Kemdagri Tata Prosedur Perjalanan Dinas Luar Negeri

rudi-panjaitan-278x300Penataan prosedur perjalanan dinas ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan perjalanan dinas ke luar negeri,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemdagri, Reydonnyzar Moenek di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Efektivitas dan efisiensi ini bukan hanya terkait dengan anggaran perjalanan, tetapi juga manfaat dari perjalanan dinas luar negeri tersebut. Prosedur perjalanan dinas ke luar negeri telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2005 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 Tahun 2005. “Mendagri telah menindaklanjuti aturan ini untuk kepala daerah, tentang tertib administrasi dan efisiensi serta efektivitas perjalanan dinas ke luar negeri,” katanya.


Kepala daerah harus memperoleh izin, sebelum melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Seorang gubernur harus mendapatkan izin dari Presiden untuk dinas ke luar negeri. Sementara Bupati dan Walikota harus mengantongi izin dari Mendagri dan Menteri Sekretaris Negara.
Selain itu, perjalanan dinas ke luar negeri hanya dilakukan untuk kegiatan yang memberikan manfaat bagi daerah maupun instansi. “Harus benar-benar selektif dan menghasilkan manfaat maksimal bagi daerah, misalnya perjalanan dinas dalam rangka menarik investasi, bukannya untuk menghadiri seminar atau simposium,” katanya. Ia juga mengatakan kepala daerah harus memperhatikan intensitas perjalanan dinas ke luar negeri. Kepala daerah seharusnya tidak terlalu sering meninggalkan daerah.
Sementara itu, terkait sanksi bagi kepala daerah yang pergi ke luar negeri tanpa izin, sejauh ini Mendagri hanya bisa memberikan teguran. Sekretaris Jenderal Kemdagri, Diah Anggraeni, mengatakan belum ada sanksi yang mengikat bagi kepala daerah yang melanggar aturan bepergian ke luar negeri. “Memang kita lemah dalam pemberian sanksi. Tetapi teguran tetap dilakukan baik pada gubernur, bupati, dan walikota. Memang belum ada sanksi yang mengikat,” katanya.



Anda dapat mengikuti respon dengan mentaut RSS 2.0 feed.
Anda dapat meninggalkan komentar, atau membuat umpan balik trackback dari situs anda.

Masukkan Komentar Anda


Meninggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat menggunakan tag: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>