yustisi kebersihan di TPA telaga punggur

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam melaksanakan  kegiatan Penertiban/Yustisi Kebersihan pada hari Kamis 15 Oktober 2015 di TPA Telaga Punggur Kecamatan Nongsa dengan tim yang terdiri dari PPNS dan Staf DKP, Anggota SATPOL PP, BAPPEDAL, Pelaksanaan Penertiban/Yustisi Kebersihan dilaksanakan dengan memeriksa langsung armada transporter yang datang ke TPA. Setelah armada transporter memasuki pintu gerbang TPA langsung diarahkan ke penimbangan, setelah itu diarahkan ke Workshop untuk dilakukan pemeriksaan seluruh dokumen dan kelengkapan yang telah dipersyaratkan sewaktu mengurus surat ijin transporter. Jika kelengkapan dan seluruh dokumen sesuai prosedur, armada transporter dipersilahkan untuk melanjutkan ke zona pembuangan yang telah ditentukan. Armada transporter yang kurang kelengkapan dokumen nya maka pemilik/sopir armada transporter tersebut diwajibkan mengisi belangko surat teguran, setelah mengisi belangko Surat Peringatan Pertama (SP I), setelah mengisi belangko SP I sipemilik/sopir armada tersebut diberi petunjuk agar segera melengkapi berkas-berkas yang kurang dan  dalam waktu  1×24 jam untuk melengkapi berkas-berkas tersebut di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam melalui Tim PPNS di kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan pada Jam kerja. Setelah dilakukan pemberkasan armada transporter dipersilahkan untuk melakukan pembuangan sampah ke zona yang telah ditentukan.

Dari 57 Jumlah Transporter yang mendapatkan ijin dari Dinas Kebebersihan dan Pertamanan Kota Batam, transporter yang berhasil terjaring dalam Penertiban Yustisi/Penertiban kebersihan diberikan Surat Peringatan I (pertama) diantaranya :

NO
NAMA PERUSAHAAN
ASAL SAMPAH
JENIS PELANGGARAN
1
KSD ( Karya Sumber Daya )
Membuang Sampah Ke TPA Tanpa Izin
2
Gudang Penampung Taman Lestari
Membuang Sampah Ke TPA Tanpa Izin
3
CV. SURYA INTAN SEJAHTERA
PT. ROYCE
Mengangkut Sampah Dengan Alat Pengangkut Terbuka/tanpa jaring
4
PT CV MARIANA JAYA
PT. Rock International Tobacco
Membuang Sampah Ke TPA Tanpa Izin
Wajib Retribusi Tidak Membayar Tepat pada Waktunya atau Kurang Membayar
5
ASIA SUKSES SEJAHTERA
PT. JAYA ASIATIC SIPYARD
Mengangkut Sampah Dengan Alat Pengangkut Terbuka/tanpa jaring
Wajib Retribusi Tidak Membayar Tepat pada Waktunya atau Kurang Membayar
6
SANRIA JAYA ABADI
PT. SMOE INDONESIA
Membuang Sampah Ke TPA Tanpa Izin
7
PT.Servis Trans Pratama
Membuang Sampah Ke TPA Tanpa Izin
8
SANRIA JAYA ABADI
PT.Semens
Membuang Sampah Ke TPA Tanpa Izin

Diharapkan kepada transporter yang sudah kadaluarsa masa berlaku surat izin nya agar segera mengurus kembali Surat Izinnya ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam dan bagi yang belum melengkapi berkas lainnya diharapkan sesegera mungkin melengkapi berkas tersebut.  Dengan adanya Penertiban/Yustisi Kebersihan ini akan dapat memberikan Sock Terapi kepada masyarakat Kota Batam yang belum sadar untuk membuang sampah tidak disembarang tempat dan buanglah sampah kedalam wadah/tong sampah yang disiapkan oleh pemerintah agar terwujudnya Kota Batam yang Bersih, Hijau, Indah dan Nyaman.

1 2

Sosialisasi Perda No. 11 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Sampah di Kecamatan Sagulung

Selasa, 29 September 2015 Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah di Kecamatan Sagulung, Sosialisasi di Kecamatan Sagulung merupakan yang ke 6 ditahun 2015, sebagai narasumber dari kegiatan tersebut adalah Bapak Ir. Riki Indrakari (Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam) yang merupakan Ketua Pansus Perumusan Perda ini, Drs. Aisrin (Kepala Bidang Program DKP).

Sosialisasi dihadiri oleh perangkat RT/RW, Tokoh Masyarakat, LPM, Lurah dan juga dihadiri anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Bapak Amintas Tambunan. Masyarakat sangat antusias melaksanakan sosialisasi ini dengan banyaknya tanggapan, pertanyaan dan saran yang diberikan :

  1. Bapak Jamil – Kasi Trantib Kelurahan Sagulung Kota :
  • DPRD dan DKP yang sudah melakukan studi banding baik dalam negeri maupun di luar negeri agar menerapkan teknologi pengelolaan sampah yang baik dan benar di kota batam ini agar setiap akhir tahun sampah tidak menumpuk lagi akibat belum ada pemenang lelang
  1. Bapak Sudaryono – Tokoh Masyarakat Sagulung Kota :
  • saran kepada Pemerintah/DKP agar memberikan mesin pencacah sampah untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA
  1. Bapak Harta M. Harahap – Ketua Rw.XII Cipta Asri Kelurahan Tembesi :
  • saran saya agar DKP bisa mensosialisasikan pembentukan bank sampah di perumahan tempat tinggal kami sehingga sampah/barang bekas tersebut bisa cepat dijual
  1. Bapak Hari Hamdani – Rw.Xi Kelurahan Sei Pelunggut :
  • Perda No.11 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah yang disampaikan sangat baik dan sangat penting untuk dilaksanakan untuk menjaga kebersihan di Kota Batam.
  • Surat edaran ini agar disampaikan kepada seluruh masyarakat agar sosialiasasi ini diketahui seluruh masyarkat dan tidak hanya kepada peserta yang diundang ini saja
  1. Bapak Eddysyah Nasution – Ketua Rw.07 Kelurahan Sei Binti :
  • Diharapkan kepada petugas kebersihan untuk melakukan pengangkutan sampah tepat waktu atau dua kali dalam satu minggu agar sampah tidak menumpuk diperumahan.
  • Agar sampah tidak berserakan dan dibuang disembarangan tempat dimohon agar bin container di tambah lagi di Kelurahan Sei Binti.

CIMG0071Salah satu dari unit Bank Sampah Batam PJB Asri Kecamatan Sagulung binaan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam menunjukkan hasil karya unit nya berupa kerajinan tangan dari kulit telur. Diharapkan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamananan Kota Batam agar dapat menampung dan mempromosikan hasil karya untuk mendapatkan nilai ekonomis bagi Bank Sampah PJB Asri, Bapak Ir. Riki Indrakari (Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam) menyatakan “kita akan terus bekerjasama dengan UKM agar dua instansi ini dapat bersinergi mempromosikan hasil karya dari setiap unit-unit bank sampah yang ada di Kota Batam ini agar mendapatkan nilai ekomonis”

11

Ibu Marlina Ramli – Ketua Bank Sampah PJB Asri Sagulung Kota juga menyatakan :

  1. Bank Sampah merupakan aspek budaya yang harus dilaksanakan oleh masyarakat mulai dari setiap rumah tangga
  2. TMT april 2015 kami sudah mulai membentuk bank sampah dan menjadi pioner di kelurahan sagulung kota
  3. Saat ini nasabah bank sampah PJB asri sudah berjumlah 70 orang yang terdiri dari 2 RW dengan jumlah KK 1.000 orang
  4. Kepada DKP diharapkan pengangkutan sampahnya dilakukan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat dan disampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat merasa nyaman jika sampah sudah rutin diangkat oleh petugas DKP
  5. Kami selaku pengelola bank sampah yang sudah memiliki anggota 70 orang mengharapkan agar kami diikutsertakan studi banding ke Bandung karena bank sampah di Kota Bandung sudah sangat baik

2

Bapak Drs. Aisrin (Kepala Bidang Program) “Sosialisasi Perda No. 11 Tahun 2013 tentang Pegelolaan Sampah ini juga dilakukan diberbagai media seperti Koran, Radio, Website, TV Lokal agar seluruh masyrakat Kota Batam mengerti dan dapat melaksanakan amanat Perda tersebut demi terciptanya Kota Batam yang Bersih, Hijau Indah dan Nyaman”

Dengan semangat dari masyarakat di Kecamatan Sagulung diharapkan dapat mengawal pelaksanaan Perda No. 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah sehingga kita dapat mewujudkan Batam Bersih, Hijau, Indah dan Nyaman.
Sosialisasi ini merupakan yang terakhir ditahun 2015, pada tahun 2016 Perda ini sudah dapat dilaksanakan dengan melakukan tindakan Hukum bagi yang melanggar Perda tersebut baik melalui Surat Peringatan I,II sampai proses persidangan di Pengadilan Negeri.

DKP BATAM GENCAR MENSOSIALISASIKAN PERDA NOMOR 11 TAHUN 2013 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH

Selasa 22 September 2015 Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah di Kecamatan Batu Ampar, Sosialisasi di Kecamatan Batu Ampar merupakan yang ke 5,  sebagai narasumber dari kegiatan tersebut adalah Ir. Riki Indrakari (Ketua Komisi IV) yang merupakan Ketua Pansus Perumusan Perda ini, Drs. Aisrin (Kepala Bidang Program DKP), Yudi Admajianto, SSTP (Kepala Bidang Kebersihan DKP).

Sosialisasi dihadiri oleh perangkat RT/RW, Tokoh Masyarakat, LPM, dan Lurah, masyarakat Batu Ampar sangat antusias mengikuti sosialisasi dengan banyaknya tanggapan atau pertanyaan yang diajukan dari masyarakat Kecamatan Batu Ampar, Wakil Ketua PKK Kel.Batu Merah meminta pada DKP untuk memindahkan Bin Countainer yang berada di depan kantor Bulog. Selain itu ibu Umi dari RW 5 Kel.Batu Merah meminta agar ada perhatian dari DKP terkait produk kompos yang dihasilkan dikelompok binaanya. Ikut juga memberikan tanggapan ketua RW 10 Kel.Tanjung Sengkuang yang meminta DKP meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayahnya, pada saat ini sampah diangkat lebih dari 1 minggu untuk kedepan diharapkan 1 minggu 2x pengangkutan, pada kesempatan ini juga warga sengkuang meminta Bin Countainer hal ini langsung ditanggapi oleh bapak yudhi admadji Kabid Kebersihan, DKP siap menyediakan Bin Countainer bila ada lokasi dan usai acara dapat langsung survey lokasi.

Untuk usulan dari RW 21 Kel.Batu Merah tentang penggunaan teknologi tepat guna terkait pengelolaan sampah dimasyarakat, Bapak Ir. Riki Indrakari memberikan tanggapan tentang teknologi tepat guna akan di sinergikan dengan UKM ;

Dengan semangat dari masyarakat di Kecamatan Batu Ampar diharapkan dapat mengawal pelaksanaan perda No 11 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah sehingga kita dapat mewujudkan Batam bersih, hijau, indah dan nyaman.

SOS BATU AMPAR