Berita Terbaru

KUNJUNGAN KERJA RSUD NATUNA

IMG_0279 ok IMG_0285 OK IMG_0301 OK


KUJUNGAN KERJA KOMISI IV DPRD KABUPATEN WAJO BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN RSUD WAJO – PROVINSI SULAWESI SELATAN 27 NOVEMBER 2014

IMG_9581 IMG_9599 IMG_9606


KUNJUNGAN TIM SURVEI BAKTI SOSIAL DARI SINGAPORE 17 NOVEMBER 2014

 

IMG_9138 IMG_9140


STUDI BANDING RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) LAHAT – SUMATRA SELATAN 11 NOVEMBER 2014

IMG_9012 IMG_9001 IMG_8964


PELATIHAN PERAWATAN LUKA (WOUND CARE) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH

IMG_8510 IMG_8479

Perawat adalah tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Dalam memberika pelayanan keperawatan, tenaga perawat bertanggung jawab dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai kebutuhan pasien terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan kemampuan melaksanakan penanganan masalah kesehatannya. Pelayanan keperawatan yang diberikan oleh perawat dapat dilaksanakan di institusi sarana pelayanan kesehatan maupun dalam bentuk praktik mandiri perawat.

kenapa luka ? karena luka merupakan masalah yang sering dihadapi dalam dunia medis. Oleh sebab itu perawatan luka oleh semua tenaga kesehatan, penatalaksanaan perawat luka yang komprenshif merupakan modal utama bagi sebuah institusi kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh kepada Pasien. Maka dari itu RSUD Embung Fatimah Kota Batam mengadakan Pelatihan Perawatan Luka (Wound Care) yang dilaksanankan pada tanggal 27 s/d 30 Oktober 2014 acara ini khusus bagi perawat RSUD Embung Fatimah.

Tujuan ;

  1. Peserta mampu memberikan asuhan keperawatan pasien dengan luka secara holistic sesuai dengan kewenangan standart yamg telah ditetapkan oleh organisasi
  2. Mengkaji luka terhadap pasien yang memerlukan perawatan, Memeriksa factor penunjang dalam penegakan diagnose luka, Merencanakan perawatan yang akan dilakukan berdasarkan analisa data dan Menetukan jenis balutan yang tepat, akurat dan efisien dalam mendukung kesembuhan luka pada pasien luka
  3. Memberikan informasi kesehatan kepada pasien, keluarga dan masyarakat sekitar peningkatan kualitas hidup serta berkerjasama dengan tenaga kesehatan lainnya sesuai dengan kebutuhan untuk dapat mendukung proses penyembuhan luka

KOMINITAS PENDERITA KANKER GELAR SEMINAR DI RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM

IMG_8238 OK IMG_8229 ok

Kominitas Penderita Kanker Kota Batam bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Menggelar seminar tentang gejala penyakit kanker (Payudara, rahim, dan prostat) pada tanggal 17 Oktober 2014 di ruang Aula Manajemen Lantai II RSUD Embung Fatimah.

Seminar ini diikuti 70 orang yang sebagian besar adalah kaum perempuan dan lansia ini. kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian mengenai penyakit kankar, penyebab maupun pencegahannya.

Dalam seminar yang disampaikan oleh Dr Indra Hidaya Siregar, SP.K, Onk dimulai dengan mendefinisikan kanker, gejala-gejalanya kemudian disebutkan beberapa penyebab kanker, selain dari faktor keturunan atau genetik, disebutkan juga beberapa dari faktor makanan, dan penyebadap rasa.

 


PELATIHAN IN HOUSE TRAINING PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

IMG_7885 ok IMG_7848

Kejadian infeksi nasokomial adalah infeksi yang di dapat atau timbul pada waktu pasien di rawat di Rumah Sakit. bagi pasien di Rumah Sakit ini merupakan persoalan serius yang dapat menjadi penyebab langsung atau tidak langsung penyebab Kematian pasien. beberapa kejadian infeksi mungkin bukan penyebab kematian melainkan pasien lama di rawat di Rumah Sakit. Yang berarti pasien harus lebih banyak mengeluarkan biaya dan juga pihak Rumah Sakit harus mengeluarkan biaya yang mahal karena kuman yang berada di Rumah Sakit atau kuman yang di bawa oleh pasien itu sendiri, yaitu kuman endogen.Dari batasan ini dapat di simpulkan bahwa kejadian infeksi yang secara potensial dapat di cegah. Untuk itu dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kebersihan perlu adanya program pemantauan dan evaluasi terhadap kejadian infeksi di Rumah Sakit menurunkan kejadian infeksi nasokomial di Rumah Sakit.

Dalam rangka efisiensi dan efektifitas pelaksanan tugas di RSUD Embung Fatimah Kota Batam maka kami ingin melaksanakan pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi bagi petugas RSUD Embung Fatimah yang diselenggarakan pada tanggal 25 s.d 27 September 2014, sehingga angka kejadian infeksi nasokomial dapat di minimalisasi.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah:

Agar seluruh SDM yang bekerja di RSUD Embung Fatimah dapat mengaplikasikan ilmu yang di   dapat khususnya tentang PPI Rumah Sakit, sehingga dapat mengurangi infeksi nasokomial yang dapat terjadi sewaktu waktu.


TRAINING SERVICE EXCELLENCE (ESQ)

IMG_7617

IMG_7594Dalam era linngkungan bisnis yang semakin kompetitif saat ini, salah satu upaya Rumah Sakit menciptakan keunggulan adalah melalui pelayanan prima (Service Excellence). Tujuan dari pelayanan prima tersebut adalah untuk mepertahankan pelanggan yang sudah ada (Existing Client) dan untuk mendapatkan pelanggan baru (New Client). Namun pelayanan prima saja tidak cukup karena pelanggan mengharapkan pelayanan yang disampaikan dengan penuh ketulusan.

Lalu bagaimana cara membangun mindset serta skill agar karyawan yang berhadapan langsung dengan pelanggan ataupun kita sendiri dapat memberikan pelayanan yang penuh perhatian, kasih sayang dan bahkan dengan tulus ikhlas, maka dari itu RS Embung Fatimah menyelenggarakan pelatihan Service Excellence (ESQ) bagi karyawan Rumah Sakit.

Manfaat ESQ :

-  Membangun kesadaran bahwa pelayanan adalah aktualisasi nilai kasih sayang yang sudah ada dalam diri setiap manusia

-  Memberikan pemahaman makna mulia dibalik melayani

-  Memberikan cara dan tips melayani yang dilandasi oleh help mindset dan diwujudkan melalui emphatic listening, situation   analysis, accurate response dan total action

-  Memahami gaya dan kebutuhan komunikasi yang berbeda

-  Membangun & memiliki empati untuk menyesuaikan gaya komunikasi


SEMINAR SEHARI HUBUNGAN KINERJA DENGAN PENERAPAN REMUNERASI BERDASARKAN PERMENKES 625 TAHUN 2010

Remunerasi merupakan imbal jasa yang manfaatnya diterima pegawai berupa komponen – komponen untuk penghargaan atas pekerjaan dan penghargaan atas kinerja di samping untuk perlindungan keamanan pegawai dalam bekerja maupun penghargaan atas masa kerja pegawai.

Ketentuan dalam sistem remunerasi harus diatur sedemikian rupa secara jelas dan terkendali implamentasinya sehingga melalui sistem remunerasi tersebut pegawai akan mendapatkan rasa aman, berharga dan merasa diperlukan adil serta memilik daya dorong motivasi dalam mendukung sasaran usaha serta pengembangan BLU Rumah Sakit.

dari hasil pentingnya sebuah Remunerasi maka Rumah Sakit Embung Fatimah Kota Batam membuat acara “Seminar Sehari Dengan Penerapan Remunerasi Berdasarkan Permenkes No.625 Tahun 2010” di Rumah Sakit Embung Fatimah pada tanggal 23 Mei 2014.

Tujuan :

  1. menyusun dan penetapan sistem remunerasi ini bertujuan untuk mendukung strategi usaha Rumah Sakit dalam menjalankan Visi dan Misinya. Dengan menyelesaikan kondisi dan kemampuan keuangan masing – masing Rumah Sakit serta mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku
  2. pedoman ini dimaksudkan sebagai acuan kerangka berpikir, prinsip – prinsip dan ketentuan dasar sebagai landasan penyusunan sistem remunerasi pegawai BLU Rumah Sakit.

PELATIHAN SERVICE EXCELLENT (ESQ Chracter Building & Service From Heart Training) Menuju Pelayanan Prima

Rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan rujukan spesialis dan sub spesialis dituntut untuk dapat memberikan pelayan yang prima. RS Embung Fatimah Kota Batam sebagai satu-satunya RS Pemerintah Milik Pemko Batam terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

RS Embung Fatimah kota batam melaksanakan pelatihan service excellent (ESQ Chracter Building & Service From Heart Training) bagi karyawan rumah sakit. Pelatihan service excellent ditujukan untuk menanamkan misi , visi, nilai dan makna kepada seluruh pegawai RS Embung Fatimah Kota Batam, sehingga mereka buy in dan termotivasi untuk mewujudkannya. Dengan tujuan akhir  terwujudkan pelayan prima.

Topik utama yang dilaksanakan pelatihan adalah tentang personal values, komitmen yang berdasarkan pada nilai, makna bekerja dan melayani, esensi melayani serta membangun karakter.

Pelatihan dilaksanakan di Hotel PIH Batam Center,  pada tanggal 21 s/d 24 Mei 2014. Peserta pelatihan 100 orang yang diselenggarakan dalam dua gelombang . Peserta terdiri dari Dokter spesialis, dokter, dokter gigi, perawat, bidan dan staf RS Embung Fatimah Kota Batam. Dengan tim trainer dari ACT Consulting.

 


PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) BEKERJASAMA DENGAN PERSI DI RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM

Dalama rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan dan pengendalian infeksi bagi tenaga kesehatan dilingkungan RSUD. Maka dilaksanakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang bekerja sama dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dilaksanakan pada tanggal 27 sampai dengan 29 maret 2014 yang bertempat di RSUD Embung Fatimah Kota Batam

Tujuan :

  1. Agar seluruh SDM kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit ini dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan khususnya tentang pencegahan dana pengendalian infeksi di Rumah Sakit, sehingga dapat mengurangi infeksi nosokomial yang dapat terjadi sewaktu – waktu.
  2. Memahami arti pentingnya penerapan PPI dalam Akreditasi Versi 12
  3. Pemenuhan Kompetensi Perawat dalam hal PPI.

 


SEMINAR SEHARI TENTANG PENETAPAN JASA MEDIK DAN REMUNERASI DALAM KONTEK BPJS – JKN

Remunerasi merupakan salah-satu unsur yang cukup penting untuk diketahui oleh para manajer Rumah Sakit karena menyangkut biaya kehidupan dan penghidupan seluruh karyawan. Seringkali ketidakseimbangan upah, gaji atau insentif antara kelompok dokter, paramedik perawat / non perawat, tenaga administratif serta tingkatan manajer Rumah Sakit menyebabkan terjadinya konflik yang berkepanjangan dan menyebabkan menurunnya komitmen karyawan terhadap organisasi. Karenanya perlu pemahaman bagaimana sistem insentif dapat dikembangkan dan disesuaikan berdasarkan melalui beberapa pendekatan yang lebih fleksibel.

Dalam rangka membantu manajemen RS memahami dan mampu menyusun Sistem Remunerasi, maka RSUD Embung Fatimah Kota Batam menyelenggarakan “seminar sehari tentang Penetapan Jasa Medik dan Remunerasi dalam Kontek BPJS – JKN”  pada tanggal 20 maret 2014 dengan narasumber dr. Hanna Permana Subanegara, MARS.

Tujuan

  1. Mewujudkan transparasi manajemen Rumah Sakit
  2. Memelihara kepercayaan masyarakat kepada manajemen Rumah Sakit.
  3. Terukurnya kinerja karyawan sehingga dapat mewujudkan sistem distribusi insentif atau remunerasi Rumah Sakit berbasis kinerja.
  4. Memahami keterkaitan antara sistem remunerasi.

DOKUMENTASI PELATIHAN MANAJEMEN REKAM MEDIS TAHUN 2014

Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang dikenakan kepada seorang pasien. Pelatihan manajemen rekam medis yang dilaksanakan di RSUD Embung Fatimah pada tanggal 14 sampai dengan 15 maret 2014 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan memahami bagai mana dalam pelaksaan rekam medis agar tidak terjadi kesalahan tindakan oleh dokter karena dokter tidak mengetahui riwayat penyakit yang pernah dialami oleh pasien, rekam medis juga dapat menyelamatkan pasien maupun pihak pelayanan kesehatan jika terjadi sesuatu pada pasien karena didalam berkas rekam medis terdapat catatan – catatan tentang tindakan – tindakan yang dilakukan dan catatan – catatan tentang perkembangan kesehatan pasien serta terdapat catatan persetujuan tindakan dan penolakan.

Diantara semua manfaat rekam medis tersebut, salah satu manfaat terpenting yaitu aspek legal rekam medis. Dalam kasus malpraktek medis, keperawatan, maupun farmasi, rekam medis merupakan salah satu bukti tertulis yang sangat penting. Berkas rekam medis yang baik dan lengkap dapat membantu baik dokter maupun pihak Rumah Sakit khususnya dalam sebuah perkara medis yang membutuhkan pembuktian, baik untuk perkara di dalam maupun diluar pengadilan

Tujuan

  1. Peserta memahami rekam medis sesuai standar akreditasi Rumah Sakit.
  2. Peserta dapat menyusun rekam medis dengan baik dan dapat mengambil rekam medis kembali saat dibutuhkan dengan mudah sehingga membantu proses Akreditasi Rumah Sakit.
  3. Peserta dapat melengkapi rekam medis sesuai standar akreditasi Rumah Sakit
  4. Peserta memahami konsep pengkodean diagnosis dalam sistem jaminan Kesehatan Nasional.
  5. Peserta memahami aspek hukum rekam medis.

DOKUMENTASI PELATIHAN BTCLS TAHUN 2014

Pada tanggal 3 Maret sampai dengan 7 Maret 2014 RSUD Embung Fatimah kota Batam bekerja sama dengan SOS Profesional mengadakan Pelatihan tentang BTLS (Basic Trauma Life Support) yang di ikuti oleh Tenaga Medis yang ada di Kota Batam.  BTLS  adalah pelatihan yang ditujukan kepada perawat dan  tenaga paramedis  untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani penderita gawat darurat karena trauma.

Saat ini kecelakaan/trauma dan penyakit kardiovaskuler menduduki peringkat lima besar penyebab kematian di Indonesia. Kematian terjadi biasanya karena ketidakmampuan petugas kesehatan untuk menangani penderita pada fase gawat darurat (Golden Period). Ketidakmampuan tersebut biasa disebabkan oleh tingkat keparahan, kurang memadainya peralatan, belum adanya sistem yang terpadu dan pengetahuan dalam penanggulangan darurat yang masih kurang. Pengetahuan dalam menanggulangi penderita gawat darurat memegang porsi yang paling besar dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pada banyak kejadian penderita gawat darurat trauma dan kardiovaskuler justru meninggal atau mengalami kecelakaan yang diakibatkan karena kesalahan dalam melakukan pertolongan.

kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk :

  1. Peserta memahami system penanggulangan penderita gawat darurat terpadu.
  2. Peserta memahami konsep dasar penanggulangan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma sesuai standar internasional.
  3. Peserta mampu mengenali keadaan yang mengancam nyawa pada penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma.
  4. Peserta mampu melakukan penanggulangan / penanganan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma berdasarkan prioritas masalah.
  5. Peserta mampu melakukan triage baik dilokasi bencana atau di Unit  Gawat Darurat  (UGD).
  6. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma yang memadai untuk bekerja di UGD, ICU, Klinik, Puskesmas dan Ambulans Gawat Darurat.

DOKUMENTASI DOKUMENTASI PELATIHAN MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PROFESSIONAL (MAKP)

Pada tanggal 19 Februari sampai dengan 22 Februari 2014 RSUD Embung Fatimah Kota Batam memberikan pelatihan Manajemen asuhan keperawatan professional (MAKP) bekerja sama dengan Pusat pengembangan Kesehatan Carolus (PPKC) yang telah bersertifikat TOT dan berpengalaman dibidangnya.

Manajemen Asuhan Keperawatan Professional (MAKP) adalah suatu sistem (Struktur, Proses, dan nilai – nilai professional) yang memungkinkan perawat professional mengatur pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan, yang dapat menompang pemberian asuhan tersebut.

Tujuan

  1. Perawat mampu malakukan Asuhan Keperawatan sevara Profesional
  2. Perawat mamahami Konsep / Methede Asuhan Keperawatan Profesional dalam pemberian Asuhan Keperawatan pada pasien dan keluarganya
  3. Dapat melaksanakan sistem pendokumentasian sesuai dengan standar Keperawatan secara professional.

Hasil yang diharapkan

  1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perawat, tentang Asuhan Keperawatan Profesional di RSUD Embung Fatimah Kota Batam
  2. Penerapan Model Asuhan Keperawatan Profesional sesuai dengan standard dan perundang – undangan yang berlaku
  3. Didapatkannya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Rumah Sakit khususnya tentang proses Asuhan Keperawatan Profesional

DOKUMENTASI PELATIHAN PHLEBOTOMY

Seiring berkembangan pengetahuan dan teknologi kesehatan, maka salah satu sarana kesehatan berupa laboratorium klinik berkembang dengan pesat. Perkembangannya tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan dan perkembangan laboratorium juga didukung oleh factor keterampilan petugas laboratorium dan tenaga keperawatan.

Laboratorium harus memiliki prosedur yang jelas dalam teknik pengambilan darah, dalam hal ini meliputi diantaranya adalah persiapan alat dan pengambilan darah yang tepat. Untuk meningkatkan keterampilan dalam pengambilan pada pasien maka diperlukan pelatihan bagi petugas kesehatan yang terkait, dalam hal ini adalah pelatihan Phlebotomy. Dengan pelatihan Phlebotomy pada tanggal 18 Februari 2014 diharapkan keterampilan Phlebotomy petugas analis kesehatan dan perawat semakin baik dan tingkat kegagalan pun berkurang.

Tujuan

-   Untuk meningkatkan keterampilan Phlebotomy tenaga analis, perawat ruangan dan bidan RSUD Embung Fatimah Kota Batam

-   Menurunkan angka kegagalan dalam pengambilan darah pada pasien.

Manfaat

-  Meningkatnya keterampilan petugas dalam pengambilan darah pada pasien

Dampak dari kegiatan pelatihan :

-  Petugas mempunyai bakal pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan

-  Meningkatnya kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan


STRUKTUR ORGANISASI


Visi dan Misi, Motto, Value ( Nilai Budaya Luhur )

 

 

MOTTO

” Melayani Penuh Kasih “

 

 

VALUE ( Nilai Budaya Luhur

” Melayani Pasien Dengan Ketulusan, Integritas Yang Tinggi

Serta Profesional “


10 PENYAKIT TERBANYAK th.2011 RAWAT INAP

10 penyakit terbanyak


PELATIHAN PENDERITA GAWAT DARURAT OBSTETRI DAN NEONATUS (PPGDON)

IMG_7209 okIMG_7292 ok

Pada tanggal 31 Agustus sampai dengan 2 September 2014 RSUD Embung Fatimah Kota Batam bekerja sama dengan SOS Profesional mengadakan Pelatihan PPGDON yang mana dirancang secara komprehensif dan spesifik untuk dapat membangun kompetensi tenaga kesehatan dalam bidang khusus penanganan obstetric dan kegawat daruratan Neonatus, karenanya rancang bangun Pelatihan PPGDON ini di desain sedemikian rupa untuk mampu menjabarkan setiap target kompotensi dalam serangkaian proses pembelajaran yang utuh meliputi pembelajaran dari aspek knowledge, skill dan attitude, sehingga ketiga domain kompetensi tersebut dapat membentuk karakter professional para peserta

Tujuan

-  Peserta mampu memberikan pertolongan bantuan Hidup Dasar (BHD) pada pasien yang mengalami trauma, gangguan Pulmonary, keadaan kegawatdaruratan Obstetric dan ke kegawatdaruratan Neonatus