BAB VI

BAB VI

INDIKATOR KINERJA INSPEKTORAT YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD.

 

Inspektorat Daerah Kota Batam mendukung misi ke lima Pemerintah Kota Batam yaitu ”Mewujudkan pelaksanaan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa” dengan tujuan meningkatkan pengelolaan keuangan dan kekayaan daerah yang akuntabel dengan sasaran RPJM : meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan dan mewujudkan pengelolaan keuangan daerah dengan prediket ”Wajar Tanpa Pengecualian”

Indikator kinerja Inspektorat yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD ditampilkan dalam tabel 6.1.

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya dapat dikemukakan pokok-pokok kesimpulan sebagai berikut :

  1. TUJUAN UMUM

Rencana Strategis Inspektorat Daerah Kota Batam disusun sebagai wujud dukungan sistem administrasi negara di bidang pengawasan yang mampu menjamin kelancaran dan keterpaduan pelaksanaan tugas dan fungsi yang makin handal, profesional, efisien, efektif serta tanggap terhadap aspirasi rakyat dan dinamika perubahan lingkungan strategis. Tujuan penyusunan rencana strategis adalah sebagai alat umpan balik (feedback) yang dapat digunakan manajemen untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

  1. TINJAUAN KHUSUS

Rencana Strategis merupakan proses berkelanjutan, artinya renstra perlu dikaji secara terus menerus dan berkesinambungan, maka akan diambil upaya-upaya sebagai berikut :

    1. Mengajukan penetapan secara formal terhadap Renstra yang dimiliki Inspektorat Daerah Kota Batam kepada Walikota Batam.

    2. Melakukan pengembangan pencapaian strategik sesuai dengan perkembangan perubahan lingkungan strategis dan perencanaan strategik dan perencanaan strategik dilaksanakan dengan dukungan penuh dari pimpinan Inspektorat Daerah Kota Batam.

    3. Melakukan komunikasi tentang visi dan misi yang terencana dan sistematis keseluruh pegawai, sehingga ada komitmen seluruh pegawai atas pelaksanaan tugas pokok dan lebih mengarah pada visi dan misi yang telah ditetapkan. Disamping itu, komunikasi juga perlu dilakukan kepada stakehorders (pengguna informasi), sehingga tercipta sistem umpan balik, dalam arti hasil-hasil pengawasan benar-benar bermanfaat bagi pengguna informasi





Ubah ke tampilan mobile