Profil SKPD

  1. A.   Luas dan Batas Wilayah Kota Batam

Kota Batam awalnya merupakan Kotamadya Administratif yang dibentuk   melalui Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1983 dengan luas wilayah 612,53 Km² yang terdiri dari 3 kecamatan yaitu; Kecamatan Belakang Padang, Kecamatan Batam Barat dan Kecamatan Batam Timur. Sedangkan fase selanjutnya, melalui Undang Undang Nomor 53 Tahun 1999, maka Kota Batam menjadi kota defenitif.

Kondisi demikian, membawa konsekuensi  bertambahnya luas Pulau Batam dengan bergabungnya Pulau Rempang dan Pulau Galang. Adapun luas Kota Batam selanjutnya menjadi 399.000,00 Ha (3.990 Km²) dengan rincian luas wilayah daratan 103.843,22 Ha (1.038.4322 Km²) dan luas wilayah laut 295.156,78 Ha (2.951,5678 Km²). Dari luas wilayah tersebut, Kota Batam terdiri dari 400 (empat ratus) pulau dimana 329 (tiga ratus dua puluh sembilan) diantaranya telah memiliki nama.

Secara geografis wilayah Kota Batam terbentang antara 0º25’29” LU – 1º15’00” LU dan 103º34’35” BT – 104º26’04”BT dengan  batas-batas sebagai berikut:

  • Sebelah Utara dengan Selat Singapura
  • Sebelah Timur dengan Kec. Bintan dan Kec. Teluk Bintan (Kab. Bintan)
  • Sebelah Selatan dengan Kec. Senayang (Kab. Linga)
  • Sebelah Barat dengan Kec Moro dan Kec. Karimun (Kab. Karimun).

Selanjutnya, terjadinya perubahan fungsi dan peran Kantor Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kota Batam menjadi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Batam merupakan momentum yang amat penting dalam melakukan tugas dan merupakan urusan wajib Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terhadap perlindungan kemasyarakatan, keamanan dan ketertiban umum serta menjaga rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa, bernegara dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  1. A.  Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Batam

 Kedudukan Lembaga Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Batam, berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2007 tentang Susunan  Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kota Batam di Lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Sesuai Peraturan Daerah tersebut kedudukan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala Badan dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah dan dibantu oleh satu Sekretaris, empat  Kepala Bidang, Delapan Subbid dan 3 Kepala Seksi.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja di Lingkungan Kota Batam maka Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Batam mempunyai tugas

melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan urusan pemerintahan daerah di bidang kesatuan bangsa, politik dan perlindungan masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan

Adapun tantangan dan peluang pengembangan pelayanan pada Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Batam dalam  menyelenggarakan tugas dan fungsinya adalah sebagai berikut;

 Tantangan.

  1. Tingkat pertumbuhan pencari kerja yang lebih tinggi di bandingkan lapangan kerja yang tersedia sehingga menimbulkan dampak sosial.
  2. Tingkat pertambahan penduduk yang cukup tinggi akibat migrasi dan kelahiran.
  3. Penduduk Kota Batam yang multi etnis, agama dan budaya.
  4. Letak geografis Kota Batam berbatasan dengan Negara tetangga yang dapat menimbulkan kerawanan sosial budaya dan ekonomi.

Peluang.

  1. Kota Batam sebagai daerah Kawasan pusat perdagangan, industri, pariwisata dan alih kapal dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
  2. adanya koordinasi dan kerjasama yang baik antara instansi dan mitra kerja dalam penanganan masalah sosial.
  3. Kondisi sosial Politik yang cukup stabil yang di tandai dengan suksesnya penyelenggaraan Pilpres, Pilgub, Pilwako dan Pileg.
  4. Tingginya peran serta masyarakat LSM, Ormas, Perguruan Tinggi dalam bidang politik dan kesatuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *