Sosial

  1. Kelompok Jabatan Fungsional.

 

2.2 Sumber Daya

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Inspektorat Daerah Kota Batam didukung oleh personel/ SDM sebanyak 37 orang, terinci sebagai berikut:

          • Menurut Golongan

No

Uraian

Menurut Golongan

Jumlah

I

II

III

IV

1.

Struktural

11

6

17

2.

Fungsional

3.

Staf Tata Usaha

6

2

8

4.

Staf Bidang

2

7

9

5.

Staf THD

3

Jumlah

37

          • Menurut Tingkat Pendidikan

No

Uraian

Menurut Golongan

Jumlah

SMP

SMU/D3

S1

S2

1.

Struktural

2

13

2

17

2.

Fungsional

3.

Staf Tata Usaha

6

2

8

4.

Staf Bidang

2

7

9

5.

Staf THD

2

1

3

Jumlah

37

          • Tenaga Honorer Daerah (THD)

NO

PENDIDIKAN

JUMLAH

KETERANGAN

1

2

3

S1

D3

SLTA

1

2

Jumlah …………………

3

 

Sarana dan prasarana ( Barang Milik / Kekayaan Daerah = BM/KD) Inspektorat Daerah Kota Batam per 30 September 2011 sebagai berikut:

No

Uraian

Satuan

Kuantitas

Nilai

(Rp)

1.

Komputer (PC)

Unit

14

109.268.750

2.

Komputer (Laptop)

Unit

16

260.410.000

3.

Mobil

Unit

4

4.

Sepeda Motor

Unit

1

5.

Meteran Dorong

Unit

3

6.750.000

6.

Meteran Gulung

Unit

3

3.450.000

7.

Meteran 5 M

Buah

4

1.750.000

8.

Mesin Tik Manual

Unit

5

1.150.000

9.

Mesin Tik Listrik

Unit

2

10.

Printer Dotmatrik

Unit

4

28.800.000

11.

Printer Laser Mono

Unit

5

12.500.000

12.

Printer Laser Colour

Unit

4

13.000.000

13.

Hammer Test

Buah

1

14.

Core Drill

Unit

1

15.

Jangka Sorong

Buah

1

16.

Calibration Anvil

Unit

1

44.000.000

Dll selanjutnya dapat dilihat pada lampiran.

2.3. Kinerja Pelayanan

Dalam pelaksanaan sistem/prosedur kerja Inspektorat Daerah Kota Batam terdiri atas :

  1. Sistem dan Prosedur Penatausahaan

Dilakukan sistem surat menyurat sesuai dengan uraian tugas masing-masing yang terdapat pada tugas pokok dan fungsi Sekretariat dan Bidang sesuai bidang sesuai SOP.

      1. Sistem dan Prosedur Pemeriksaan.

          • Dilakukan Pemeriksaan Fisik, hal-hal yang tidak dapat dijangkau pada Pemeriksaan Regular, dilakukan Pemeriksaan Khusus Fisik.

          • Pemeriksaan Kasus dilaksanakan berdasarkan adanya pengaduan masyarakat atas perintah Kepala Daerah terhadap sesuatu.

      2. Pengolahan Data tindak lanjut Hasil Pemeriksaan.

Pengelolaan data tindak lanjut hasil pemeriksaan dilakukan oleh Sekretariat Cq Subbag. Perencanaan dan Evaluasi pelaksanaan monitoring/pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat dilakukan secara langsung terhadap objek yang telah diperiksa atau dengan menyelenggarakan rapat pemuktahiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan