Bidang Sarana & objek Wisata

PROGRAM KEGIATAN 2015 – BIDANG SARANA DAN OBJEK WISATA

Batam memiliki beragam bentuk potensi pariwisata yang tidak kalah jauh bagusnya dengan  potensi pawisata yang dimiliki oleh daerah-daerah lain yang ada di Indonesia. Potensi tersebut meliputi : wisata budaya, wisata bahari, wisata olahraga, wisata belanja, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata religi, ekowisata dan wisata perkebunan serta MICE. Agar potensi pariwisata tersebut dapat terkelola dengan baik, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam dalam hal ini Bidang Sarana dan Objek Wisata melakukan beberapa kegiatan diantaranya :

  1. Rapat Koordinasi Kepariwisataan

Rapat Koordinasi Kepariwisataan tahun 2015 diadakan pada tanggal 20 Januari 2015 bertempat  di  Lt. 4 kantor Walikota Batam. Acara ini diikuti oleh + 120 orang peserta yang berasal dari  Asosiasi kepariwisataan, pelaku sektor pariwisata, stake holder pariwisata dan sekolah pariwisata. Rapat ini diisi dengan penyampian proyeksi potensi wisatawan nasional, peluang pariwisata dalam negeri, evaluasi kegiatan pariwisata tahun 2014 serta persamaan persepsi antara para stake holder, asosiasi serta pelaku usaha kepariwisataan dalam menyusun strategi pembangunan dan pemasaran kepariwisataan kota Batam tahun 2015.

Adapun Narasumber terdari dari :

  • Kepala Pusat Data dan Informasi Kepariwisataan Kementrian Pariwisata RI, Bpk. Abdul Kadir,SH,MT dengan materi proyeksi potensi wisatawan nasional dan batam Tahun 2015
  • Direktur Destinasi Pariwisata Kementrian Pariwisata RI, Drs. Agus Priyono, MM dengan Materi Kebijakan Industri Pariwisata Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
  • Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Drs. Yusfa Hendri, M.Si dengan materi evaluasi kegiatan kepariwisataaan tahun 2014 dan proyeksi kalender event pariwisata tahun 2015.

  1. Pengawasan Standarisasi Tempat Usaha Kepariwisataan

Semakin banyaknya usaha kepariwisataan yang tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan dan kemajuan Kota Batam sebagai daerah Industri dan Pariwisata, maka dirasa sangat perlu dilakukannya Pengawasan terhadap usaha-usaha kepariwisataan yang ada. Di tahun 2015 ini , Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Batam dibawah koordinator bidang Sarana dan Objek Wisata melakukan pengawasan terhadap 400 tempat usaha pariwisata yang terdiri atas : 118 hotel, 45 travel/BPW, 86 restoran, 23 bar, 4 lapangan golf, 4 bioskop , 77 massage, 22 karaoke dan pub, 9 arena permainan beserta 12 spa dan salon.

Pengawasan dilakukan dengan tujuan untuk melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap penerapan UU No.10 tahun 2009, Perda No.3 Tahun 2003 tentang Kepariwisataan oleh para pemilik usaha kepariwisataan agar usahanya berjalan sesuai dengan standarisasi dan ketentuan. Hal tersebut dilakukan untuk melindungi customer atas pelayanan dan jasa yang diberikan demi meningkatkan kunjungan wisatawanke Kota Batam.

  1. Penataan Destinasi Wisata

Penataan Destinasi untuk Tahun 2015 masih dilakukan di Jembatan ! Barelang, kegiatan ini masih merupakan kelanjutan penatan di tahun sebelumnya. Adapun penataan yang dilakukan meliputi :

  • Pembangunan Gazebo
  • Jogging Track
  • Pembuatan Pagar
  • Pembuatan Drainase
  • Pembuatan Taman