Diseminasi Informasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Kecamatan Lubuk Baja Tahun 2013

Batam – Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban, Badan Komunikasi dan Informasi Kota Batam menyelenggarakan acara “Diseminasi Informasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2)” tingkat Kecamatan Lubuk Baja. Acara ini berlangsung di halaman Kantor Camat Lubuk Baja pada 30 Mei 2013. Acara ini adalah kerja sama antara Badan Kominfo Kota Batam yang dalam hal ini Bidang Informasi Publik, Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam, Kecamatan Lubuk Baja, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Lembaga Pemasyarakatan Masyarakat (LPM). Mengingat kesadaran masyarakat yang tinggi tentang pentingnya membayar PBB, acara ini dihadiri oleh setidaknya 120 orang hadirin, yang terdiri dari pengurus KIM, LPM, tokoh masyarakat dan masyarakat Kecamatan Lubuk Baja.

Terkait judul acara, diseminasi informasi merupakan agenda rutin Bidang Informasi Publik, Badan Kominfo Kota Batam terkait fasilitasi informasi kepada masyarakat terkait program Pemerintah Kota Batam yang memerlukan urgensi untuk disampaikan penjelasan lebih lanjut. Dari segi istilah, diseminasi informasi sendiri berarti penyebarluasan informasi. Dengan acara ini diharapkan tercipta titik terang yang mampu menjawab keraguan atau kesimpangsiuran informasi di kalangan masyarakat terkait isu yang sedang berkembang. Rencananya, acara seperti ini tentunya tidak akan hanya diadakan di Kecamatan Lubuk Baja, namun juga di kecamatan-kecamatan lainnya di Kota Batam.

 Hadir di acara ini beberapa undangan : Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Syuzairi, M.Si., Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Kota Batam Salim S.Sos., M.Si., Camat Lubuk Baja Rudolph Napitupulu, Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Batam Rio Indramadi dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Batam Syarifuddin Cakdun. Bertindak selaku narasumber di acara ini adalah Sri Indra Praja, S.STP. dan Rusdi Ruslan dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam.

 Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kepala Badan Kominfo Kota Batam Salim S.Sos.,M.Si., dan dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Batam yang disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Syuzairi, M.Si. Dalam sambutannya, Syuzairi menyambut baik acara forum silaturahmi seperti ini, apalagi menyangkut Pajak Bumi dan Bangunan sebagai sumber Pendapatan Daerah (PAD) yang baru diserahkan kepada Pemerintah Daerah. Syuzairi mengajak seluruh masyarakat Lubuk Baja untuk berperan serta aktif dalam berkontribusi untuk pembangunan Kota Batam, dengan secara penuh kesadaran menunaikan kewajiban membayar tagihan PBB.

 Selanjutnya, dalam sesi pemaparan materi oleh narasumber Sri Indra Praja dan Rusdi Ruslan dari Dispenda Kota Batam disampaikan banyak hal melalui PBB. Indra Praja memaparkan panjang lebar dari penjelasan tentang PBB yang dahulu dikenal dengan IPEDA (Iuran Pembangunan Daerah) yang memiliki dasar hukum UU Nomor 18 Tahun 1985 menjadi PBB yang memiliki dasar hukum UU Nomor 12 Tahun 2004. Indra Praja menambahkan bahwa PBB yang semula merupakan kewenangan Pemerintah Pusat diserahkan kewenangannya kepada Pemerintah Daerah sejak 1 Januari 2013, sehubungan dengan terbitnya UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

 Banyak hal yang dipaparkan Sri Indra Praja, tertama mengingat amanah yang diembannya sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PBB Dispenda Kota Batam. Indra Praja Menyampaikan, target penerimaan PBB Kota Batam untuk tahun pertama penyelenggaraan ini adalah sebesar Rp 65 milyar, yang berarti sekitar 20 persen PAD Kota Batam. Untuk Kecamatan Lubuk Baja sendiri target penerimaan PBB kecamatan pusat ekonomi Kota Batam ini adalah sebesar Rp 11 milyar. Lanjut Indra Praja, terdapat beberapa kendala yang menyebabkan pemungutan PBB kurang optimal. Dia mengambil contoh kasus di Kecamatan Lubuk Baja, baru terkumpul Rp 1,2 milyar dari target penerimaan kecamatan tersebut. Indra Praja mengakui, banyak hal yang masih harus dibenahi, terutama dalam hal koordinasi pihak Dispenda Kota Batam dengan pihak bank yang ditunjuk.

 Terkait kendala pemungutan PBB, Indra Praja menyampaikan beberapa hal yang biasa menjadi kendala pemungutan PBB : (1) perubahan alamat rumah wajib pajak; (2) perubahan tipe rumah dari wajib pajak; dan (3) fasilitasi pembayaran PBB. Terkait dua masalah pertama, Indra Praja mengajak agar masyarakat tak sungkan untuk berkunjung ke UPT PBB Dispenda Kota Batam atau kalau dirasa terkendala jarak, bagi warga Kecamatan Lubuk Baja bisa menghubungi Koordinator PBB Kecamatan Lubuk Baja Arsoni. Sementara untuk masalah yang ketiga, yang juga banyak dikeluhkan masyarakat yang diketahui pada sesi Tanya jawab acara ini, Dispenda mengakui masih merintis koordinasi dengan pihak bank untuk melayani sekitar 300.000 wajib pajak di Kota Batam. Lanjutnya, ke depan akan diupayakan agar pembayaran PBB semudah pembayaran iuran listrik atau air. Sementara ini, masyarakat membayar melalui 3 bank yang ditunjuk Pemerintah Kota Batam : Bank Riau Kepri, Bank BTN dan Bank BRI. Indra Praja juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi membayar via anjungan tunai mandiri (ATM) seperti ketika kewenangan PBB di Kota Batam masih dipegang Kantor Pajak Pratama (KPP) Batam dan mengimbau agar masyarakat wajib pajak membayar PBB di ketiga bank yang telah ditunjuk tadi.

 Sementara itu, menjawab keraguan masyarakat tentang keabsahan tanda bukti bayar PBB yang diterima wajib pajak Indra Praja menegaskan bahwa tanda terima itu sah untuk menggantikan Surat Tanda Terima Setor (STTS) yang biasa masyarakat dapatkan dari KPP Pratama Batam. Indra Praja menyarankan agar masyarakat menyimpan baik-baik tanda bukti bayar tersebut beserta SPT yang diterima. Acara yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini diselingi pemaparan Ketua LPM Kota Batam Syarifuddin Cakdun tentang peran LPM untuk masyarakat dan ditutup oleh acara hiburan berupa pengundian door prize bagi masyarakat yang menghadiri acara, yang merupakan kontribusi dari  Telkomsel dan para pengusaha di wilayah Kecamatan Lubuk Baja yang mensponsori acara tersebut.



Anda dapat mengikuti respon dengan mentaut RSS 2.0 feed.
Anda dapat meninggalkan komentar, atau membuat umpan balik trackback dari situs anda.

Masukkan Komentar Anda


Meninggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat menggunakan tag: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>