Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberlakukan tarif parkir berlangganan tahunan mulai Senin (29/10). Peluncuran parkir berlangganan dilakukan oleh Walikota Batam, Ahmad Dahlan ditandai pemasangan stiker pada mobil dinas Pemko Batam.

Tarif Retribusi parkir di tepi jalan umum per satu tahun dikenakan biaya Rp300 ribu untuk bus/truk, Rp250 ribu untuk mobil penumpang/van/pick up/taksi serta Rp100 ribu untuk sepeda motor roda dua dan tiga. Hal ini tertuang dalam pasal 30 Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 1 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir.

Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengeluarkan Surat Edaran Walikota Batam Nomor: 550.01/PHB/008/X/2012 tanggal 03 Oktober 2012 dimana seluruh pegawai Pemko Batam dihimbau untuk memanfaatkan system parkir tahunan sekaligus sebagai wahana sosialisasi. “Selanjutnya secara bertahap seluruh pemilik kendaraan bermotor di Kota Batam agar memanfaatkan juga system parkir tahunan,” kata Dahlan.

Pak Walikota memaparkan stiker parkir tahunan dapat diperoleh dengan mudah, hanya menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di konter-konter yang disiapkan Dishub Kota Batam. Untuk sementara konter yang dibuka berada di lobby lantai dasar kantor Walikota Batam dan UPTD Pelayanan parkir Dishub Kota Batam setiap jam kerja. “Dalam waktu dekat akan dibuka konter di Kecamatan untuk memudahkan masyarakat,” paparnya.

Dengan penggunaan stiker ini, pemilik kendaraan tidak lagi membayar ke juru parkir setiap parkir di tepi jalan. “Jadi tidak ada bayar retribusi lagi. Kalau ada jukir yang nagih, laporkan namanya ke Dishub,” ujar Pak Walikota.

Menurut Pak Walikota, pemilik kendaraan lebih diuntungkan jika menggunakan stiker parkir tahunan karena berapa banyak parkir, pemilik kendaraan tak perlu mengeluarkan receh untuk bayar parkir. “Selama ini, yang banyak dikelauhkan masyarakat, parkir di satu kawasan hanya berbeda toko namun ditagih kembali uang parkir. Ini menyalahi aturan,” sebutnya

Pak Walikota menuturkan, pemberlakuan parkir berlangganan akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam. “Seperempat jumlah kendaraan di Batam menggunakan parkir berlangganan, PAD Kota Batam dari sektor pajak bisa mencapai Rp25 miliar,” akunya.

Pak Walikota kembali menegaskan, parkir berlangganan hanyalah opsi yang bisa dipilih masyarakat dan tidak bersifat paksaan. “Selain parkir langganan, masyarakat boleh memilih parkir yang dipungut juru parkir setiap kali parkir,” imbuhnya.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Rutin Bulanan dilingkungan Dinas Perhubungan Kota Batam

Pembahasan :

1. Pelaksanaan Penyembelihan hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1433H
tetap dilaksanakan di kantor Dinas Perhubungan ( Koordinator Bpk. Saroni )

2. Sesuai Surat Edaran Walikota Batam, setiap SKPD harus mengikuti Pawai Takbir
dengan membawa mobil hias yang disesuaikan dengan Tupoksi Dinas Perhubungan
(Koordinator : Heryanto Yoesoef, SE )

3. Laporan hasil survey potensi parkir khusus agar disampaikan pada pimpinan,
hal ini harus menjadi perhatian kita semua karena izin parkir khusus diterbitkan
oleh Dinas Perhubungan, sehingga naif jika data parkir khusus tidak dimiliki.

4. Launching parkir tahunan bagi pegawai Pemerintah Kota Batam agar dipersiapkan
sebaik – baiknya, karena Bapak Walikota Batam sangat mendukung dan telah menyatakan
kesediaannya untuk menghadiri Launching tersebut, direncanakan bersamaan dengan
kegiatan Apel Pagi Bersama Hari Senin (Koordinator : Bpk Sekdis Perhubungan)

5. Sesuai Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Serta Menteri Dalam
Negeri,diwajibkan setiap Instansi Publik membuat Standar Operasional Prosedur (SOP), agar Kepala Bidang,
Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian memberikan dukungan untuk pembuatan SOP tersebut ( Koordinator :
Bpk. Sekdis Perhubungan )

6. Dalam waktu dekat hasil evaluasi kelembagaan Dinas Perhubungan akan selesai, diminta seluruh staf tidak
terpengaruh karena hasil tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menyesuaikan dengan
tuntutan perkembangan, biarkan mengalir apa adanya dan tetap bekerja seperti biasa.

7. Mengingat bulan ini sudah memasuki bulan pertama triwulan terakhir tahun anggaran 2012, agar KPA dan PPTK
memberikan perhatian yang serius terhadap kegiatan yang dilaksanakan, terutama laporan realisasi fisik dan
keuangan harus diatas 70 %.

8. Sesuai jadwal diperkirakan pada akhir Oktober atau awal November akan dilaksanakan pemeriksaan reguler oleh
Inspektorat Kota Batam, agar dipersiapkan SPJ dan dokumen pendukung lainnya.

9. Optimalisasi PAD 2012 harus menjadi perhatian, khususnya PAD Parkir ditepi jalan umum yg belum mencapai 50%
(telah diterbitkan Nota Dinas Optimalisasi PAD kepada masing – masing penanggung jawab retribusi )

10.Kabid Laut dan Udara agar mempersiapkan pertemuan dengan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap
permasalahan yang ada di Pelabuhan Tg. Riau ( Pertemuan dilaksanakan di Balai Pertemuan Tanjung Riau )

11.Berlarut – larutnya penyelesaian ganti rugi tertabraknya jembatan 6 Barelang disebabkan banyak berbagai
pihak yang ingin mengambil kesempatan, oleh karena itu segera dibuat undangan pertemuan yang ditanda tangani
Bapak Sekretaris Daerah untuk membahas finalisasi proses penyelesaiannya.

12.Selaku penanggung jawab bidang transportasi kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna 2012, Kabid Teksar dan
Jajaran mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan teknis pengumpulan dan pendistribusian kendaraan
operasional tamu – tamu dari seluruh provinsi, salah satu persiapan yang harus segera dilaksanakan adalah
kebersiihan halaman kantor Dinas Perhubungan sebagai tempat pool kendaraan.

13.Salah satu usulan kegiatan 2013 adalah membangun gedung Bidang Lalin dan Angkutan menjadi 2 lantai untuk
dipersiapkan sebagai ruang kerja UPT dilingkungan Dinas Perhubungan sekaligus ruang pertemuan yang bias
menampung seluruh pegawai Dishub.

14.Sekretaris Dishub diminta mempersiapkan proses pengusulan pembentukan UPT Trans Batam, selanjutnya UPT PKB
dan UPT Terminal.

15.Hari Senin tanggal 8 Oktober 2012 ada kegiatan dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kota Batam permasalahan
laporan Forum Komunikasi Supir Angkutan tentang pungutan retribusi tanda uji kiur (sticker) sebesar Rp
40.000 (sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2012)

16.Tindak lanjut penyelesaian Pansus LKPJ 2011 masalah parkir ditepi jalan umum agar dipersiapkan dan
dikoordinasikan dengan sebaik – baiknya, terutama dokumen yang belum diserahkan kepada Pansus ( dikoordinir
oleh Bambang Sucipto, SH )

Rencana Rute Baru Trans Batam

Pemko Batam melalui Dinas Perhubungan Kota Batam sebagai penyelenggara transportasi masal yaitu Trans Batam akan membuka 2 rute baru yakni Rute Sekupang-Nagoya-Batam Center dan Rute Batam Center-Tanjung Piayu. Rute Sekupang-Nagoya-Batam Center akan melewati Seiladi kawasan Nagoya, selanjutnya lewat terowongan (underpass) Pelita menuju Batam Center. Diharapkan dengan adanya rute ini warga Benkong dan Seipanas akan terakomodir.

Rute baru lainya adalah Batam Center-Tanjung Piayu yang akan difokuskan untuk melayani pelajar yang saat ini baru ada 1 (satu) unit. Selain itu pengelolaan tiket Bus Trans Batam yang selama ini di kelola oleh pihak ke-3 mulai 1 januari 2012 dikelola oleh pemko Batam melalui Dinas Perhubungan.

 

Selamat Datang di Website Dinas Perhubungan Kota Batam

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM



Ubah ke tampilan mobile