Rencana Strategis

Latar Belakang

Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA SKPD) unit kerja Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam adalah dokumen perencanaan pembangunan bidang ekonomi sebagai dukungan misi 1 (satu) Kota Batam yaitu mensukseskan misi Pemerintah untuk mengembangkan Kota Batam sebagai Bandar Modern berskala internasional sebagai kawasan investasi dilengkapi dengan fasilitas pusat perdagangan, kawasan industri besar, menengah kecil, koperasi, usaha rumah tangga, industri pariwisata, pusat perbelanjaan dan kuliner, hiburan, pengelolaan sumber daya kelautan melalui kerjasama dengan pengelola kawasan dan pemangku kepentingan pembangunan lainnya, dan misi 5 (lima) yaitu mewujudkan pelaksanaan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa. Dokumen perencanaan ini diselenggarakan untuk masa 5 (lima) tahun, 2011 – 2016. Proses usulan program melaui mekanisme musrenbang dari tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat Kota Batam.

Sebagaimana pranata aturan perundang-undangan maka dokumen perencanaan pembangunan di tingkat daerah sangat penting, dengan unsur penjabaran bidang tugas teknis operasional BPM Kota Batam yaitu peningkatan bidang Hubungan Kerjasama baik di dalam negeri, maupun di luar negeri, peningkatan mutu pelayanan investasi, pengembangan penanaman modal melalui aktivitas bidang promosi dan Bidang Ketatausahaan yang mempunyai satu persepsi dalam penyusunan dokumen Renstra SKPD dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Renstra SKPD BPM Kota Batam merupakan dokumen perencanaan yang diselaraskan dengan visi, misi, tujuan, sasaran dan strategi sebagaimana format BPM Kota Batam sebagai unit pelaksana teknis yang mempunyai tugas dan kewenangan bidang penanaman modal.
  2. Menggiring penyelenggaraan pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat dengan harapan setiap tahunnya akan meningkat melalui bertambahnya investasi berdasarkan kewenangan.
  3. Renstra SKPD akan dipedomani dengan memperhatikan adanya sifat fleksibel, berkelanjutan, adaptif fenomena yang ada, kelestarian alam, menghindari dampak.
  4. Memperhatikan proyeksi pertumbuhan ekonomi dengan sifat mensinergikan dan adanya koordinasi dalam memadukan kinerja pada instansi yang menangani prosedural izin.
  5. Penjabaran Renstra SKPD dengan sistimatis, sederhana, terarah dan menyeluruh.

 

Maksud dan Tujuan

Dokumen Renstra SKPD Tahun 2011-2016 disusun dengan maksud sebagai acuan pembangunan ekonomi. Dengan capaian melalui pertumbuhan investasi. Untuk itu perlu memperhatikan standard kualitas pelayanan perizinan, spesifikasi peluang investasi pada satu paket bidang promosi dengan  keunggulan komperatifnya, serta ekspansi kerjasama investasi. Berdasarkan pertimbangan tersebut diatas , maka Renstra SKPD Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam Tahun 2011-2016 disusun dengan tujuan sebagai berikut :

  1. Adanya koordinasi dan sinergi program kerja antara instansi teknis pelayanan perizinan melalui satu persepsi untuk kemajuan pelayanan publik secara paripurna.
  2. Mengoptimalkan kemampuan sumber daya aparatur pelayanan publik melalui pemanfaatan potensi dan peluang strategis pembangunan industri, perdagangan, alih kapal, dan pariwisata pada paket promosi yang berkualitas.
  3. Mewujudkan peningkatan hubungan kerjasama investasi melalui penguatan legalitas produk hukum.
  4. Terciptanya program kerja yang efektif, efisien, bersih, berkeadilan dan berkelanjutan.
  5. Terciptanya keselarasan dari sistem perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan dari aktifitas kinerja aparatur.
  6. Terarahnya perencanaan pembangunan sebagaimana sasaran.
  7. Terwujudnya informasi data yang akurat, terbaru dan terpercaya tentang investasi.
  8. Terkoordinasinya peran pelaku usaha dalam investasi dengan mengoptimalkan kinerja pelayanan.

 

Hubungan Dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

Dokumen Renstra SKPD Unit Badan Penanaman Modal Kota Batam dijabarkan dengan memperhatikan keterkaitan visi dan misi, tujuan dan sasaran, tugas dan fungsi, strategi dan program serta kewenangan yang dimiliki, dengan pelaksanaan masa 5 (Lima) Tahun 2011-2016.

Program kerja diarahkan dengan keseimbangan perhitungan estimasi kemampuan anggaran, spesifikasi arah kebijakan sebagaimana dukungan dari misi Pemerintah Kota Batam yaitu mensukseskan misi Pemerintah untuk mengembangkan Kota Batam sebagai Bandar Modern berskala internasional sebagai kawasan investasi dilengkapi dengan fasilitas pusat perdagangan, kawasan industry besar, menengah kecil, koperasi, usaha rumah tangga, industri pariwisata, pusat perbelanjaan dan kuliner, hiburan, pengelolaan sumber daya kelautan melalui kerjasama dengan pengelola kawasan dan pemangku kepentingan pembangunan lainnya

Dokumen perencanaan ini mensinergikan dari perumusan kebijakan teknis bidang penanaman modal dengan tugas pokok dan fungsinya untuk perbaikan pelayanan perizinan yang murah, cepat dan tepat kepada publik, pola pengembangan jalinan hubungan kerjasama, promosi potensi peluang-peluang investasi dan pelayanan administrasi umum.

Agar dokumen perencanaan ini bermanfaat maka dengan sangat hati-hati pertimbangan yang diinginkan masyarakat di akumulir dengan menguraikan secara sistimatis, terarah, terpadu, menyeluruh dan menyesuaikan fenomena-fenomen yang berlaku.

Kinerja pelayanan akan berhasil apabila adanya satu kesatuan fokus dari persepsi antara pelaku pelayanan publik dan kepuasan insan yang dilayani. Partisipasi secara optimal akan membangun kemajuan bangsa.

Memperhatikan  Kota Batam yang dibangun  dengan memanfaatkan letaknya yang strategis dijalur lintasan kapal terpadat dan kota industri di sisi kota lainnya maka pengaruh ini dapat dioptimalkan dan diaktifkan untuk pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya investasi . Dengan demikian pemerintah sebagai pemberi layanan dapat  menyederhanakan dan memfasilitasi hal-hal yang mendukung iklim investasi. Keterkaitan ini harus diperhatikan sebagai cikal bakal dari realisasi sasaran indikator kinerja dengan kompetensi keselarasan  program maka perhitungan  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus tepat dengan kebutuhan.Untuk itu harus transparansi karena masyarakat akan  mengukur dari pelaksanaannya apakah telah selaras dengan apa yang dianggarkan. Penyusunan Renstra SKPD tahun 2011-2016 memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1.  Memperhatikan program teknis Badan Penanaman Modal

2.  Mensinergikan dengan beberapa program dari pusat BKPM

3.  Mengakumulir keseluruhan kepentingan yang mendukung  pelayanan investasi

4.  Mencermati dan mempedomani hasil-hasil musrenbang.

Hubungan RPJM Daerah Kota Batam
dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

Berdasarkan UU No.25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan UU No.17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara bahwa RPJMD sebagai pedoman penyusunan RENSTRA SKPD dan dijabarkan kedalam RKPD untuk selanjutnya menjadi  bahan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) dimana masing-masing SKPD menyiapkan Rancangan Kegiatan Anggaran (RKA) dan selanjutnya menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebagai dasar pelaksanaan kegiatan dalam satu Tahun Anggaran.





Ubah ke tampilan mobile