Berita Terbaru

Standar Pelayanan Pengguna dan Tata Tertib Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam Tahun 2012

Standar Pelayanan Pengguna atau Pemustaka pada Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam :

  1. Prosedur Pelayanan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP)  :

(1)      Pemustaka sebelum memanfaatkan bahan pustaka diwajibkan menuliskan registrasinya ke Buku register Bahan Pustaka. Apabila pemustaka ingin menjadi peserta keanggotaan aktif perpustakaan umum Kota Batam diharuskan mendaftarkan diri sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

(2)      Pelaksana pelayanan pustaka (Pustakawan) memproses permohonan pemustaka untuk menjadi peserta keanggotaan perpustakaan umum daerah setelah persyaratan diterima lengkap dan benar dibuatkan draft kartu anggota.

(3)      Kepala seksi perpustakaan meneliti persyaratan dan memberikan paraf persetujuan pada kartu anggota perpustakaan apabila telah memenuhi ketentuan dan jika belum dikembalikan kepada pemohon.

(4)      Kepala Kantor mensahkan Kartu Keanggotaan perpustakaan umum Kota Batam.

(5)      Pelaksana pelayanan pustaka memberikan legalisasi cap pada Kartu Anggota Pustaka atau setelah selesai disampaikan kepada pemustaka atau pemohon sesuai ketentuan pelayanan.

(6)      Pemustaka  yang telah memiliki kartu anggota dapat melakukan peminjaman buku dengan jumlah sesuai dengan ketentuan pengelolaan perpustakaan umum kota batam dan sebelum buku di bawa keluar kantor untuk dimintakan bukti pinjam.

(7)      Pelaksana pelayanan pustaka meregister pemeinjaman dalam buku register pemeinjaman bahan pustaka dab setelah di catat secara lengkap, buku diserahkan pada pemustaka.

(8)      Pemustaka wajib mengembalikan buku tepat waktu dan apabila terlambat dikenakan denda sesuai dengan ketentuan perpustakaan umum Kota Batam.

(9)      Pustakawan membuat surat tagihan apabila peminjam tidak mengembalikan dalam batas waktu yang ditentukan agar bahan pustaka segera dapat dikembalikan oleh pemustaka.

(10)  Pengembalian bahan pustaka oleh peminjaman atau pemustaka untuk diregister dalam buku register kembali bahan pustaka oleh pelaksana pelayanan pustaka.

Dari Standar Operasional Prosedur diatas, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh pengguna perpustakaan antara lain sebagai berikut :

  1. Jam Buka Layanan :

(1)      Hari Senin s/d Kamis Pukul 08.00 WIB – 15.30 WIB ( istirahat pukul 12.00 WIB s/d 13.00 WIB).

(2)      Hari Jum’at Pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB ( istirahat pukul 11.30 WIB s/d 13.00 WIB).

(3)      Hari Sabtu Pukul 08.00 WIB – 11.30 WIB ( Piket sabtu siaga).

(4)      Hari Minggu dan Hari – hari besar nasional yang berlaku LIBUR.

  1. Layanan Keanggotaan :

(1)      Persyaratan Anggota Tetap :

(a)        Warga Negara Indonesia dan memiliki kartu tanda pengenal (KTP/SIM/Pasport bagi umum, kartu pelajar bagi siswa, kartu mahasiswa bagi mahasiswa atau identitas lainnya).

(b)       Berdomisili di Batam.

(c)        Bersedia mematuhi peraturan yang berlaku di Perpustakaan Umum.

(2)      Cara Pendaftaran menjadi Anggota Tetap :

(a)        Mengisi Buku Tamu.

(b)       Mengisi formulir keanggotaan dan diketahui oleh RT bagi masyarakat umum, Kepala sekolah bagi pelajar, Dekan bagi mahasiswa dan Kepala Jawatan / Instansti Pemerintah / Swasta bagi karyawan.

(c)        Menyerahkan pas foto berwarna / hitam putih ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar.

(d)       Menyerahkan 1 (satu) lembar foto copi Identitas diri (KTP, SIM, Pasport, Kartu Pelajar, Kartu Mahasiswa).

(3)      Persyaratan Anggota Tidak Tetap :

(a)        Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing dan memiliki  tanda pengenal (KTP, SIM, Pasport atau identitas lainnya).

(b)       Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat Umum.

(c)        Berdomisili di Batam atau diluar Batam.

(4)      Peminjaman Buku :

(a)        Jumlah maksimal buku yang dipinjam 2 (dua) buah, termasuk baca ditempat.

(b)       Peminjaman buku berlaku selama 7 (tujuh) hari.

(c)        Perpanjangan peminjaman maksimal 1 (satu) kali.

(d)       Khusus buku referensi tidak dapat dipinjamkan, hanya baca ditempat.

(5)      Tata tertib pengguna layanan Perpustakaan :

(a)        Kewajiban anggota :

1)        Mengisi buku tamu.

2)        Menyerahkan kartu anggota atau menyerahkan kartu tanda pengenal bagi anggota baca ditempat sebagai jaminan.

3)        Menitipkan tas atau barang bawaan pada petugas.

4)        Tidak membawa makanan atau minuman kedalam ruang baca.

5)        Tidak merokok didalam ruang baca.

6)        Tidak membawa senjata tajam.

7)        Tidak mencoret, merusak fasilitas perpustakaan terutam buku.

8)        Tidak membuat keributan atau mengganggu kenyamanan dalam ruang baca.

(b)       Hak – hak anggota :

1)        Mendapatkan layanan yang baik dari petugas.

2)        Mendapatkan informasi tentang koleksi buku yang dibutuhkan baik secara manual maupun lewat kartu catalog.

3)        Mendapatkan ketenangan dan kenyamanan dalam membaca.

4)        Mengajukan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kemajuan perpustakaan dan Anggota berhak memperoleh koleksi yang dibutuhkan sesuai dengan tata tertib yang berlaku.

(c)        Sanksi – Sanki :

1)        Denda keterlambatan setiap pengembalian 1 (satu) buku perhari Rp. 500,-.

2)        Apabila buku hilang atau rusak, anggota wajib mengganti atau membayar sesuai dengan harga buku terbaru.

3)        Petugas berhak memberikan peringatan apabila anggota tidak mematuhi aturan yang berlaku dengan :

a)         Peringatan pertama berupa anjuran.

b)        Peringatan kedua berupa teguran.

c)         Peringatan ketiga berupa pemberhentian sementara mejadi anggota perpustakaan selama 6 (enam) bulan.

(6)      Cara Pengguna Baca di Tempat :

(a)        Mengisi Buku Tamu.

(b)       Menyerahkan tanda pengenal

  1. Waktu Penyelesaian

Waktu penyelesaian dalam pembuatan kartu anggota 1 (satu) minggu jika persyaratan sudah lengkap dan dalam hal peminjaman buku, Pustakawan memberikan penjelasan kepada pemustaka bahwa buku yang dipinjam maksimal 2 (dua) buah buku diberikan waktu peminjaman selama 7 (tujuh) hari dan apabila pemustaka ingin memperpanjang peminjaman buku kembali, harus memberitahukan kepada petugas pustakawan dengan ketentuan maksimal 2 (dua) kali masa perpanjangan peminjaman buku, apabila hal tersebut tidak dilaksanakan maka pihak Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam akan melakukan tindakan berupa sanksi denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku (point 5 butir c, tata tertib pengguna layanan perpustkaaan).

 

  1. Biaya Pelayanan

Dalam memberikan pelayanan, Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam tidak melakukan pemungutan biaya atau gratis kepada pengguna yang ingin meminjam buku dan menjadi anggota perpustakaan.

  1. Produk Pelayanan

Produk Pelayanan pada Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam berdasarkan jenis layanan yang ada pada Kantor tersebut yaitu :

(1)      Layanan Perpustakaan Keliling (Layanan terbuka) dengan cara mengunjungi daerah hinterland yang sudah bekerja sama dengan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam.

Produk layanan yang diberikan oleh perpustakaan keliling untuk pengguna antara lain:

(a)      Layanan sirkulasi, berupa layanan pemberian kesempatan bagi anggota perpustakaan keliling untuk meminjam bahan pustaka yang dapat dibawa pulang sesuai dengan peraturan yang ada. Peminjaman hanya diberikan kepada pengunjung yang sudah terdaftar menjadi anggota perpustakaan keliling

(b)     Layanan referensi, berupa layanan penelusuran informasi. Layanan ini mengacu pada bahan-bahan referensi seperti kamus, ensiklopedi, direktori, dan sebagainya

(c)      Layanan membaca di perpustakaan, berupa layanan bagi pengunjung yang tidak bermaksud meminjam buku, namun hanya membaca saja maka disediakan tempat (pos) layanan. Agar layanan ini dapat berjalan dengan baik seyogyanya disediakan tempat  membaca seperti kursi, karpet yang ditempatkan di luar mobil seperti di bawah pohon yang rindang yang dapat diawasi secara langsung oleh petugas

(d)     Layanan jasa informasi, berupa layanan yang menggunakan sumber-sumber yang ada di perpustakaan keliling maupun yang ada di luar. Untuk memenuhi kebutuhan informasi terbaru bagi masyarakat, perpustakaan keliling perlu menyediakan bahan bacaan.

Pada saat ini Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam sudah bekerja sama dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan dalam proses menyediakan Pos – Pos Perpustakaan yang ada di daerah hinterland berjumlah 8 (delapan) Pos yaitu sebagai berikut :

1)        Kelurahan Sijantung Kecamatan Galang.

2)        SMPN 22 Tanjung Kertang, Kecamatan Galang.

3)        Kelurahan Setokok, Kecamatan Galang

4)        Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Batam Kota.

5)        Rumah Tokoh Masyarakat Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

6)        Pulau Buluh, Kecamatan Bulang.

7)        Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang.

8)        SDN 01 Belakang Padang, Kecamatan Belakang Padang.

(2)      Layanan Tertutup yaitu Layanan di Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam yang bertempat di lantai 7 (tujuh) Kantor Walikota Batam. Adapun produk layanan tertutup tersebut adalah sebagai berikut :

(a)      Layanan Peminjaman Bahan Pustaka (layanan sirkulasi), yaitu layanan kepada pemakai perpustakaan berupa peminjaman bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan. Menurut Darmono (2007:174) layanan sirkulasi adalah satu kegiatan di perpustakaan yang melayani peminjaman dan pengembalian buku. Menurut Sumardji (2001:27), kegiatan pelayanan sirkulasi adalah kegiatan meminjamkan koleksi perpustakaan kepada para pemakai (pengunjung) perpustakaan.

(b)     Layanan Referensi, yaitu layanan yang diberikan oleh perpustakaan untuk koleksi-koleksi khusus seperti kamus, ensiklopedi, almanak, direktori, buku tahunan yang berisi informasi teknis dan singkat. Koleksi ini tidak boleh dibawa pulang oleh pengunjung dan hanya untuk dibaca di tempat.

(c)      Layanan Ruang Baca, yaitu layanan yang diberikan oleh perpustakaan berupa tempat untuk melakukan kegiatan membaca di perpustakaan. Layanan ini diberikan untuk mengantisipasi pengguna perpustakaan yang tidak ingin meminjam untuk dibawa pulang akan tetapi mereka cukup membacanya di perpustakaan.

(d)     Layanan Jasa Informasi

(e)      Layanan Jasa Silang Layan

  1. Sarana dan Prasarana :

Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam sejak bulan Januari 2008 telah menempati Gedung Lantai 7 (tujuh) Kantor Walikota Batam lokasi ini kurang strategis sebagai salah satu kantor yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sarana dan Prasarana untuk Aparatur belum tersedia sesuai dengan jumlah Pegawai saat ini. Sarana untuk pelayanan kepada masyarakat sudah tersedia, antara lain :

  1. Ruang Kepala Kantor Perpustakaan.
  2. Ruang Kepala SUB Bagian Perpustakaan.
  3. Ruang Kerja Staf.
  4. Jumlah koleksi bahan pustaka yang terdiri dari Koleksi referensi dan ilmu umum lainnya sebanyak 30.012 judul
  5. Ruang Baca Dewasa dan Anak – anak.
  6. Mobil Operasional perpustakaan keliling 2 (dua) unit mobil yang mana mobil tersebut untuk saat ini dioperasikan ke daerah – daerah hinterland (Daerah yang susah di jangkau dari Perpustakaan Induk ).

 


Rencana Strategis Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam 2012-2016

RENCANA STRATEGIS KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA BATAM 2012 – 2016

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENSTRA SKPD) merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sedangkan RPJMD tersebut merupakan penjabaran dari Visi, Misi dan Program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJM Daerah dan memperhatikan RPJM Nasional, memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program Satuan Kerja Perangkat Daerah, lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah, dan program kewilayahan di sertai dengan rencana – rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.
Sama seperti RPJMD, maka RENSTRA SKPD juga harus memuat Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Program, dan Kegiatan Pembangunan yang di susun sesuai dengan Tugas dan Fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah serta berpedoman kepada RPJM Daerah bersifat indikatif.
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam dalam rangka untuk menjabarkan RPJMD Kota Batam Tahun 2011 – 2016 sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya telah menyusun Rencana Strategis ( Renstra ) yang akan menjadi pedoman dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) tahunan selama lima tahun kedepan. Sehingga dengan demikian di harapkan antara Renja, Renstra, dan RPJMD akan bersinergi dalam mewujudkan vis dan misi Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam yang keberhasilan pencapainnya merupakan salah satu pendorong untuk mewujudkan visi dan misi Kepala Daerah.

B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. MAKSUD
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam, maka penyusunan Renstra ini di maksudkan antara lain untuk :
1. Acuan dalam Rencan Kerja Tahunan
2. Tolak Ukur pelaksanaan tugas, standar pencapaian kinerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam
3. Acuan dan masukan bagi semua pihak pembuat kebijakan pembangunan Perpustakaan dan Kearsipan.
4. Bahan masukan bagi Walikota Batam dalam penyampaian laporan tahunan di akhir jabatan.

2. TUJUAN
Disamping mempunyai maksud sebagaimana tersebut di atas, penyusunan Renstra Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam juga bertujuan untuk :
1. Meningkatkan Kinerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam dalam kurun waktu lima tahun ke depan (2011 – 2016) sehingga mampu untuk mewujudkan visi dan misi yang telah di tetapkan.
2. Menjaga konsistensi perencanaan dan pemilihan program serta prioritas kegiatan sehingga mengarah pada visi dan misi yang telah di tetapkan.
3. sebagai alat ukur pencapaian kinerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam.

C. LANDASAN HUKUM
1. Undang – Undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan – Ketentuan Pokok Kearsipan.
2. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2003 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor : 53 Tahun 1999 Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kota Batam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 181, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3902);.
3. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
4. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanan Pembangunan Nasional.
5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1989 tentang Perpustakaan Nasional.
6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Arsip Statis.
7. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).
8. Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2007 tanggal 14 Nopember 2007 tentang Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam.
9. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 2 Tahun 2009 Tentang RPJPD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2010-2015.
10. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 3 Tahun 2011 Tentang RPJMD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2005-2025.
11. Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 6 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Batam Tahun 2011-2016.

D. HUBUNGAN RENSTRA KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA BATAM DENGAN DOKUMEN PERENCANAAN LAINNYA.
Rencana Strategis Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam merupakan sub sistem dari RPJMD Kota Batam. Sebagai dokumen perencanaan jangka menengah Renstra ini akan menjadi acuan di dalam penyusunan rencana kerja tahunan yang pelaksanaannya di dasarkan atas program dan kegiatan yang terstruktur berdasarkan kinerja yang ingin di capai.
Pada pasal 7 ayat 1 RPJMD menjadi payung bagi penyusunan rencana strategis Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam yang juga secara tidak langsung menjadi penyusunan dokumen rencana kerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam yang merupakan dokumen perencanaan paling aplikatif dari RPJMD dan RKPPD. Renstra SKPD merupakan operasionalisasi RPJMD oleh SKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi SKPD yang bersangkutan, dalam rangka pencapaian visi jangka menengah daerah Kota Batam. Perlu di pastikan bahwa rencana awal RPJMD yang di terima masing – masing Kepala SKPD adalah dokumen resmi yang final untuk di respon oleh Kepala SKPD dengan rancangan Renstra SKPD. Kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam bertanggung jawab dalam penyusunan Renstra Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam sesuai dengan koordinasi Kepala BAPPEDA.

Gambar 1.1
Hubungan Renstra SKPD
Dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

Dalam hal kaitannya dengan sistem keuangan yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, maka Renstra SKPD akan dijabarkan ke dalam Rencana Kerja SKPD untuk setiap tahunnya, dan dapat dijadikan pedoman bagi penyusunan RKA SKPD yang merupakan masukan untuk penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Batam. Berikut ini diuraikan secara diagramatis kaitan antara Renstra SKPD dengan dokumen perencanaan di tingkat pusat, dokumen perencanaan yang menjadi pedoman dan turunan dari Renstra SKPD, serta perencanaan keuangan daerah.

BAB II
GAMBARAN PELAYANAN SKPD

A. LAYANAN KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP

Dalam Keputusan Presiden RI Nomor 50 Tahun 1997 Tentang Perpustakaan nasional Republik Indonesia yang ditindak lanjuti dengan keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1998 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam bagian kedua belas pasal (93) dinyatakan bahwa Perpustakaan Kota mempunyai tugas melaksanakan kegiatan meliputi pengembangan pembinaan dan pendayagunaan semua jenis perpustakaan di instansi atau lembaga pemerintah maupun swasta dalam rangka pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya serta pelayanan informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan.

Pada hakekatnya tugas utama perpustakaan adalah berperean aktif melaksanakan tugas dan fungsi Pemerintah Daerah dan masyarakay dengan cara menyediakan, menyiapkan, mengolah dan memelihara koleksi bahan pustaka siap pakai, serta sarana informasi lainnya yang sesuai keperluan Pemerintah Daerah dan warga masyarakatnya. Mendayagunakan koleksi, berupa penyediaan sistem layanan,penyiapan tenaga manusia, penyediaan sarana dan prasarana serta menginformasikan/ mempromosikan koleksi dan jasa kepada masyarakat.

Bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai Perpustakaan, karena perpustakaan merupakan salah satu pusat informasi, ilmu pengetahuan, penelitian bagi masyarakat. Sebuah perpustakaan sering diumpamakan sebagai UNIVERSITAS RAKYAT, maksudnya adalah perpustakaan merupakan lembaga pendidikan bagi masyarakat dengan menyediakan berbagai informadsi, ilmu pengetahuan, telnologi dan budaya sebagai sumber belajar untuk memperoleh dan magikatkan ilmu pengetahuan bagai semua lapisan masyarakat dimana posisi perpustakaan dalam upaya menunjang kecerdasan kehidupan masyarakat sangat strategis, karena fungsinya melayani masyarakat untuk memperoleh dan meningkatkan ilmu pengetahuan dengan mudah dan sederhana.

Sehubungan dengan tersedianya gedung untuk perpustakaan, maka Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam mendirikan gedung perpustakaan tersebut. Sedangkan untuk menunjang kegiatan dan [elayanan di Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam perlku adanya pengadaan sarana dan prasarana perpustakaan khususnya meubelair dan sarana penunjang lainnya, antara lain pengadaan buku-buku perpustakaan untuk menambah koleksi bahan-bahan pustaka. Untuk menjangkau masyarakat pengguna perpustakaan di wilayah-wilayah terpencil di seluruh Provinsi Kepulauan Riau umum dan khususnya Kota Batam , perlu adanya Perpustakaan Keliling.

Untuk menunjang minat baca pada anak-anak, perlu didirikan ruang baca khusus anak-anak. Ruangan ini dibuat menarik dengan dihiasi gambar-gambar warna-warni sesuai dunia anak-anak. Diharapkan dengan ruangan yang demikian, anak-anak lebuh suka berkunjung dan memanfaatkan sarana perpustakaan yangada. Bagi pengguna perpustakaan yang ingin mendapatkan informasi lewat internet disediakan sarana komputer untuk akses internet. Begitu juga bagi mereka yang membawa sendiri komputer laptop atau PDA, disediakan juga fasilitas jaringan internet wireless.

Untuk tertibnya administrasi, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah akan membuat kartu keanggotaan perpustakaan elektronik. Dengan sarana ini pengunjung perpustakaan cukup menggunakan kartu elektronik ini untuk peminjaman dan pengembalian buku. Secara otomatis komputer akan meng-update ke data base komputer. Sedangkan untuk menunjang pelayanan perpustakaan yang prima, maka perpustakaan perlu menyediakan informasi-informasi bagi masyarakat luas mengenai koleksi buku-buku dan naskah-naskah/ arsip yang ada di Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam.

Undang-undang No. 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kearsipan Pasal 3 menyatakan bahwa tujuan kearsipan adalah menjamin keselamatan bahan pertanggung- jawaban nasional bagi kegiatan pemerintahan. Sedangkan Pasal 6 Ayat d mengamanatkan perlu dilaksanakannya usaha-usaha mempertinggi mutu penyelengaraan kearsipan nasional diantaranya melalui pengkajian-pengkajian di bidang perlengkapan-perlengkapan teknis kearsipan.

Pengelolaan Arsip Statis dilaksanakan oleh Lembaga Kearsipan. Lembaga Kearsipan tersebut terdiri dari Arsip Nasional RI, Lembaga Kearsipan Provinsi dan Lembaga Kearsipan Kabupaten/ Kota. Pengelolaan Arsip Satis oleh Lembaga Kerasipan meliputi pengumpulan, penyimpanan, perawatan, penyelamatan, pengunaan dan pembinaan atas pelaksanaan searah arsip statis. Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Indonesia Nomor 105 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Arsip Statis.

Sehubungan dengan belum tersedianya gedung untuk menyimpan arsip, maka Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam perlu memprogamkan kegiatan pengadaan gedung arsip tersebut. Sedangkan untuk mengunjung kegiatan dan pelayanan kearsipan di Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam perlu adanya pengadaan sarana dan prasarana kearsipan khusus meubelair dan sarana pengunjung lainnya.

Sebagai srana informasi untuk masyarakat perlu didirikan ruang audio visual. Ruangan ini digunakan untuk umum sebagai sarana informasi berbasis multi media, perlu didirkan juga ruang dokumenter. Di ruangan ini terdapat tempat duduk dan kayar lebar untuk memutar film-film dokumenter tentang berbagai hal, misalnya sejarah Kota Batam, film ilmu pengetahuan, naskah-naskah kuno dan film-film dokumenter lainnya.

Untuk menjaga keamanan gedung dan arsip, ruangn arsip dilengkapi kamera monitor (CCTV) untuk memonitor pengunjung dari hal-hal yang tidak diinginkan sehingga keamanan ruangan dan arsip itu sendiri terjamin.

Untuk memudahkan dalam penyimpanan dan penemuan kembali arsip yang disimpan diperlukan penanganan secara sistematis dengan menggunakan manajemen pengelolaan kearsipan berbasis komputerisasi. Dalam hal ini penyimpanan arsip bukan hanya dalam bentuk arsip konvensional saja tetapi juga dalam bentuk soft copy komputer.

B. STRUKTUR ORGANISASI

(1) Struktur Organisasi Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip terdiri dari :
a. Unsur Pimpinan yaitu Kepala Kantor;
b. Unsur Pembantu Pimpinan yaitu Sub Bagian Tata Usaha;
c. Unsur Pelaksana yaitu :
1) eksi Perpustakaan Umum;
2) Seksi Kearsipan;
3) Seksi Pengembangan.
4) Kelompok Jabatan Fungsional
5) UPT
(2) Sub Bagian dan masing – masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor.

C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI :

Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip adalah Lembaga Teknis Daerah Kota Batam di bidang Perpustakaan Umum dan Arsip;
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip dipimpin oleh seorang Kepala Kantor yang dalam melaksanakan tugasnya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan Perpustakaan Umum dan Arsip sesuai dengan kebijakan Kepala Daerah;
Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip mempunyai fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis dibidang pengelolaan perpustakaan dan arsip daerah;
b. Penyusunan dan pelaksanaan rencana strategis dan rencana kerja tahunan dibidang pengelolaan perpustakaan dan arsip daerah;
c. Pelaksanaan pelestarian bahan pustaka karya cetak dan karya rekam daerah;
d. Pelaksanaan pelayanan perpustakaan pada masyarakat;
e. Pelaksanaan kerja sama perpustakaan dan kearsipan dengan Instansi lain;
f. Pelaksanaan pembinaan pengelolaan arsip dinamis dilingkungan Pemerintah Daerah;
g. Pelaksanaan layanan jasa kearsipan bagi Perangkat Daerah;
h. Pelaksanaan pengelolaan arsip statis yang telah diakusisi;
i. Pelaksanaan pengendalian dan pengawasan terhadap penyelenggaraan kearsipan dilingkungan Pemerintah Daerah;
j. Pelaksanaan pembentukan jaringan informasi arsip statis dilingkungan Pemerintah Daerah;
k. Pembinaan tenaga fungsional pustakawan dan arsiparis dilingkungan Pemerintah Daerah;
l. Pengelolaan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, kehumasan dan perpustakaan dan kerarsipan;
m. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi;
n. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Daerah sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

D. URAIAN TUGAS DAN FUNGSI :

Bagian Pertama
Kepala Kantor
Kepala Kantor mempunyai tugas melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagaimana tersebut dalam pasal 3 keputusan ini, mengkoordinasikan dan melakukan pengawasan melekat terhadap unit – unit kerja dibawahnya serta melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Daerah sesuai dengan bidang tugas dan funsinya.

Bagian Kedua
Sub Bagian Tata Usaha
(1) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan administrasi umum meliputi penyusunan program, ketatalaksanaan, ketatausahaan, keuangan, kepegawaian, urusan rumah tangga, perlengkapan, kehumasan dan perpustakaan serta kearsipan Dinas;
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, Sub Bagian Tata Usaha mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan penyusunan rencana strategis dan rencana kerja tahunan Kantor;
b. Pelaksanaan penyusunan program kerja kantor;
c. Pelaksanaan penyusunan Rencana Anggaran Satuan Kerja (RASK) dan Dokumen Anggaran Satuan Kerja ( DASK);
d. Pelaksanaan dan Pembinaan Ketatausahaan, Ketatalaksanaan dan Kerasipan Kantor;
e. Pelaksanaan administrasi kepegawaian;
f. Pelaksanaan administrasi keuangan;
g. Pelaksanaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;
h. Pelaksanaan urusan kehumasan dan keprotokolan;
i. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi;
j. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bagian Ketiga
Seksi Perpustakaan Umum
(1) Seksi Perpustakaan Umum mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pelayanan Perpustakaan Umum;
(2) Untuk melakukan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, Seksi Perpustakaan Umum mempunyai fungsi :
a. Penyusunan program kegiatan pengeloalaan dan pelayanan perpustakaan umum;
b. Pelaksanaan pengelolaan perpustakaan umum;
c. Pelaksanaan pelestarian bahan pustaka karya cetak dan karya rekam Daerah;
d. Pelaksanaan akusisi dan pengolahan bahan pustaka;
e. Pelaksanaan pelayanan perpustakaan pada masyarakat;
f. Pelaksanaan penyelenggaraan kerja sama perpustakaan dengan Instansi dan Lembaga – lembaga;
g. Pelaksanaan pengembangan perpustakaan baik lintas dalam negeri maupun luar negeri;
h. Pembinaan tenaga fungsional pustakawan dilingkungan Pemerintah Daerah;
i. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi;
j. Pelaksaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bagian Keempat
Seksi Kearsipan
(1) Seksi Kearsipan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan ketatalaksanaan Arsip Daerah;
(2) Untuk melakukan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, Seksi Kearsipan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan program dan kegiatan pengelolaan dan pelayana arsip dilingkungan Pemerintah Daerah;
b. Pelaksanaan pengelolaan arsip Daerah;
c. Pelaksanaan pembinaan pengelolaan arsip dinamis dilingkungan Pemerintah Daerah;
d. Pelaksanaan penarikan dan pengelolaan arsip inaktif dilingkungan Pemerintah Daerah;
e. Penyiapan pemberian persetujuan jadual retensi dan pemusnahan arsip Perangkat Daerah;
f. Pelaksanaan pelestarian, pemeliharaan, perawatan dan pengamanan arsip statis;
g. Pelaksanaan pengelolaan arsip statis yang telah diakusisi;
h. Pelayanan informasi arsip statis bagi kegiatan Pemerintah Daerah, penelitian dan kepentingan masyarakat sebagai nara sumber;
i. Pelaksanaan penyelenggaraan jaringan informasi arsip statis;
j. Pelaksanaan pembinaan tenaga fungsional arsiparis dilingkungan Pemerintah Daerah;
k. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi;
l. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

Bagian Kelima
Seksi Pengembangan
(1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan kegiatan pengembangan perpustakaan umum dan arsip Daerah;
(2) Untuk melakukan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, Seksi Pengembangan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan program dan kegiatan pengembangan sistem, sarana dan prasarana perpustakaan umum dan kerasipan Daerah;
b. Pelaksanaan kerjasam dengan instansi dan lembaga lain dalam rangka pengembangan perpustakaan umum dan kearsipan;
c. Pelaksanaan pengembangan peningkatan sumber daya manusia arsiparis dan pustakawan melalui pendidikan dan pelatiahan;
d. Pengumpulan data dan informasi dalam rangka kerjasama teknis jaringan kearsipan dan perpustakaan didalam negeri maupun luar negeri;
e. Pelaksanaan koordinasi bidang kearsipan antara lembaga – lembaga perangkat daerah;
f. Pelaksanaan penelitian, pengkajian dan pengembangan sistem, sarana dan prasarana perpustakaan umum dan kerasipan Daerah;
g. Pelaksanaan penelitian, pengkajian dan pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia perpustakaan umum dan kearsipan Daerah;
h. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi;
i. Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

BAB III

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN
TUGAS POKOK DAN FUNGSI

A. KONDISI UMUM DAERAH MASA KINI

Kota Batam secara geografis mempunyai letak yang sangat strategis, yaitu dijalur pelayaran dunia internasional. Kota Batam berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2004 tentang rencana tata ruang Wilayah Kota Batam tahun 2004-2014, terletak antara :
- 0o , 25’ 29” – 1o . 15’00” Lintang Utara
-103o . 34’ 35” – 104o . 26’04” Bujur Timur
Kota Batam berbatasan dengan :
- Sebelah Utara : Selat Singapura
- Sebelah Selatan : Kecamatan Senayang
- Sebelah Barat : Kecamatan Karimun dan Moro Kabupaten Karimun
- Sebelah Timur : Kecamatan Bintan Utara
Wilayah Kota Batam seperti halnya Kecamatan-Kecamatan didaerah lainnya di Propinsi Kepulauan Riau, juga merupakan bagian paparan Kontinental. Pulau-pulau yang tersebar didaerah ini merupakan sisa-sisa erosi atau penyusutan dari daratan pra tersier yang membentang dari semenanjung Malaysia/ Pulau Singapura dibagian Utara sampai dengan pulau-pulau Mora dan Kundur serta Karimun dibgian Selatan. Kota Tanjung Pinang yang Merupakan pusat pemerintahan Propinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Bintan terletak disebelah Timur dan memiliki keterkaitan emosional dan cultural dengan Kota Batam.

Tabel 1
Jumlah Penduduk Per Wilayah dan Jenis Kelamin
2008
Di Kota Batam

Wilayah Penduduk Jumlah
Pria Wanita
(1) (2) (3) (4)
1. Belakang Padang 11.595 11.174 22.769
2. Bulang 5.820 5.397 11.217
3. Galang 9.847 8.785 18.632
4. Sungai Beduk 41.796 55.907 97.703
5. Nongsa 23.857 23.857 44.489
6. Sekupang 58.521 58.521 113.343
7. Batu Ampar 39.893 36.757 76.650
8. Lubuk Baja 43.860 43.860 87.390
9. Bengkong 44.496 44.496 88.218
10. Batam Kota 55.290 55.290 108.922
11. Sagulung 65.380 65.380 123.952
12. Batu Aji 48.239 48.239 95.717
BATAM 448.594 440.908 888.502

* Sumber : Batam Dalam Angka 2009
Dari Data diatas dapat dilihat bahwa tingkat penyebaran penduduk sangat bervariasi, yang terdapat penduduk Kecamatan Sagulung dengan kepadatan jiwa dan jumlah penduduk yang paling jarang adalah Kecamatan Bulang dengan kepadatan

Tabel 2
Banyaknya Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan per Kecamatan,
Jenis dan Status Sekolah,
2008

Jenis Sekolah Belakang Padang Bulang Galang Sei Beduk
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA -
11
3
1 -
1
2
1 -
24
5
3 -
1
1
- -
6
1
1 25
14
3
2 -
10
3
1 21
10
4
2

Lanjutan Tabel 2

Jenis Sekolah Nongsa Sekupang Lubuk Baja Batu Ampar
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 1
11
3
3 34
15
7
3 -
11
-
1 23
13
10
8 -
4
1
1 16
8
3
5 1
8
5
2 64
28
9
13

Lanjutan Tabel 2

Jenis Sekolah Batam Kota Sagulung Batu Aji Bengkong
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (18) (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 1
16
4
2 60
22
4
1 1
6
2
1 33
15
4
6 1
13
3
2 27
13
6
6 -
11
3
1 -
1
2
1

Tabel 3
Banyak Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan
Per Jenis dan Status Sekolah,
2006 – 2008

Jenis Sekolah 2006 2007 2008
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 1
130
33
16 201
96
52
34 2
127
33
18 205
101
44
31 5
134
35
21 306
142
55
48
Sumber : Batam Dalam Angka 2009

Tabel 4
Banyaknya Rombel dan Kelas Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan Per Kecamatan dan Jenis Sekolah (Negeri + Swasta)
2008

Jenis Sekolah Belakang Padang Bulang Galang Sei Beduk
Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 11
128
49
23 8
128
31
23 5
78
15
7 3
76
25
11 -
162
24
11 -
162
32
9 60
153
30
10 55
149
29
10

Lanjutan Tabel 4

Jenis Sekolah Nongsa Sekupang Lubuk Baja Batu Ampar
Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 101
162
81
14 50
162
126
14 214
262
68
42 92
259
96
42 90
280
70
76 78
281
60
76 51
137
26
72 35
134
51
75

Lanjutan Tabel 4

Jenis Sekolah Batam Kota Sagulung Batu Aji Bengkong
Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas
(9) (18) (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 257
338
166
94 223
338
136
104 146
356
60
43 125
353
82
52 177
236
41
76 99
236
50
70 76
274
65
61 68
266
76
50
• Rombel : Rombongan Belajar
• Sumber : Batam Dalam Angka 2009

Tabel 5
Banyaknya Rombel dan Kelas Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan Per Kecamatan dan Jenis Sekolah (Negeri 8 Swasta)
2006 – 2008

Jenis Sekolah 2006 2007 2008
Rombel Kelas Rombel Kelas Rombel Kelas
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 636
2084
519
198 528
1511
556
196 645
2361
581
228 569
1753
615
260 1128
2616
695
529 836
2594
794
549
• Sumber : Batam Dalam Angka 2009

Tabel 6
Banyaknya Murid Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan Per Kecamatan,
Jenis dan Status Sekolah
2008

Jenis Sekolah Belakang Padang Bulang Galang Sei Beduk
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA -
2336
746
- 202
179
9
62
-
1291
22
- 99
53
70
22 -
2018
835
295 -
279
12
- -
3230
771
197 1120
1776
83
58

Lanjutan Tabel 6

Jenis Sekolah Nongsa Sekupang Lubuk Baja Batu Ampar
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA -
3408
1135
- 730
2152
98
53 278
6260
2496
171 1548
2679
405
109 1553
4211
-
- 533
871
2247
878 -
1780
1063
- 757
664
-
1441

Lanjutan Tabel 6

Jenis Sekolah Batam Kota Sagulung Batu Aji Bengkong
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(9) (18) (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 83
4979
3191
493 4178
7634
1875
714 20
9504
2542
287 2312
4017
107
667 32
3862
1427
719 2041
3901
393
611 87
6777
1509
97 1375
3003
477
794
• Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam

Tabel 6

Jenis Sekolah 2006 2007 2008
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 268
43983
9799
4425 13278
2333
6062
2277 282
48204
13124
5147 12063
26393
6786
2297 500
51639
15768
2359 15915
31754
6,791
5333
• Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam

Tabel 7
Banyaknya Guru Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan Per Kecamatan,
Jenis dan Status Sekolah
2008

Jenis Sekolah Belakang Padang Bulang Galang Sei Beduk
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA -
110
63
- 14
53
9
15 -
52
30
- 7
40
22
10 -
101
44
- -
73
12
- -
42
21
14 82
119
20
9

Lanjutan Tabel 7

Jenis Sekolah Nongsa Sekupang Lubuk Baja Batu Ampar
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA -
72
48
- 73
141
37
15 7
121
107
12 156
212
81
15 2
94
-
- 132
233
138
60 1
42
25
- 51
108
74
60
• Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam

Lanjutan Tabel 7

Jenis Sekolah Batam Kota Sagulung Batu Aji Bengkong
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(9) (18) (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 4
82
148
- 358
422
137
33 1
153
137
31 194
310
21
21 3
58
58
36 142
244
61
33 3
117
93
15 120
199
87
35
• Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam
Tabel 8
Banyaknya Guru Sekolah Dalam Lingkungan Dinas Pendidikan
Per Jenis dan Status Sekolah
2006 – 2008

Jenis Sekolah 2006 2007 2008
Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. TK
2. SD
3. SLTP
4. SLTA 12
1554
630
347 844
957
540
500 13
1934
666
287 924
1,258
608
247 21
1044
774
108 1329
2154
699
306
Total 2543 2841 2900 3037 1947 4488
• Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam
Tabel 9
Data Jumlah Peserta (Sekolah Negeri dan Swasta) dan Jumlah Lulusan
Menurut Kecamatan Tahun 2006 / 2008

• Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam

Tabel 10
Data Jumlah Peserta (Sekolah Negeri dan Swasta) dan Jumlah Lulusan
Menurut Kecamatan Tahun 2006 / 2008
Tabel

• Sumber : Batam Dalam Angka 2009
Tabel 11
Banyaknya Perguruan Tinggi Menurut Jenisnya dan Kecamatan di Kota Batam
2008

Kecamatan Status Perguruan Tinggi
Negeri Swasta Jumlah
(1) (2) (3) (4)
1. Belakang Padang
2. Bulang
3. Galang
4. Sei Beduk
5. Nongsa
6. Sekupang
7. Lubuk Baja
8. Batu Ampar
9. Sagulung
10. Batam Kota
11. Batu Aji
12. Bengkong -
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
- -
-
-
-
-
1
3
-
3
-
2
- -
-
-
-
-
1
3
-
3
-
2
-
Jumlah – 9 9
* Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batam
Dari data diatas dapat dilihat bahwa Perguruan Tinggi hanya terdapat di Kec. Batu Ampar. Kec Sagulung, Kec. Batu Aji dan Kec. Bengkong. Sedangkan jumlah yang terbanyak terdapat di Kecamatan Batu Aji dengan jumlah 4 (empat) Perguruan Tinggi dengan status swasta. Sementara di Kecamatan-kecamatan lainnya belum terdapat perguruan tinggi negeri maupun swasta.

B. KONDISI YANG DIINGINKAN DAN PROYEKSI KEDEPAN

Besarnya potensi dan letak geografis yang strategis selain merupakan unggulan juga menjadi tantangan dan permasalahan. Permasalahan tersebut antara lain : masih banyak masyarakat yang belum tersentuh sarana Perpustakaan Umum maupun Perpustakaan Keliling yang mencakup seluruh wilayah Kota Batam. Begitu juga dengan halnya aparatur pemerintah maupun masyarakat umum, karena letak geografis tersebut menjadikan pemberdayaan arsip dimasing – masing instansi belum optimal. Hal ini dikarenakan masih banyak orang yang beranggapan bahwa arsip itu tidak penting untuk dikelola.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, dimungkinkan banyak arsip – arsip yang harus dikelola dan dilestarikan sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan demi tercapainya cita – cita masyarakat Kota Batam.

C. PERMASALAHAN DAN KENDALA YANG DIHADAPI

1. Belum tersedianya sarana dan prasarana Kantor.
Sehubungan dangan Peraturan Daerah (PERDA) Kota Batam nomor 11 Tahun 2007 tanggal 14 Nopember 2007 tentang pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja
Kantor Perpustakaan umum dan Arsip Kota Batam. Sambil menunggu proses pembangunan Kantor, maka untuk sementara Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip masih berada di lingkungan gedung perkantoran Walikota Batam.
Oleh karena itu untuk menjalankan fungsi, peran dan kewenangan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam guna memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal, maka perlu segera melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam.
2. Terbatasnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia bidang perpustakaan dan kearsipan.
Dengan terbentuknya Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam maka telah dapat dilaksanakan fungsi-fungsi untuk meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Namun demikian untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi disadari secara kuantitas dan kualitas sumber daya manusia apratur yang tersedia sangat terbatas.
Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan mutu kuantitas dan kualitas aparatur melalui penambahan pegawai baru (struktural dan fungsional), mengadakan pendidikan dan pelatihan secara berkala dan terencana dengan intensitas yang lebih tinggi, serta meningkatkan kesejahteraan pegawai.

3. Belum tersedianya jaringan teknologi informasi dan komunikasi.
Sehubungan dengan baru terbentuknya Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam, maka sistem manajemen pengelolaan perpustakaan dan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan sebagai penunjang peningkatan mutu pelayanan publik dan dalam mendalami ilmu pengetahuan.
4. Belum terlaksananya pembinaan dan pengawasan Perpustakaan dan Kearsipan ke Kecamatan.
Belum adanya pembinaan dan pengawasan perpustakaan dan kearsipan di Kecamatan se-Kota Batam .
5. Sistem Pemeliharaan dan perawatan buku dan arsip belum optimal.
Sistem Pemeliharaan dan perawatan buku dan arsip belum optimal dikarenakan tidak adanya sarana dan prasarana pendukung yang memadai.

BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN STRATEGI & KEBIJAKAN

A. VISI DAN MISI KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA BATAM

Perumusan visi dan misi jangka menengah Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam merupakan salah satu tahap penting penyusunan dokumen Renstra sebagai hasil dari analisis sebelumnya. Visi menjelaskan arah atau suatu kondisi ideal dimasa depan yang ingin dicapai (clarity of direction) berdasarkan kondisi dan situasi yang terjadi saat ini yang menciptakan kesenjangan (gap) antara kondisi saat ini dan masa depan yang ingin dicapai. Pernyataan visi yang artikulatif akan memberikan arah yang jelas bagaimana mencapai masa depan yang diharapkan dan mengatasi kesenjangan yang terjadi.

Adapun Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam di dalam RPJMD termasuk dalam Misi ke-3 Walikota yaitu :

Meningkatkan pelayanan prima dalam hal pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak dan terjangkau, sosial budaya, fasilitasi keimanan dan ketaqwaan, kepemudaan dan olah raga agar kualitas hidup manusia dan kecerdasan seluruh lapisan masyarakat meningkat serta pengentasan kemiskinan.

Visi Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam adalah Terwujudnya Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam sebagai Sumber Informasi dan Pengetahuan.
Sejalan dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam, upaya pencapaian Visi serta untuk memberikan arahan yang jelas dalam pelaksanaan tugas dan manajemen organisasi, maka disusun Misi sebagai berikut :
1. Mendorong masyarakat untuk belajar menuju masyarakat madani yang cerdas.
2. Menciptakan Sumber Daya Manusia pelaku pembangunan yang unggul dan berakhlak mulia.
3. Melestarikan arsip sebagai memori kolektif dan jati diri bangsa serta sebagai bahan bukti pertanggungjawaban nasional.
4. Memelihara dan melestarikan hasil karya cipta budaya bangsa, khususnya budaya bangsa.

B. TUJUAN
Visi dan Misi Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam merupakan pendukung dari salah satu sasaran yang ingin dicapai dalam Visi Pemerintah Kota Batam yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, menguasai IPTEK dan bermuatan IMTAQ yang didukung dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kualitas pelayanan Perpustakaan dan Arsip yang terjangkau bagi masyarakat. Dengan prediksi bahwa jika masyarakat dapat memanfaatkan sarana perpustakaan dan dapat memberdayakan arsip – arsip yang ada, maka diyakini masyarakat akan bertambah maju dibidang ilmu pengetahuan dan ilmu – ilmu lain yang dampaknya akan dapat mencerdaskan kehidupan masyarakat Kota Batam pada umumnya.

C. STRATEGI
Merujuk kepada Visi dan Misi serta dikaitkan dengan potensi yang ada di Kota Batam, maka strategi pembangunan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam meliputi :
1. Meningkatkan pengadaan sarana dan prasarana pendukung Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
2. Meningkatkan pengembangan Sumber Daya Manusia dibidang perpustakaan dan kearsipan yang professional dan berkualitas yang mampu bersaing dibidangnya.
3. Mengembangkan sistem manajemen pengelolaan perpustakaan dan kearsipan berbasis teknologi informasi dan komunikasi ( Filling system kearsipan berbasis sentralisasi elektronik) sebagai peningkatakan mutu pelayanan publik.
4. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan perpustakaan dan kearsipan di Kota Batam, sehingga terlaksana pengkajian dan pengembangan perpustakaan dan kearsipan dengan baik.
5. Mengembangkan minat baca kepada anak – anak, pelajar, dan masyarakat umum untuk meningkatkan ilmu pengetahuan masyarakat Kota Batam khususnya.

D. ARAH KEBIJAKAN
Arah kebijakan yang diambil Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam dalam pembangunan Perpustakaan dan Kearsipan di Kota Batam sebagai berikut :
1. Mengadakan sarana dan prasarana pendukung Perpustakaan dan Kearsipan.
2. Mengikutsertakan tenaga Perpustakaan dan Kearsipan pada diklat – diklat yang diadakan Perpustakaan Nasional, Arsip Nasional, Badan Dilkat Perpustakaan, Pusdiklat ANRI, serta Instansi terkait.
3. Melaksanakan sistem manajemen pengelolaan perpustakaan dan sistem manajemen pengelolaan kearsipan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
4. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan Perpustakaan dan Kearsipan.
5. Mengembangkan minat budaya membaca kepada masyarakat.

(PROGRAM & INDIKASI KEGIATAN lihat di exel)

(PROGRAM & INDIKASI KEGIATAN lihat di exel)

BAB V
RENCANA PROGRAM & KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA KELOMPOK, SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

A. PROGRAM DAN KEGIATAN PERPUSTAKAAN
1. Tujuan : 1. Mewujudkan perpustakaan yang berbasis teknologi informasi
dengan sistem pelayanan yang cepat dan tepat dan perpustakaan yang di kenal kepelosok masyarakat.
2. Mewujudkan hubungan kerja yang baik dan berguna bagi kemajuan perpustakaan
Sasaran : 1. Tersedianya gedung perpustakaan, sarana dan prasarana,
sistem teknologi infromasi dan perpustakaan keliling.
2. Terlaksananya pembinaan dengan Kecamatan, daerah hinterland serta terwudujnya hubungan kerja dengan pihak ketiga.
Arah kebijakan : Melaksanakan pengembangan perpustakaan.
Program : Pengembangan perpustakaan.
Kegiatan : 1. Pengembangan Gedung Perpustakaan.
2. Pengadaan sarana dan prasarana
3. Pengadaan teknologi informasi
4. Pengadaan teknologi Pengawasan.
5. Pengadaan perpustakaan keliling / perpustakaan terapung
6. Pembinaan ke Kecamatan / daerah hinterland
7. Kerjasama dengan pihak pengarang buku.
8. Sosialisasi ISBN dan ISMN
2. Tujuan : Meningkatkan pelayanan di bidang perpustakaan
Sasaran : Tersedianya tenaga perpustakaan terampil
Arah kebijakan : Meningkatkan pengetahuan bagi pengelola perpustakaan.
Program : Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)
Kegiatan : 1. Orientasi kerja.
2. Pelatihan pengelola perpustakaan.
3. Studi banding perpustakaan
4. Bimbingan Teknis (Bimtek) perawatan bahan pustaka.
3. Tujuan : Meningkatkan minat baca masyarakat dan menambah koleksi buku.
Sasaran : Mencerdaskan masyarakat Kota Batam melalui membaca.
Arah kebijakan : Meningenalakan perpustakaan kepada masyarakat dan meningkatkan
minat baca masyarakat, pelajar dan mahasiswa.
Program : Peningkatan minat baca.
Kegiatan : 1. Pengadaan buku.
2. Pengadaan buku perpustakaan untuk Kecamatan / Hinterland.
3. Sosialisasi perpustakaan dengan pengguna (reading all).
4. Pemeliharaan buku.
5. Seminar minat baca.

B. PROGRAM DAN KEGIATAN KEARSIPAN
1. Tujuan : Meningkatkan pelayanan di bidang kearsipan secara prima.
Sasaran : Tersedianya gedung, sarana dan prasarana serta teknologi informasi.
Arah kebijakan : Mengadakan sarana dan prasarana kearsipan.
Program : Peningkatan pengadaan sarana dan prasarana kearsipan.
Kegiatan : 1. Pembangunan Gedung Arsip.
2. Pengadaan sarana dan prasarana kearsipan.
3. Pengadaan teknologi informasi kearsipan.
2. Tujuan : Meningkatkan mutu sumber daya manusia yang professional dan
berkualitas.
Sasaran : Terciptanya tenaga kearsipan yang professional dan berkualitas.
Arah kebijakan : Mengikut sertakan tenaga kearsipan pada diklat – diklat yang di
adakan ANRI, Pusdiklat ANRI, serta Instansi terkait.
Program : Pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang kearsipan.
Kegiatan : 1. Kerjasama dengan Instansi terkait.
2. Mengikuti diklat – diklat tentang kearsipan.
3. Mengadakan orientasi kerja, studi banding dan magang kerja.
4. Mengikuti diskusi, seminar, lokakarya, simposium tentang
kearsipan
3. Tujuan : Menyajikan data kearsipan secara tepat dan cepat.
Sasaran : Terlaksananya sistem pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi
dan komunikasi.
Arah kebijakan : Melaksanakan sistem pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi
dan komunikasi.
Program : Peningkatan pengelolaan kearsipan.
Kegiatan : 1. Pendataan dan penelusuran Arsip.
2. Ketatalaksanaan kearsipan.
3. Pembuatan petunjuk kearsipan.
4. Pengolahan arsip.
5. Penyimpanan arsip.
6. Konservasi dan preparasi arsip (perawatan dan pemeliharaan arsip).
7. Pelayanan dan informasi kearsipan.
8. Pulikasi dan dokumentasi kearsipan.
9. Kerjasama dengan pihak swasta.
10. Sistem Pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi dan
komunikasi.
4. Tujuan : Menigkatkan pengetahuan tentang sistem kearsipan.
Sasaran : Terbinanya sistem kearsipan.
Arah kebijakan : Melaksanakan pembinaan kearsipan
Program : Pengkajian dan pengembangan kearsipan.
Kegiatan : 1. Mengadakan pengkajian dan pengembangan sitem kearsipan.
2. Mengadakan penelitian bidang kearsipan.
3. Penerbit buku, majalah, leaflet/brosur tentang kearsipan.
4. Membuat terjemahan/saduran tentang kearsipan.
5. Layanan penelitian bagi masyarakat.
Program : Pembinaan dan pengawasan kearsipan.
Kegiatan : 1. Mengadakan Sosialisasi, Bimtek, Rapat Kerja, Seminar, Lokakarya
Kearsipan.
2. Monitoring ke lembaga kearsipan, dan Instansi Pemerintah (Badan, Dinas, Kantor, Kecamatan) dan daerah hinterland.
3. Pembinaan ke lembaga kearsipan, dan Instansi Pemerintah (Badan, Dinas, Kantor, Kecamatan) dan daerah hinterland.

D. PROGRAM DAN KEGIATAN KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM
DAN ARSIP DAERAH KE KECAMATAN SE-KOTA BATAM

Program dan Kegiatan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam ke Kecamatan se-Kota Batam antara lain :
1. Pembinaan
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam menjalin kerjasama dengan Kecamatan se-Kota Batam dalam hal pengelolaan dan pemeliharaan perpustakaan dan kearsipan termasuk di dalamnya pembinaan perpustakaan dan sistem kearsipan di Kecamatan.
2. Pengawasan
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam mengadakan pengawasan terhadap pengelolaan perpustakaan dan pengawasan tentang implementasi sistem kearsipan di seluruh Kecamatan se-Kota Batam
3. Penelusuran dan Pendataan
Penelusuran dan pendataan perpustakaan dan kearsipan ini di lakukan untuk memudahkan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah dalam pengelolaan dan pemeliharaan perpustakaan dan kearsipan.
4. Pengkajian bahan pustaka dan kearsipan ini di maksudkan untuk bahan studi penelitian dan ilmu pengetahuan di Kecamatan se-Kota Batam

E. PROGRAM DAN KEGIATAN KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM
DAN ARSIP DAERAH BEKERJA SAMA DENGAN PIHAK LAIN

Program dan Kegiatan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam bekerja sama dengan pihak lain meliputi kerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, kerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia dan menjalin kerjasama dengan perpustakaan dan lembaga kearsipan daerah di seluruh provinsi se-Indonesia.
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam menjalin kerjasama dengan instansi – instansi dan lembaga – lembaga swasta se-Kota Batam. Kerjasama tersebut meliputi pembinaan, pengkajian dan pengelolaan perpustakaan dan kearsipan.
Selain menjalin kerjasama di bidang perpustakaan dan kearsipan di dalam negeri, Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam juga menjalin kerjasama dengan perpustakaan dan lembaga kearsipan di luar negeri, seperti dengan negara Singapura, Malaysia, Philipina, Belanda dan negara – negara lain yang di anggap perlu. Kerjasama ini di maksudkan untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang pengelolaan perpustakaan dan kearsipan di masing – masing negara tersebut.

(MATRIX CAPAIAN TARGET PROGRAM RPJMD lihat di exel)

(MATRIX CAPAIAN TARGET PROGRAM RPJMD lihat di exel)

(MATRIX CAPAIAN TARGET PROGRAM RPJMD lihat di exel)

BAB VI
INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU KEPADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD KOTA BATAM

Indikator Kinerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam, mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD Kota Batam dalam 5 tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD Kota Batam tahun 2011-2016

Dapat dijabarkan didalam tabel RPJMD Kota Batam tahun 2011-2016 sebagai berikut :

Tabel VI.1
Indikator Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Batam Yang Mencgacu Pada Tujuan dan Sasaran RPJMD Kota Batam

No Indikator Kondisi Kinerja Pada Awal Periode RPJMD Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja Pada Akhir Periode RPJMD

Tahun 0
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Meningkatnya minat baca siswa di kota dan wilayah Hinterland Ada 25% 30% 35% 45% 90% Ada

2 Pelayanan perpustakaan daerah Kota Batam Telah memiliki pelayanan induk 32% 33% 55% 77% 100% Terlaksananya pelayanan perpustakaan daerah Kota Batam
3 Koleksi perpustakaan daerah Kota Batam Ada 38% 42% 65% 70% 85% Ada
4 Terselenggaranya orientasi dan pembekalan bagi Camat dan Lurah Se-Kota Batam
Tidak Ada 0% 0% 0% 0% 0% Tidak Ada
Meningkatnya kinerja aparatur Tidak Ada 0% 0% 0% 0% 0% Tidak Ada
5 Terlaksananya Administrasi Perkantoran Ada 28% 43% 61% 79% 100% Terlaksananya pelayanan administrasi perkantoran 100%
6 Terpenuhnya kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran
Ada 20% 40% 60% 80% 100% Tersedianya pemeliharaan dan fasilitas sarana dan prasarana perkantoran KPAD
7 Meningkatnya kualitas SDM aparatur Ada 27% 45% 60% 75% 100% Meningkatnya sumberdaya aparatur dan disiplin pegawai KPAD

6.2 PENUTUP

Perubahan paradigma pembangunan nasional dari kebijakan dan wewenang yang dikendalikan secara terpusat (sentralisasi) ke pemberian wewenang kepada kepala daerah Kabupaten/Kota untuk mengendalikan kegiatan pembangunan secara otonomi (desentralisasi), telah memberikan harapan yang besar kepada setiap daerah Kabupaten/Kota untuk tumbuh dan berkembang dengan cepat, dengan tetap memperhatikan aspek persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk memenuhi tuntutan dan harapan pembangunan tersebut, Kantor Perpustakaan Umum Dan Arsip Daerah Kota Batam telah berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan pembangunan, dengan memanfaatkan segenap potensi yang ada di daerah. Salah satu wujud dari upaya dimaksud adalah dengan menyusun Rencana Strategis Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Tahun 2011-2016.

Pada dasarnya Rencana Strategis Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam merupakan dokumen perencanaan taktis strategis yang menjabarkan potret permasalahan pembangunan daerah serta indikasi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan dimaksud secara terencana dan bertahap melalui sumber pembiayaan APBD, dengan mengutamakan kewajiban wajib, disusul kewenangan lainnya sesuai dengan prioritas dan kebutuhan daerah.

Rencana Strategis Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam Tahun 2011-2016 berkedudukan dan berfungsi antara lain merupakan alat Bantu yang terukur bagi rujukan penilaian kinerja Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam pada setiap akhir tahun anggaran, dengan menggunakan sedapat mungkin lima tolok ukur yaitu masukan (inputs), keluaran (outputs), hasil (outcomes), manfaat (benefits) dan dampak (impacts). Oleh karenanya Rencana Strategis ini merupakan hasil kesepakatan antara Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Batam dengan stafnya.

Sukses tidaknya kegiatan penyusunan Rencana Strategis Kantor Perpustakaan umum dan Arsip Kota batam Tahun 2011-2016 tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan berbagai pihak baik dalam memberikan informasi maupun berupa sumbangan pemikiran (sharring pendapat).

Agar Rencana Strategis yang telah disusun ini mendaoatkan manfaat bagi pembangunan Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam kedepan, maka dalam implementasinya perlu adanya komitmen, semangat, tekad, kemauan, kemampuan dan etos kerja yang tinggi yang ditunjukan melalui kesungguhan, kejujuran,dan keterbukaaan tidak hanya oleh segenap aparatur Kantor Perpustakan Umum dan Arsip Kota Batam saja, melainkan juga semua stakeholder yang ada dilingkungan Kota Batam.

Rencana Strategis merupakan proses yang berkelanjutan, oleh karena itu agar mampu dan responsive terhadap perkembangan tehadap situasi yang sangat dinamis baik dalam aspek kenegaraan, politik, ekonomi maupun social budaya maka secara periodic perlu diupayakan untuk dilakukan revisi baik secara parsial maupun menyeluruh.

PROGRAM & INDIKASI KEGIATAN

NAMA SKPD KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA BATAM
Tugas dan Fungsi Tugas :
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip mempunyai tugas pokok melksanakan pengelolaan Perpustakaan dan Arsip sesuai Kebijakan Kepala Daerah

Fungsi :
Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip mempunyai fungsi sebagai, Perumus kebijakan teknis pengelolaan perpustakaan dan arsip daerah, Penyusun dan pelaksana RENSRA dan RKA tahunan, Pelestarian bahan pustaka karya cetak dan karya ilmiah, Pelayanan perpustakaan pada masyarakat, Pelaksana kerjasama tentang perpustakaan dengan instansi lain, Pembina pengelolaan arsip dinamis dilingkungan PEMDA, Laynana jasa kearsipan bagi perangkat daerah, Pengelolaan arsip statis yang telah diakusisi, Pengendalian dan pengawasan terhadap penyelenggaraan kerasipan di lingkungan PEMDA, Pembentukan jaringan informasi arsip statis di lingkungan PEMDA, Pembinaan tenaga fungsional pustakawan dan arsiparis di lingkungan PEMDA, Pengelolaan administrasi umum, Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi serta pelaksanaan tugas-tugas lain.
A. PROGRAM, INDIKATOR PROGRAM DAN TARGET CAPAIAN
NO USULAN PROGRAM PENJELASAN KETERKAITAN DENGAN MISI PENJELASAN KETERKAITAN ISU STRATEGIS INDIKATOR PROGRAM KONDISI KERJA PADA AWAL RPJMD TARGET CAPAIAN
2012 2013 2014 2015 2016
(1) (2) (3) (4) (5) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
PRIORITAS
1 Program Pengembangan Misi 3 Sarana dan prasarana Gedung Perpustakaan 0 0 1 0 0 0
Budaya Baca dan Meningkatkan pelayanan Prima dalam hal Pendidikan, Kesehatan Perumahan yang Layak dan terjangkau, Sosial Budaya fasilitasi keimanan dan ketaqwaan, kepemudaan dan olah raga agar kwalitas hidup manusia dan kecerdasan seluruh lapisan masyarakat serta Pengentasan kemiskinan perpustakaan masih kurang
Pembinaan Perpustakaan memadai
Pengunjung perpustakaan Pelayanan Perpustakaan 14% 25% 30% 35% 45% 90%
akses masyarakat Hinterland daerah Kota Batam
ke perpustakaan yang masih
minim di perpustakaan daerah
Koleksi bahan perpustakaan Koleksi Perpustakaan 32% 38% 42% 65% 70% 85%
yang kurang lengkap daerah Kota Batam

2 Program Pnyelamatan dan Misi 5 Sarana dan prasarana kerasipan Depo Arsip 0 0 0 1 0 0
Pelestarian Dokumen/ Arsip Mewujudkan Pelaksanaan Pemerintahan yang baik, bersih dan beribawa. yang kurang memadai.
Daerah
Tersedianya informasi arsip Arsip statis 20% 30% 35% 50% 55% 70%
daerah
UMUM
1 Program pelyanan Misi 5 Penyediaan kebutuhan belum Tingkat Pemenuhan Kebutuhan 50% 60% 70% 80% 901% 100%
administrasi perkantoran Mewujudkan Pelaksanaan Pemerintahan yang baik, bersih dan beribawa. sesuai dengan kebutuhan,
lambat dalam penyediaan, dll

Rencana Strategis Kantor perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam Tahun 2011-2016 31

2 Peningkatan Disiplin Misi 5 Pakain dinas masih kurang Tingkat Kebutuhan Pakaian 70% 75% 80% 85% 90% 100%
Aparatur Mewujudkan Pelaksanaan Pemerintahan yang baik, bersih dan beribawa. variasi/ monoton Dinas

3 Program Peningkatan Misi 5 Kurangnya sumber daya Tingkat Kebutuhan Sumber 60% 65% 70% 75% 80% 90%
Kapasitas Sumber Daya Mewujudkan Pelaksanaan Pemerintahan yang baik, bersih dan beribawa. aparatur di bidang perpus- Daya Aparatur
Aparatur takaan dan kearsipan
4 Program Peningkatan Misi 5 Kurangnya sarana dan prasarana Tingkat Kebutuhan Sarana 50% 55% 65% 70% 80% 95%
Sarana dan Prasarana Mewujudkan Pelaksanaan Pemerintahan yang baik, bersih dan beribawa. aparatur yang kurang memadai dan Prasarana Aparatur
Aparatur


Selamat Datang di Website Kantor Perpustakaan Umum Dan Arsip Kota Batam

KATA PENGANTAR

 

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugerahkan berbagai nikmat tak terhingga kepada hamba – hambanya, seiring dengan rahmatnya Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam telah dapat menyelesaikan laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah ( LAKIP ) dengan waktu yang telah ditentukan.

Sesuai dengan Visi dan Misi Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Batam yaitu “ Terwujudnya pemerataan kesempatan belajar bagi lapisan masyarakat dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan serta pelestarian Arsip sebagai ilmu pengetahuan dan informasi untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berwawasan Iman dan Tagwa”

Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya dan menjadikan komitmen bersama untuk menghasilkan kinerja yang optimal.

Batam,      Januari 2012

KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM

DAN ARSIP KOTA BATAM

KEPALA,

Drs. AUNAR KARIMSU

PEMBINA TK I. NIP 19581224 198003 1 006