operasional pelayanan kebersihan

Sistem pengangkutan sampah sejak tahun 2014 yang dilakukan oleh DKP adalah melalui 2 pola yaitu Swakelola dan dilakukan oleh pihak ke-3. Swakelola dilaksanakan pada dua wilayah pengangkutan sampah yaitu wilayah I (Batam Kota, Sei Beduk, Nongsa) dan wilayah III (sekupang, batu aji, sagulung). Untuk satu wilayah pengangkutan yaitu wilayah II masih dilakukan oleh pihak ke-3 PT ROYAL GENSA ASIH.

WILAYAH
KECAMATAN
TERGET TONASE SAMPH
MITRA
CALL CENTER
I
– BATAM KOTA
115 ton/hari
DKP KOTA BATAM
08117776507
– SEI BEDUK
53 ton/hari
– NONGSA
69 ton/hari
II
– LUBUK BAJA
90 ton/hari
 PT.Royal Gensa Asih
– BATU AMPAR
56 ton/hari
– NONGSA
69 ton/ hari
III
– SEKUPANG
69 ton/hari
DKP KOTA BATAM
08117776507
– BATU AJI
63 ton/hari
– SAGULUNG
78 ton/hari

JUMLAH ARMADA WILAYAH I DAN III

WILAYAH
KECAMATAN
ARMROLL
DUMP TRUCK
PICK-UP
BECAK MOTOR
TOTAL
I
BATAM KOTA
5 unit
7 unit
12 unit
1 unit
25 unit
NONGSA
2 unit
2 unit
9 unit
4 unit
17 unit
SEI BEDUK
3 unit
3 unit
11 unit
4 unit
21 unit
III
SEKUPANG
4 unit
5 unit
10 unit
3 unit
22 unit
BATU AJI
4 unit
6 unit
11 unit
3 unit
24 unit
SAGULUNG
5 unit
7 unit
12 unit
9 unit
33 unit
ARMADA DKP DI WILAYAH II
II
BENGKONG
1 unit
1 unit
2 unit
4 unit
BATU AMPAR
1 unit
1 unit
2 unit
LUBUK BAJA
1 unit
1 unit
1 unit
3 unit

JUMLAH ARMADA WILAYAH III

——————–

REKAPITULASI TIMBULAN SAMPAH KOTA BATAM
DATA TAHUN 2006 S/D 2014

Tahun

Jumlah
Penduduk

Volume
Sampah / Tahun
(ton)

Sampah
Terangkut
(ton)

Sampah
Tidak
Terangkut

(ton)

Sampah
Tidak
Terangkut
(%)
Sampah
Terangkut
(%)
Ket
2006
713,960
208,476
165,226
43,250
20.75%
79.25%
2007
727,878
212,540
195,172
17,368
8.17%
91.83%
2008
899,944
262,784
178,045
84,739
32.25%
67.75%
2009
922,371
269,332
190,927
78,405
29.11%
70.89%
2010
1,056,701
308,557
208,999
99,558
32.27%
67.73%
2011
1,137,894
332,264
217,599
114,665
34.51%
65.49%
2012
1,235,651
362,264
254,341
107,923
29.79%
70.21%
2013
1,135,412
397,264
317,345
79,919
20.12%
79.88%
2014
1,030,528
432,264
295,546
136,718
31.63%
68.37%
Total
2,785,745
2,023,200
762,545
27.37%
72.63%

—————————

PERSENTASE PENANGANAN SAMPAH KOTA BATAM

DATA DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN

No
Uraian
Tahun
Ket
2011 2012 2013 2014
1
sampah yang di tangani ( Ton) 217,599 254,341 317,345 295,546
2
Jumlah Produksi sampah 332,264 362,264 397,264 432,264
Persentase 65.49% 70.21% 79.88% 68.37%

—————————–

REKAP TONASE SAMPAH YANG MASUK KE TPA TELAGA PUNGGUR DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA BATAM TAHUN 2016

BULAN
TONASE
TOTAL 2016
RGA
DKP
INDUSTRI
JANUARI 7,021,840 12,015,870 6,297,380 25,335,090
FEBRUARI 7,945,840 9,818,080 5,393,820 23,157,740
MARET 8,213,770 9,612,760 5,794,880 23,621,410
APRIL 8,541,540 9,708,740 4,374,640 22,624,920
MEI 9,460,060 10,773,160 3,673,430 23,906,650
JUNI 9,698,700 10,832,550 4,713,940 25,245,190
JULI  9,259,380  10,420,920      3,849,710 23,530,010
AGUSTUS
SEPTEMBER
OKTOBER
NOVEMBER
DESEMBER
JUMLAH 50,881,750 62,761,160 30,248,090 143,891,000

Sumber Data : Bidang Peningkatan Pelayanan

—————————–

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbunan Sampah

Timbunan sampah dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

  1. Kepadatan, kegiatan dan jumlah penduduk. Suatu daerah yang berpenduduk lebih banyak akan menghasilkan sampah lebih banyak apabila dibandingkan dengan daerah yang berpenduduk sedikit, demikian pula jenis dan jumlahnya.
  2. Geografi, faktor geografi memberikan pengaruh terhadap timbulan sampah, umpamanya sampah di daerah pegunungan akan berbeda dengan sampah dengan daerah pantai.
  3. Iklim dan Musim. Timbulan sampah dinegara beriklim empat musim, pada musim dingin akan berbeda dengan pada musim gugur. Sementara di Indonesia timbunan sampah biasanya tergantung pada musim panen buah-buahan.
  4. Sosial Ekonomi dan Budaya. Sosial ekonomi dan budaya suatu masyarakat menyangkut taraf hidup, selera, kebiasaan, tingkat pendidikan dan sebagainya akan mempengaruhi timbulan sampah.
  5. Teknologi. Sampah dipengaruhi teknologi, dengan teknologi sampah bisa didaur ulang sehingga timbulannya akan berkurang, contoh lainnya adalah incenerator. Penggunaan teknologi tinggi akan mempengaruhi jumlah timbulan sampah.
  6. Sumber atau asal Sampah. Timbulan sampah yang berasal dari pemukiman akan berbeda dengan sampah yang berasal dari rumah sakit atau laboratorium

JENIS – JENIS SAMPAH

1.  Sampah Anorganik

Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan melalui proses yang cukup lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol kaca, botol plastic, tas plastic, dan kaleng. Kertas, dan karton merupakan pengecualian. Berdasarkan asalnya, kertas dan karton termasuk sampah Anorganik. Tetapi karena kertas, koran, dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas, kaleng, dan plastic), maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik.

smpah

Gambar Sampah Anorganik

2. Sampah Organik

Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang berasal dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan, rumah tangga atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun.

Komposisi dan karakteristik sampah merupakan hal yang terpenting dalam memilih teknologi pengolahan sampah. Komposisi sampah rata – rata di Indonesia mayoritas adalah organik dengan komposisi 73.98%, selanjutnya diikuti oleh bahan anorganik 26.48%.

smpah2

===============
Tabel 1.1 Komposisi dan Karakteristik Sampah rata-rata

No
Komponen
%
Kadar Air
N.Kalor (kkal/kg)
1 Organik 73.98 47.08 674.57
2 Kertas 10.18 4.97 235.55
3 Kaca 1.75
4 Plastik 7.86 2.28 555.55
5 Logam 2.04
6 Kayu 0.98 0.32 38.28
7 Kain 1.57 0.63 42.64
8 Karet 0.55 0.02 7.46
9 Baterai 0.29
10 Lain-lain 0.86
Total 100 55.3 1553.96

Sumber : Studi Komposisi Dan Karakteristik BPPT, 1994

Dari penelitian yang pernah dilakukan, komposisi sampah bervariasi antara 70 – 80 %, nilai kalor sampah bervariasi antara 1000 – 2000 kkal/kg dan kadar air bervariasi antara 50 – 70 %. Dari data tersebut maka komponen organik masih merupakan komponen terbesar dan menyebabkan sampah kota mempunyai kadar air yang cukup tinggi. Karakteristik sampah diatas, maka sehari saja sampah dibiarkan menumpuk, maka akan terjadi kegiatan mikroorganisme anaerobik yang menyebabkan sampah berbau tidak sedap. Disisi lain sampah yang tidak terkelola dengan baik akan mengakibatkan berkembangnya berbagai macam penyakit.

LOKASI KERJA SATGAS PENGELOLAAN KEBERSIHAN

LOKASI PENEMPATAN BIN COUNTAINER DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA BATAM TA.2014

No
Kecamatan
Kelurahan
Lokasi
Jumlah
1 Batam Kota 1.Baloi Permai Simpang Mega Legenda
1
2.Sei. Panas Depan Morning Bakery
1
Baloi Kolam
1
3.Belian Perumahan Pemda
1
Kampung Tua Belian
1
4.Taman Baloi Depan Kantor Lurah
1
5.Sukajadi Depan Rutan
1
6.Teluk Tering Kantor DPRD
1
JUMLAH
8
2 Batu Aji 1.Tg. Uncang Pasar Fanindo
3
2.Bukit Tempayang TPS Mitra Mall
2
Lapangan samping Mitra Mall
2
TPS RSUD
1
3.Buliang TPS Pasar Aviari
1
4.Tanjung Uncang TPS Simpang Basecamp
1
JUMLAH
10
3 Sagulung 1.Sei. Pelunggut TPS Kav. Seroja
1
Seroja
1
TPS Sei. Pelunggut
1
2.Sei. Lekop Mandalai Jembatan
2
Mandalai Ruko
1
3.Sagulung Kota Pasar PJB
1
Pasar Sagulung
1
4.Sungai Langkai TPS Griya Batuaji Asri 1
2
TPS Griya Batuaji Asri 5
1
TPS KAV. Baru
1
TPS KAV. Baru 2
1
Perum Nusa Batam
1
5.Tembesi Lapas
2
Pasar SP
1
6.Sei. Binti TPS Sagulung Baru
3
JUMLAH
20
4 Sekupang 1.Sei. Harapan STC
2
Pasar Sei. Harapan
1
Perumahan Kartini
3
2.Tiban Baru Tiban Koperasi
2
TPS Cipta Puri
1
3.Patam Lestari Mentarau
1
4.Tiban lama Tiban Kampung dekat jembatan
1
5.Tanjung Riau TPS Graha Marina
3
TPS Tanjung Riau 1
1
TPS Tanjung Riau 2
1
6.Tanjung Pinggir TPS Pelabuhan Sekupang
1
7.Tiban Indah TPS Tiban Centre
1
JUMLAH
18
5 Sei. Beduk 1.Duriangkang Kavling Pancur Baru
1
Kantor Lurah Duriangkang Perum Prabayu
1
Depan Perum Telaga Sakinah
1
JUMLAH
3
6 Bengkong 1.Bengkong Sadai Bengkong Sadai
1
Samping Jembatan Bengkong Laut
1
JUMLAH
2
7 Batu Ampar 1.Sungai Jodoh Terminal Jodoh
1
Pasar Tanjung Pantun
1
2.Batu Merah Samping Kantor Lurah Batu Merah
1
JUMLAH
3
8 Nongsa 1.Kabil Jalan Pramuka Kav. Lama Punggur
1
Jalan Pramuka Kav. Baru Punggur
1
JUMLAH
2
9 Lubuk Baja 1.Tanjung Uma TPS Happy Garden Danau
1
JUMLAH
1
T O T A L
67

—————————————————————————–