Berita Terbaru

Rapat Persiapan Harhubnas & Car Free Day

IMG_3416

Batam – Menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) berdasarkan surat edaran kementrian Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP 74 Tahun 2014, Dinas Perhubungan Kota Batam mengadakan rapat untuk mempersiapkan kegiatan dan kepanitiaan, Senin (9/10), di ruang rapat Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam Jalan Jendral Sudirman nomor 3.

“Tujuan kita untuk mengadakan Hari Perhubungan Nasional agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan ketertiban kenyamanan dan keamanan keselamatan pelayanan jasa khususnya jasa Transportasi,” ujar Drs. Zulhendri, MSi Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam saat memimpin rapat.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam ini juga berharap semua Instansi dan bidang terlibat dalam pelaksanaan peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2014. Dalam rapat yang dimulai sejak pukul 10.30 wib ini, selain dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam turut hadir pegawai Dinas Perhubungan Pejabat Eselon III dan IV.

Selain membahas pembentukan pantia dan kegiatan Harhubnas Tahun 2014, dalam rapat tersebut juga dibahas perencanaan kegiatan Dinas Perhubungan Kota Batam dalam kegiatan Car Free Day. Kegiatan Car Free Day akan diadakan pada September ini tepatnya  tanggal 14 September, dimana kegiatan Car Free Day ini skaligus memperingati Hari Perhubungan Nasional dan akan diadakan Lucky Draw untuk insan Perhubungan Kota Batam (Hariyanto, SKom)


PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA TRANSPORTASI LAUT

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jembatan, Undang – undang no. 17 tahun 2008 tentang pelayaran, PP 61 tahun 2009 tentang kepelabuhan, Jembatan / Pelabuhan sebagai salah satu prasarana Transportasi yang mempunyai peranan dalam hal distribusi ekonomi mulai dari yang berskala lokal, regional maupun nasional yang bertujuan untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan meningkatnya tarap kehidupan masyarakat.

2014-02-06 00.22.06 Bidang Prasarana Pelabuhan mempunyai arah kebijakan membangun dan mengembangkan jaringan prasarana transportasi, terutama daerah Hinterland untuk meningkatkan dan memperlancar arus mobilitas orang dan barang terutama hasil produksi yang dihasilkan daerah tersebut.

Sementara itu terdapat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah berkaitan dengan penyelenggaraan Pelabuhan, diantaranya :

  1. Kondisi Pelayanan dan penyediaan bidang infrastruktur saat ini jauh di bawah harapan semua lapisan masyarakat. Oleh karena itu sasaran umum bidang pembangunan prasarana       adalah mengembalikan kemampuan pelayanan prasarana kepada kondisi selayaknya dan meningkatnya kapasitas dan kualitas pelayanan infrastruktur untuk daerah – daerah yang perekonomiannya berkembang pesat dan membutuhkan dukungan pelayanan prasarana.
  2. Masih banyaknya ruas Pelabuhan yang belum dibangun / ditingkatkan.
  3. Dengan kemampuan keuangan Pemerintah yang terbatas, kebijakan Pembangunan Infrastruktur diarahkan kepada meningkatnya optimalisasi Pengguna dana perintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Untuk menyikapi hal diatas pada tahun 2013 Pemerintahan Kota Batam melalui Dinas Perhubungan telah membangun 2 (dua) Unit Pembangunan dengan lokasi Pulau Akar dan Galang Baru Kecamatan Galang.


PEMBANGUNAN SHELTER / HALTE KOTA BATAM

Seiring berjalan waktu keseimbangan antara Transportasi dan fasilitas Lalu Lintas hari dirasakan semakin tidak nyaman, hal ini disebabkan oleh faktor kemajuan kota yang pesat. Faktor yang sangat dirasakan adalah fasilitas – fasilitas jalan / Transportasi, khususnya untuk pengguna angkutan umum.

Hal tersebut diatas sangat dirasakan oleh kantor Dinas Perhubungan Kota Batam. Beberapa waktu yang lalu telah dilakukan pembangunan Pembangunan shelter / halte, Pekerjaan tersebut belum dilakukan secara keseluruhan. Mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah maka pekerjaan yang dilaksanakan terpaksa harus dilaksanakan secara bertahap. Pekerjaan yang dilaksanakan pada tahap awal mencakup pembangunan halte di beberapa lokasi saja. Akibat semakin banyak kegiatan yang harus ditampung. Maka dilakukan lagi tahap pembangunan untuk lokasi-lokasi yang belum ada bangunan halte.

Maka dengan ini Kepala Dinas Perhubungan berinisiatif melakukan pembangunan shelter / halte di kota Batam guna untuk menambah fasilitas Transportasi dan kenyamanan bagi pengguna jalan / transportasi, dan Alhamdulillah perencanaan untuk pekerjaan ini sudah siap dilaksanakan dan pada tahap ini akan dilaksanakan pembangunan Shelter/Halte karena itu dibutuhkan kontraktor pelaksana untuk melakukan pekerjaan ini.

Pembangunan Shelter/Halte di kota Batam bisa memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan proses yang harus dipenuhi dan di perhatikan serta diinterprestasikan ke dalam pelaksanaan tugas.

terbangunan Shelter/Halte yang memadai sesuai dengan kebutuhan serta memenuhi kaidah standarisasi bangunan Transportasi / Halte.

Pada Tahun 2013 Pembangunan Shelter / Halte ada 6 (enam) lokasi  Kota Batam di antaranya.

1. SMA Negeri 3 (Batam Centre)

2. Perumahan Dotamana (Batam Centre)

3. Simpang Basecamp (Batu Aji)

4. Simpang Bagan (Tg. Piayu)

5. Simpang Darul Falah (Batu Besar)

6. Pulau Monggak (Galang)

halte sma3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shelter / Halte di SMA Negeri 3 Kota Batam

 

halte dotamana

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shelter / Halte di Simpang Perum. Dotamana

 

halte basecamp

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shelter / Halte di Simpang Basecamp

 

halte bagan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shelter / Halte di Simpang Bagan

 


PEMBANGUNAN JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG (JPO) 2013

Tingginya tingkat lalu Lintas kendaraan bermotor pada ruas jalan tertentu serta dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna jalan khususnya para Pejalan Kaki yang akan melintas, maka dalam rangka meningkatkan keselamatan, kelancaran dalam berlalu lintas di butuhkan sarana penyeberangan orang di anggap aman dan layak dari segi teknis.

Maksud kegiatan te2rsebut di atas adalah agar terbangunnya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sesuai kebutuhan pengguna jalan. Adapun tujuan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang ini untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya Pejalan Kaki yang akan menyeberangi jalan sekaligus melancarkan arus Lalu Lintas Jalan.

(ada 1 (satu) unit).

Pada Tahun 2013 Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang lokasi di depan MKGR / SP Plaza Batu Aji Kota Batam.


BUS TRANS BATAM

bus trans batam Sejak Tahun 2004 telah diterapkan Bus Pilot Project yang dikenal dengan nama Trans Batam sebagai model Bus umum perkotaan di Kota Batam. Saat ini telah tersedia 22 Bus yang melayani 2 (dua) Trayek Utama.

1. Koridor I : Sekupang – Batam Centre dengan Jarak Tempuh 22,5 Km di layani dengan 10 Bus / Hari (masing-masing 8 rit / Hari), memiliki 24 Halte.

2. Koridor II : Batu Aji – Batam Centre dengan Jarak Tempuh 22 Km di layani dengan 8 Bus / Hari (masing-masing 8 rit / hari), memiliki 20 Halte.

Memiliki 3 (Tiga) Transfer Point

1. Tanjung Uncang (Fanindo)

2. Sekupang (Pelabuhan Ferry Internasional)

3. Batam Centre (Pelabuhan Ferry Internasional)

Pengelolaan Bus Trans Batam Terhitung Desember 2013 dikelola oleh UPT Pelayanan Jasa Transportasi, berdasarkan Peraturan Walikota Batam Nomor : 30 Tahun 2013 tanggal 22 Mei 2013 tentang Pembentukan UPT Pelayanan Jasa Transportasi pada Dinas Perhubungan Kota Batam. Manajemen Pengelolaan selanjutnya akan ditingkatkan menjadi sistem BLUD dan BUMD sesuai kebutuhan.

Tahun 2014 telah dibentuk kesepakatan (MOU) dengan Bank BRI tentang penggunaan Kartu Single Trip, Kartu Multi Trip dan e-ticketting.

 

BRI 1

 


SOSIALISASI PERATURAN LALU LINTAS

Sosialisasi Peraturan Lalu Lintas

Transportasi merupakan sektor pendukung dalam setiap aktivitas manusia, untuk mendapatkan pelayanan yang baik harus adanya sistem penggerakkan yang efektif dan efisien bagi pengguna jalan.

Menyadari pentingnya peranan transportasi , maka lalu lintas dan angkutan jalan harus di tata dalam suatu sistem transportasi nasional secara terpadu dan mampu mewujudkan tersedianya jasa transportasi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan lalu lintas dan pelayanan angkutan yang tertib, nyaman, cepat , teratur lancar dan dengan biaya yang terjangkau oleh daya beli masyarakat. untuk itu perlu adanya sosialisasi UU No. 22 Th 2009 tentang UU lalu Lintas  kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Tujuan sosialisasi ini untuk memberikan penjelasan tentang kedisiplinan dan etika berkendaraan Angkutan umum, angkutan barang dan maysarakat pengguna transportasi sehingga tercipta tertib lalu lintas dan meningkatnya keamanan , kenyamanan berlalu lintas serta dapat menunjang minat wisatawan ke Batam.

Pada tahun 2014 kegiatan ini dilkasanakan di lima kecamatan yaitu; Kecanatan Batu Ampar, Kecamatan Bengkong, Kecamatan Lubuk Baja , Kecamatan Batu Aji dan terahir Kecamatan Sekupang. Dalam kegiatan ini Dinas Perhubungan melibatkan ibu-ibu PKK dan Siswa/i sekolah SMP dan SMA sederajat.

 

 

 

 

 

 

 

 


Diklat Dasar Transportasi Darat Bagi Non Aparatur

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Batam Imam Muslem menutup secara resmi pelaksanaan Diklat Dasar Transportasi Darat Bagi Non Aparatur Angkatan I Tahun 2013, Jumat (26-06 /03) kemarin. Kegiatan yang dilangsungkan di Ruang Ball Room  Hotel Mercure Batam itu ditandai dengan pemberian sertifikat kepada peserta diklat.
Diklat ini sendiri diikuti 30 peserta dari Pegawai Honorer Bidang Lingkup Terminal, Perparkiran dan Operasional di Dinas Perhubungan Kota Batam Dalam kesempatan itu Imam Muslem menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan RI, Khususnya Pusbang SDM Perhubungan Darat  karena telah menggelar kegiatan diklat tersebut. “Kiranya diklat ini dapat memantapkan kinerja para pegawai honorer non aparatur di lapangan, “Apa yang sudah disampaikan oleh semua instruktur dapat dijadikan bekal ilmu pengetahuan untuk bisa dipakai dan dilaksanakan, sehingga peserta dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi di bidang masing-masing khusus nya pada bidang Pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara seorang peserta Andra dari Bidang Laut dan Udara Kota Batam di sela-sela penutupan mengatakan, sangat senang mengikuti diklat tersebut dan berharap ilmu dari diklat bisa diterapkan dalam tugas dan tanggung jawab di lapangan.

Diklat ini sendiri sebelumnya dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Drs. Zulhendri, MSi pada tanggal 24 Juni 2013. Para pemateri menyampaikan materi mengenai Peraturan Perundang-undangan, Pengaturan Lalu Lintas Jalan, Karakteristik Lalu Lintas, Fasilitas Perlengkapan Jalan, Pengaturan Parkir dan Pengaturan Terminal oleh narasumber.(ANtok)


Batam Diselimuti Kabut Asap, Pak Wakil Walikota Batam Bagikan Masker Gratis di Jalan

BATAM, Wakil Wali Kota Batam, Rudi turun ke jalan membagi-bagikan masker gratis kepada pengendara. Pasalnya, kabut asap kiriman di Batam semakin tebal, atau di atas batas ambang wajar, Kamis (20/6/2013) sore.

Rudi bersama rombongan SKPD lingkungan Pemko Batam membagikan sebanyak 230 ribu masker secara cuma-cuma. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya penyakit, khususnya gangguan pernapasan karena udara yang tercemar asap kiriman.

“Masker gratis ini akan dibagi kepada warga sampai kondisi udara di Batam normal,” kata dia, sembari membagikan masker langsung kepada pengendara di Simpang Jam.

 

 

 

Dijelaskannya, kondisi udara Batam saat ini mencapai 630 microgrm/m3. Sementara baku mutu yang diperbolehkan 230 microgrm/m3. Untuk kondisi normal 70 microgram/m3. Data ini diperoleh berdasarkan alat ukur Partikulat di udara.

“Pembagian masker ini, kita usahakan dari anggaran tak terduga. Intinya untuk membantu masyarakat Batam supaya tidak terjadi gangguan pernapasan akibat asap ini,” sebutnya.

Pembagian masker gratis ini dilakukan di Simpang Kabil, Simpang Jam dan Simpang Lippo Nagoya. (http://www.batamtoday.com/)


PAM Tour De Barelang 2012

Pemko Batam  akan menggelar Tour de Barelang 2012, Minggu (16/12). Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisata serta mengenalkan lebih luas lagi dunia pariwisata Batam ke kancah nasional dan internasional.

 

Tour de Barelang 2012 yang baru pertama kali digelar ini akan diikuti pembalap-pembalap dari luar negeri dan lokal (Indonesia). Ada beberapa kategori yang disiapkan panitia, yakni kategori profesional (sepeda sport) dan amatir. Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB itu rencananya akan dibuka oleh Walikota Batam Ahmad Dahlan.

“Kalau internasionalnya, peserta dari luar seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filiphina dan lainnya sudah ada puluhan yang konfirmasi ikut. Untuk yang amatir, selain dari Batam dan daerah-daerah lain di Kepri juga ada peserta yang dari Duri, Pekanbaru, Bekasi dan Jawa serta banyak lagi. Peserta diperkirakan mencapai 400 orang,” ujar Pak Wakil Walikota Batam H. Rudi,SE,MM, Rabu (12/12).

Peserta Tour de Barelang akan memulai lomba dengan mengambil garis start di Jembatan 6 dan finish di Jembatan 1. “Peserta berikut sepedanya nanti akan kita antar dengan bis ke Jembatan 6. Dari sana baru dimulai menuju garis finish di Jembatan 1 sebagai pusat acara,” katanya.

Kegiatan Tour de Barelang pun, kata Pak Wakil Walikota Batam, bukan cuma diisi balap sepeda profesional tapi juga ada funbike, jalan santai dan swimming crossed bridge. Tak lupa, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan yang salah satunya senam Gangnam Style yang akan dipandu Nita Talia dari Jakarta.

Sementara, untuk lomba berenang, turut juga didukung oleh Tuah Sakti 134. Peserta nanti akan start di kawasan Pantai Dendang Melayu di Jembatan 1 dengan rute melintasi Pulau Aur untuk mengambil poin dan kembali finis di Dendang Melayu.



Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan tarif parkir berlangganan tahunan mulai Senin (29/10). Peluncuran parkir berlangganan dilakukan oleh Walikota Batam, Ahmad Dahlan ditandai pemasangan stiker pada mobil dinas Pemko Batam.

Tarif Retribusi parkir di tepi jalan umum per satu tahun dikenakan biaya Rp300 ribu untuk bus/truk, Rp250 ribu untuk mobil penumpang/van/pick up/taksi serta Rp100 ribu untuk sepeda motor roda dua dan tiga. Hal ini tertuang dalam pasal 30 Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 1 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir.

Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengeluarkan Surat Edaran Walikota Batam Nomor: 550.01/PHB/008/X/2012 tanggal 03 Oktober 2012 dimana seluruh pegawai Pemko Batam dihimbau untuk memanfaatkan system parkir tahunan sekaligus sebagai wahana sosialisasi. “Selanjutnya secara bertahap seluruh pemilik kendaraan bermotor di Kota Batam agar memanfaatkan juga system parkir tahunan,” kata Dahlan.

Pak Walikota memaparkan stiker parkir tahunan dapat diperoleh dengan mudah, hanya menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di konter-konter yang disiapkan Dishub Kota Batam. Untuk sementara konter yang dibuka berada di lobby lantai dasar kantor Walikota Batam dan UPTD Pelayanan parkir Dishub Kota Batam setiap jam kerja. “Dalam waktu dekat akan dibuka konter di Kecamatan untuk memudahkan masyarakat,” paparnya.

Dengan penggunaan stiker ini, pemilik kendaraan tidak lagi membayar ke juru parkir setiap parkir di tepi jalan. “Jadi tidak ada bayar retribusi lagi. Kalau ada jukir yang nagih, laporkan namanya ke Dishub,” ujar Pak Walikota.

Menurut Pak Walikota, pemilik kendaraan lebih diuntungkan jika menggunakan stiker parkir tahunan karena berapa banyak parkir, pemilik kendaraan tak perlu mengeluarkan receh untuk bayar parkir. “Selama ini, yang banyak dikelauhkan masyarakat, parkir di satu kawasan hanya berbeda toko namun ditagih kembali uang parkir. Ini menyalahi aturan,” sebutnya

Pak Walikota menuturkan, pemberlakuan parkir berlangganan akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam. “Seperempat jumlah kendaraan di Batam menggunakan parkir berlangganan, PAD Kota Batam dari sektor pajak bisa mencapai Rp25 miliar,” akunya.

Pak Walikota kembali menegaskan, parkir berlangganan hanyalah opsi yang bisa dipilih masyarakat dan tidak bersifat paksaan. “Selain parkir langganan, masyarakat boleh memilih parkir yang dipungut juru parkir setiap kali parkir,” imbuhnya.





Ubah ke tampilan mobile