Berita Terbaru

Kunjungan/ Study Comperatif P2TP2A Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat Ke Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kota Batam

Batam, Pukul 14.00 WIB tanggal 27 November 2014 Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPA KB) Kota Batam mendapat kunjungan/study comparatif dari P2TP2A Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat. Pertemuan ini dilaksanakan di Aula Engku Hamidah lantai 4 Pemerintah Kota Batam.
Study Comparatif P2TP2A Limpapeh Rumah Nan Gadang Sumatera Barat ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua P2TP2A Sumatera Barat Ibu Hj. Nevi Irwan Prayitno dengan jumlah rombongan lebih kurang sebanyak 20 orang. Arti penting dari Study Comparatif ini untuk saling bertukar pikiran, ide, wawasan. Bagaimana peran P2TP2A Kota Batam dalam melindungi dan melayani Perempuan dan Anak Korban KDRT, Penanganan Kasus Traffciking yang terjadi di Kota Batam.

Ibu Dra. Hj. Nurmadiah, M.Pd (Kepala BPPPA KB Kota Batam) memaparkan pada pertemuan tersebut tentang latar belakang P2TP2A yaitu:

• Meningkatnya angka kekerasan yang dialami oleh perempuan baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, masyarakat maupun negara dalam bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran ekonomi dan eksploitasi termasuk trafficking serta kekerasan lainnya sehingga menimbulkan penderitaan bagi perempuan baik anak, dewasa maupun usia lanjut.
• Letak geografis Kota Batam yang sangat strategis, berdekatan dengan negara- negara Asia
• Kota Batam merupakan Daerah yang banyak mempunyai tempat hiburan sehingga banyak mempekerjakan perempuan dan anak-anak perempuan.
• Daerah yang dekat dengan pelabuhan laut termasuk pelabuhan-pelabuhan yang tidak diawasi dengan ketat. Sehingga kejahatan yang telah mempunyai jaringan dengan mudah mengirim para TKI/TKW yang dikirim dari daerah-daerah
• Daerah yang banyak menempatkan pekerja perempuan di mess-mess atau di tempat penampungan.

Selanjutnya Dalam pertemuan tersebut Ibu Nurmadiah menjelaskan secara umum tentang P2TP2A Kota batam diantaranya yaitu :
 Tujuan P2TP2A Bertujuan Untuk memberikan pelayanan bagi korban Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rangka terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender.
 Visi Terwujudnya Perempuan dan Anak di Kota Batam sebagai anggota masyarakat yang bermartabat dan terhormat sesuai dengan Hak Asasi Manusia.

 Misi :
• Memberikan pelayanan yang meliputi informasi, pelayanan pendampingan dan anak
• Membangun komitmen dan gerakan bersama untuk mencegah, menghapus kekerasan dan menanggulangi tindak pidana perdagangan orang terhadap perempuan dan anak
• Menjadikan P2TP2A sebagai basis pemberdayaan perempuan secara preventif, kuratif dan rahabilitatif dan promotif
Adapun hasil yang diharapkan Tersedianya pelayanan terpadu dalam mencegah menangani tindak kekerasan terhadap penanganan anak dalam rangka peningkatan kualitas hidup.
• Terfasilitasinya peningkatan kemampuan, keterampilan dan kemandirian perempuan dan anak
• Terjalinnya kerjasama kemitraan antar pemerintah lembaga / organisasi kemasyarakatan, dunia usaha / swasta dengan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan perempuan dan anak

IMG_9330 IMG_9324 IMG_9317 IMG_9328 IMG_9323 IMG_9320 IMG_9319 IMG_9318 IMG_9316 IMG_9315 IMG_9314


Kegiatan yang dilaksanakan Badan pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana T.A. 2014

Melalui bidang pengarusutaman gender, BPPPA KB Kota Batam telah melaksanakan salah satu kegiatan pelatihan keterampilan untuk masyarakat ekonomi lemah yang termasuk penerima bantuan RTLH atau kegiatan pengentasan kemiskinan (TASKIN). Dalam pelatihan ini ada beberapa kegiatan diantaranya :

  1. Pelatihan Kuliner
  2. Pelatihan Mesin Jahit
  3. Pelatihan Gerobak Serba Guna

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 525 orang, dan yang menerima bantuan sebanyak 336 orang. Bantuan telah diserah terimakan kepada peserta sesuai dengan kriteria diatas.

w 004 w 002 w 005 w 003 w 001 ww 003 ww 002 ww 001 w 006 DSCN0333 DSCN0335 DSCN0325 DSCN0365 DSC04527 DSC04520  DSC04509 DSC04549 DSC04519 DSC04598 DSC04604 DSC04599 DSC04608 DSC04610 DSC04616 DSC04625


Pembekalan Ilmu Untuk Puteri Indonesia Kepulauan Riau 2014

Batam, Rabu 26 November 2014 Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPA KB ) Kota Batam Dra. Hj. Nurmadiah, M.Pd menjadi narasumber bagi Finalis Puteri Indonesia Kepulauan Riau 2014. Ini merupakan pembekalan, penambahan Ilmu pengetahuan kepada para Finalis Puteri Indonesia Kepri 2014 khususnya dibidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB. Pembekalan ini bertujuan agar para finalis mempunyai pengetahuan yang luas, menambah wawasan yang luas tentang bagaimana cara memberdayakan masyarakat pada umumnya, perempuan dan anak pada khususnya.

Ibu Nurmadiah menjelaskan untuk menjadi seorang Puteri Indonesia tidak hanya sekedar “CANTIK”, akan tetapi harus juga memiliki pribadi dan kecerdasan yang luas. Dibawah ini ada beberapa yang harus menjadi perhatian untuk Puteri Kepri pada khusunya, Puteri Indonesia pada umumnya antara lain yaitu :

  1. Bertaqwa kepada Tuhan YME
  2. Kepribadian yang baik,
  3. Cerdas (integelensia)
  4. Budi pekerti yang luhur,
  5. Mempunyai bakat dan Prestasi
  6. Mempunyai sifat sosial yang tinggi
  7. Terampil dalam Berkomunikasi
  8. Mampu berfikir secara Rasional untuk kepentingan masyarakat
  9. Dll.

Lebih lanjut Ibu Nurmadiah menjelaskan, seorang Puteri Indonesia harus bisa menjadi panutan dan tauladan bagi masyarakat serta pendorong kemajuan perempuan dalam berbagai bidang, juga harus mampu menjadi perempuan yang mandiri, aktif berperan dalam pembangunan Bangsa dan Negara. Puteri Indonesia juga mempunyai peran-peran penting untuk menyampaikan pesan tentang :

  1. Perempuan tidak menikah di usia dini karena mental mereka belum siap,
  2. Pemberdayaan ekonomi juga belum siap,
  3. Lanjutkan pendidikan dan pengalaman diberbagai hal semata-mata untuk tidak menikah lebih awal.
  4. Kemudian Ekonomi, Sosial, Politik, Pendidikan perempuan harus semakin maju dan tidak boleh lagi ada yang buta huruf,
  5. Keadilan gender,
  6. Kesetaraan gender,
  7. Mentransformasikan nilai-nilai egaliter (Persamaan).

Pesan-pesan berkaitan dengan anak, Puteri Indonesia harus menyampaikan perlunya  menghargai dan melindungi anak, mensosialisasi tumbuh kembang anak, ayah dan ibu punya peran penting di dalam tumbuh kembang anak, menjaga, melindungi anak dari tindak pelecehan dan kekerasan. Pentingnya anak perempuan khusunya di pedesaan mendapatkan akses di bidang iptek.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama Perwakilan BPPPA KB Kota Batam dengan Finalis Puteri Indonesia Kepri 2014.

Batu Ampar-20141126-00958 Batu Ampar-20141126-00956 Batu Ampar-20141126-00960 Batu Ampar-20141126-00959 Batu Ampar-20141126-00963 Batu Ampar-20141126-00964


PELATIHAN PENGELOLAAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A)

Batam, Rabu 19 November 2014, BPPPA KB Kota Batam melalui Bidang perlindungan mengadakan pelatihan pengelolaan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk pengurus Se-Kota Batam, kegiatan dilaksanakan di gedung PIH Batam Centre. Kegiatan pelatihan ini di isi dengan pemberian materi diantaranya :

  1. Pengelolaan P2TP2A dan Penanganan Teknis Korban Kekerasan, yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Husaini Sihr (Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPPPA Provinsi Kepri).
  2. Peran P2TP2A dalam Pemberdayaan Perempuan dan Penanganan Korban Perempuan dan Anak, yang disampaikan oleh Dra. Hj. Nurmadiah, M.Pd (Kepala BPPPA KB Kota Batam).
  3. Sosialisasi Format Penanganan Korban P2TP2A, yang disampaikan oleh Panitia.

Dalam kegiatan ini pada sesi materi tentang Pengelolaan P2TP2A dan Penanganan Teknis Korban Kekerasan, Bapak Ahmad menjelaskan P2TP2A ini merupakan langkah awal pemberian pelayanan terpadu kepada masyarakat, beliau menjelaskan pembentukan lembaga ini harus dibarengi dengan pembentukan organisasi pengelolanya.   Untuk mengelola P2TP2A secara baik dan profesional maka harus dilakukan melalui langkah-langkah : Perencanaan, Pelaksanaan, Pemantapauan dan Evaluasi, Pelaporan.

Sedangkan peran P2TP2A dalam Pemberdayaan Perempuan dan Penanganan Korban Perempuan dan Anak, Ibu Nurmadiah menjelaskan P2TP2A harus berperan dalam penanganan korban tindak kekerasan. Dalam hal penanganan korban bisa dilakukan dengan cara yaitu :

  1. Penanganan Psikologis, yaitu memberikan kenyamanan bagi korban dalam menyampaikan masalah , membantu mereka agar sanggup menghadapinya dan mampu mengambil keputusan serta pilihan yang diperlukan agar kembali berdaya, layanan diberikan dengan cara konseling dan pemdampingan, baik pada saat kritis maupun pemulihan.
  2. Penanganan Hukum, yaitu melalui jalur hukum (Ligitasi) diberikan oleh kepolisian (Unit pelayanan perempuan dan Anak/UPPA), kejaksaan, kehakiman dan pengacara.  Penyelesaian di luar jalur hukum ( non ligitasi) jalur  yang ditempuh tanpa bantuan hukum yaitu dengan jalan damai atau kekeluargaan, dengan bantuan pemuka agama, tokoh masyarakat dalam suasana  kekeluargaan.

Selanjutnya Ibu Nurmadiah menjelaskan, perlunya peran masyarakat dalam penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak, masyarakat bisa berperan dalam suatu wadah komunitas, yaitu layanan yang dilakukan oleh individu-individu atau organisasi secara langsung.  Karakteristik lembaga yang berbasis komunitas tidak harus memiliki landasan pendirian lembaga formal, kantor, struktur  lembaga yang formal, bekerja secara sukarela, memperhatikan kebijakan lokal. Lembaga harus mudah dijangkau oleh masyarakat, memperkuat posisi korban dengan dukungan dan bisa proaktif mengunjungi korban.  Kegiatan lembaga berbasis komunitas ini bertugas/kegiatan  melakukan pencegahan, sosialisasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, menguatkan komitmen komunitas dalam upaya penghapusan kekerasan, melalukan pemulihan, memberikan layanan pendamping kepada korban kekerasan  dan memantau kasus kekerasan. Peserta dalam kegiatan ini berasal dari 6 Kecamatan Kota Batam yang telah dibentuk P2TP2Anya ditambah dengan PKK Kota Batam.

IMG_7221 IMG_7186 IMG_7185 IMG_7176IMG_7181 IMG_7267 IMG_7265 IMG_7234 IMG_7189 IMG_7175 IMG_7262 IMG_7228 IMG_7207 IMG_7179 IMG_7260


KUNJUNGAN BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGAH

Batam, Jumat  24 Oktober 2014, Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kota Batam menerima kunjungan dari Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Kunjungan langsung dipimpin oleh kepala BPPKB Provinsi Sulteng Dra. Hj. Yufni Bungkundapu, M.Si beserta rombongan. Rombongan diterima oleh Ibu Sekretaris BPPPA KB. Agenda pertemuan diantaranya menjelaskan berbagai kegiatan dalam Hal Penanganan dan Pemberdayaan Kepada Orang yang Dengan HIV/AIDS (ODHA), Percepatan Pencapaian MDG’s, Membangun Kerjasama dalam Meningkatkan Pelaksanaan Program HIV/AIDS dan lain-lain. Kegiatan yang bersifat diskusi, saling bertukar informasi dan pikiran berjalan dengan lancar dalam suasana penuh kekeluargaan. Kedua Perwakilan saling memberikan apresiasi  terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan.

Pada hari kedua Sabtu 25 Oktober 2014, BPPPA KB Kota Batam mendampingi BPPKB Provinsi Sulteng mengadakan kunjungan ke RS Budi Kemuliaan, untuk melihat secara langsung penanganan korban.

20141024_120727 20141024_112850 20141024_114845 20141024_114912


pembinaan kelompok usaha ekonomi produktif perempuan )program pengentasan kemiskinan) tahun anggaran 2014


PELAYANAN KB BAGI MASYARAKAT NONGSA

BP3AKB melalui Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi dan Bidang Kesejahteraan Keluarga melaksanakan kegiatan pelayanan KB bagi masyarakat Nongsa (16/5). Acara didukung oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat dan dibantu oleh para PLKB di wilayah Kecamatan Nongsa. Masyarakat terbukti antusias dengan banyaknya warga yang berpartisipasi.


PELAYANAN KB GRATIS KECAMATAN BELAKANG PADANG

Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Batam kembali menyelenggarakan kegiatan Pelayanan KB Gratis bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Belakang Padang, Acara berlangsung pada hari Senin, 28 April 2014. Acara diawali dengan penyuluhan kesehatan reproduksi dan manfaat mengikuti program KB bagi kesejahteraan keluarga di Gedung Nasional, Belakang Padang, sedangkan pelayanan KB dilaksanakan di Puskesmas Belakang Padang.


PERAYAAN HARI WANITA SOKA GAKKAI BATAM

Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Batam, yang diwakili Sekretaris Dra. Diah Sri Poerwati (17/5) menghadiri Perayaan Hari Wanita Soka Gakkai Batam. Acara utama adalah seminar kanker payudara dengan tema “Sebuah Harta Yang Tak Bisa Dirampas”. Seminar menghadirkan narasumber dokter ahli dari rumah sakit Awal Bross Batam. Selain itu Perayaan tersebbut juga  diisi dengan tarian (dansa) bagi lansia dan pertunjukan musik angklung.


PENYELENGGARAAN FORUM ANAK BATAM XI TAHUN 2014

Sebanyak 150 siswa-siswi dari berbagai sekolah di Batam baik negeri maupun swasta dari tingkat SD hingga SMA mengadakan kegiatan Forum Anak Batam XI di kantor Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sekupang, Selasa (13/5/2014). Dari perwakilan-perwakilan sekolah tersebut kemudian dipilih 10 orang yang akan menjadi Duta Anak Batam. Untuk diikutkan dalam Kongres Anak Indonesia XII yang akan digelar di Banten, 9-12 Juni mendatang.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Dra Hj Nurmadiah, MPd, dalam sambutannya dikatakan bahwa kegiatan Forum Anak diadakan dalam rangka pemenuhan hak anak dan partisipasi anak sebagai pelaksanaan UU No 23 Tahun 2002. Sedangkan dalam sambutan yang lain, Ketua LPA Kota Batam, Ny. Sri Sudarsono mengharapkan bahwa melalui acara tersebut anak-anak dapat merumuskan suara mereka, mengungkapkan masalah dan kesulitan-kesulitan mereka yang selanjutnya akan dijadikan rekomendasi kepada keluarga Indonesia, masyarakat serta pemerintah.

 





Ubah ke tampilan mobile