BKPM DAN BPM KOTA BATAM LAKSANAKAN SOSIALISASI PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI YANG MENJALANKAN KEGIATAN PENANAMAN MODALNYA DI LUAR WILAYAH INDONESIA

Badan Koordinasi Penanaman Modal Pusat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Batam (Badan Penanaman Modal) Kota Batam dan Bank Indonesia ( Direktorat Statistik Ekonomi Moneter) baru-baru ini (Kamis 05 Juli 2012) bertempat di Hotel Mercure Batam telah melaksanakan Sosialisasi Pedoman Pengisian Formulir Penanaman Modal Dalam Negeri yang Menjalankan Kegiatan Penanaman Modalnya Diluar Wilayah Indonesia. Sosialisasi yang di buka oleh Direktur Kerjasama Dunia Usaha Internasional BKPM (Drs. Siswaka Sudjana) didahului oleh Sambutan Walikota Batam yang disampaikan Kepala Badan Penanaman Modal Kota Batam Drs. Pirma Marpaung.

Kegiatan Sosialisasi ini diikuti oleh 50 perusahaan (PMA dan PMDN) yang ada di Batam. Diselenggarakan nya kegiatan sosialisasi ini bahwa sesuai amanat UU Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, antara lain mencakup 2 (dua) hal pokok yaitu menangani investasi langsung di Indonesia (Direct Investment Inflow) baik PMDN maupun PMA, dan pada pasal 28 ayat 1 huruf (i) tentang tugas pokok dan fungsi lain BKPM adalah Mengkoordinasi Penanaman Modal Dalam Negeri yang Menjalankan Kegiatan Penanaman Modalnya di Luar wilayah Indonesia (Direct Investment Outflow), serta Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2007 Tentang Badan Koordinasi Penanaman Modal Pasal 21 huruf (e) yang menugaskan Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal melaksanakan tugas koordinasi Penanaman Modal Dalam Negeri Yang menjalankan Kegiatan Penanaman Modalnya di Luar Wilayah Indonesia. Dalam hal ini Direktorat  Kerjasama Dunia Usaha Internasional memiliki tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penentuan posisi  BKPM serta pelaksanaan kerjasama di bidang penanaman modal dengan dunia usaha asing baik didalam maupun luar negeri.

Dengan terdatanya perusahaan Indonesia yang ada diluar negeri, akan terbuka jejaring kerja yang dapat menjadi media yang strategis dalam pengembangan penanaman modal dan bermanfaat secara timbal balik dalam tukar menukar informasi yang terkait dengan kebutuhan dunia usaha.

Peneliti Ekonomi Senior Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter BI menyampaikan betapa pentingnya data dan informasi tentang penanaman modal / perusahaan Indonesia yang ada diluar negeri dalam rangka validitas informasi ekonomi global yang dibutuhkan dalam rangka pengambilan kebijakan ekonomi nasional, dan peran penting BI dalam rangka informasi ini.

Drs. Pirma Marpaung dalam sambutannya juga menyampaikan perkembangan investasi di Batam, khususnya PMDN, dimana sejak Juni 2011 BKPM tidak lagi melayani perizinan PMDN yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dan efektif sejak Bulan Oktober 2011 Pemerintah Kota Batam telah melayani penerbitan perizinan PMDN dan sampai dengan Bulan Juni 2012 ini telah diterbitkan Pendaftaran Penanaman Modal untuk 199 perusahaan dengan Rencana Investasi sebesar Rp. 570,880,962,000.- dan Penerbitan Izin Usaha (Realisasi Investasi) sebesar Rp. 122,993,480,364.- serta menyerap Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 671 orang dari 2765 orang yang direncanakan.

 



Anda dapat mengikuti respon dengan mentaut RSS 2.0 feed.
Anda dapat meninggalkan komentar, atau membuat umpan balik trackback dari situs anda.

Masukkan Komentar Anda


Meninggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat menggunakan tag: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



Ubah ke tampilan mobile