Profil Dinas

 

 .
1.  Sejarah
 .
Pengelolaan Kebersihan Kota Batam pada awalnya dilakukan oleh Badan Pengelola (BP) Kebersihan yang dibentuk melalui SK Bersama antara Walikota Madya Batam dengan Kepala Satuan Pelaksana Otorita Batam No. KPTS : 20/XI/1994 dan No : 06/SKEP/ KASATLAK/ OB/XI/1994 tanggal 12 November 1994.
.xxx
Sejalan dengan pelaksanaan Undang-undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah yang diganti dengan Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 dan Undang-undang No. 53 tahun 1999 tentang tentang Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kota Batam, maka kewenangan tersebut diserahkan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam.
.xxx
Penyerahan pengelolaan kebersihan dari BP Kebersihan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan dilakukan berdasarkan Berita Acara No. 05/KA/KB/II/2001, tanggal 16 Februari 2001 tentang penyerahan pengelolaan kebersihan dari Badan Pengelola Kebersihan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam .Pada Tahun 2003, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam berubah menjadi Dinas Pasar dan Kebersihan Kota Batam berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batam No. 6 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Batam.
.xxx
 Dalam perkembangannya sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah yang pelaksanaannya mengacu kepada Peraturan Daerah Kota Batam No.12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Batam, maka pengelolaan kebersihan di Kota Batam menjadi kewenangan dan tanggung jawab Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam.
 .
2. Visi
 .
 .“Terwujudnya Kota Batam yang Bersih, Hijau, Indah dan Nyaman  Tahun 2016
 .
3. Misi
 .
Untuk mewujudkan Visi tersebut, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam telah menetapkan misi sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kemampuan, efesiensi dan efektifitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata pemerintahan yang baik dalam pengelolaan kebersihan dan pertamanan;
  2. Menyediakan prasarana dan sarana, sistem manajemen informasi, teknologi dan menyelenggarakan sistem pengelolaan kebersihan dan pertamanan;
  3. Meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan kebersihan dan pertamanan;
  4. Mengembangkan pola kerja sama/kemitraan dan partisipasi masyarakat, pendanaan teknologi dan sistem pengelolaan persampahan dan pertamanan;

 

 .
4. Program
 .
  1. Program Pengelolaan dan Peningkatan Utilitas Perkotaan
  2. Program Peningkatan Penataan Lingkungan dan Konservasi Sumber Daya Alam
  3. Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
  4. Program Pengembangan Data / Informasi / Statistik Daerah
  5. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
  6. Program Peningkatan Pelayanan Keuangan Daerah
  7. Program Pembangunan, Peningkatan dan Pengadaan Fasilitas Sarana dan Prasarana Perkantoran Pemerintah
  8. Program Peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur
 .
5. Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)
 .
Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam adalah aparat Pemerintah Kota Batam secara teknis operasional bertanggung jawab pada Walikota Batam. Berdasarkan Peraturan Daerah No. 12 tahun 2007 tentang Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Batam dan Peraturan Walikota No. 26 Tahun 2010 tentang Uraian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Daerah Kota Batam, maka tugas dan fungsi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam adalah :

Melaksanakan urusan pemerintahan daerah dibidang kebersihan dan pertamanan

dan tugas lain yang diberikan oleh Walikota.

 

Dalam melaksanakan tugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan program dan kegiatan dinas dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang;
  2. Penyelenggaraan urusan tata usaha perkantoran yang meliputi urusan umum, keuangan dan urusan kepegawaian;
  3. Perumusan kebijakan teknis di bidang kebersihan dan pertamanan;
  4. Penyelenggaraan kegiatan teknis operasional yang meliputi bidang kebersihan, bidang pertamanan dan bidang peningkatan pelayanan;
  5. Penyelenggaraan administrasi dan pelayanan umum kepada masyarakat dalam lingkup tugasnya;
  6. Pembinaan terhadap unit pelaksana teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
  7. Pelaksanaan koordinasi dengan unsur terkait lainnya dalam setiap penyelenggaraan kegiatan dinas;
  8. Pelaksaaan tugas – tugas lain yang diberikan Walikota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.
 .
6. Struktur Organisasi
 .
Kelembagaan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam dapat dilihat dalam struktur Organisasi yang diatur dalam Peraturan Daerah No. 12 Tahun 2007.Adapun struktur organisasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam seperti struktur dibawah ini :Struktur Organisasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam
 .
7. Sumber Daya Manusia
 .
Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam memiliki sumber daya manusia sebanyak 646 orang yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), tenaga honorer dan petugas kebersihan dan pertamanan dengan rincian sbb :
A. Pegawai Dinas
  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) : 72 orang
  2. Tenaga Honorer : 3 orang
B. Petugas Kebersihan dan Pertamanan desember 2013
  1. Satgas Sopir : 25 orang
  2. Satgas Kernet : 50 orang
  3. Satgas Penyapu Jalan : 231 orang
  4. Satgas Pemeliharan Parit : 77 orang
  5. Satgas Petugas TPA Telaga Punggur : 22 orang
  6. Satgas TPA Belakang Padang : 6 orang
  7. Satgas Tenaga Pengomposan : 5 orang
  8. Satgas Pasang Surut : 4 orang
  9. Satgas Pemotong Rumput : 55 orang
  10. Satgas Pemeliharaan Taman : 55 orang
  11. Satgas Pembibitan Nursery : 10 orang
  12. Satgas Pemungut Retribusi : 55 orang




Ubah ke tampilan mobile