SEMINAR SEHARI TENTANG PENETAPAN JASA MEDIK DAN REMUNERASI DALAM KONTEK BPJS – JKN

Remunerasi merupakan salah-satu unsur yang cukup penting untuk diketahui oleh para manajer Rumah Sakit karena menyangkut biaya kehidupan dan penghidupan seluruh karyawan. Seringkali ketidakseimbangan upah, gaji atau insentif antara kelompok dokter, paramedik perawat / non perawat, tenaga administratif serta tingkatan manajer Rumah Sakit menyebabkan terjadinya konflik yang berkepanjangan dan menyebabkan menurunnya komitmen karyawan terhadap organisasi. Karenanya perlu pemahaman bagaimana sistem insentif dapat dikembangkan dan disesuaikan berdasarkan melalui beberapa pendekatan yang lebih fleksibel.

Dalam rangka membantu manajemen RS memahami dan mampu menyusun Sistem Remunerasi, maka RSUD Embung Fatimah Kota Batam menyelenggarakan “seminar sehari tentang Penetapan Jasa Medik dan Remunerasi dalam Kontek BPJS – JKN”  pada tanggal 20 maret 2014 dengan narasumber dr. Hanna Permana Subanegara, MARS.

Tujuan

  1. Mewujudkan transparasi manajemen Rumah Sakit
  2. Memelihara kepercayaan masyarakat kepada manajemen Rumah Sakit.
  3. Terukurnya kinerja karyawan sehingga dapat mewujudkan sistem distribusi insentif atau remunerasi Rumah Sakit berbasis kinerja.
  4. Memahami keterkaitan antara sistem remunerasi.

DOKUMENTASI PELATIHAN MANAJEMEN REKAM MEDIS TAHUN 2014

Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang dikenakan kepada seorang pasien. Pelatihan manajemen rekam medis yang dilaksanakan di RSUD Embung Fatimah pada tanggal 14 sampai dengan 15 maret 2014 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan memahami bagai mana dalam pelaksaan rekam medis agar tidak terjadi kesalahan tindakan oleh dokter karena dokter tidak mengetahui riwayat penyakit yang pernah dialami oleh pasien, rekam medis juga dapat menyelamatkan pasien maupun pihak pelayanan kesehatan jika terjadi sesuatu pada pasien karena didalam berkas rekam medis terdapat catatan – catatan tentang tindakan – tindakan yang dilakukan dan catatan – catatan tentang perkembangan kesehatan pasien serta terdapat catatan persetujuan tindakan dan penolakan.

Diantara semua manfaat rekam medis tersebut, salah satu manfaat terpenting yaitu aspek legal rekam medis. Dalam kasus malpraktek medis, keperawatan, maupun farmasi, rekam medis merupakan salah satu bukti tertulis yang sangat penting. Berkas rekam medis yang baik dan lengkap dapat membantu baik dokter maupun pihak Rumah Sakit khususnya dalam sebuah perkara medis yang membutuhkan pembuktian, baik untuk perkara di dalam maupun diluar pengadilan

Tujuan

  1. Peserta memahami rekam medis sesuai standar akreditasi Rumah Sakit.
  2. Peserta dapat menyusun rekam medis dengan baik dan dapat mengambil rekam medis kembali saat dibutuhkan dengan mudah sehingga membantu proses Akreditasi Rumah Sakit.
  3. Peserta dapat melengkapi rekam medis sesuai standar akreditasi Rumah Sakit
  4. Peserta memahami konsep pengkodean diagnosis dalam sistem jaminan Kesehatan Nasional.
  5. Peserta memahami aspek hukum rekam medis.

DOKUMENTASI PELATIHAN BTCLS TAHUN 2014

Pada tanggal 3 Maret sampai dengan 7 Maret 2014 RSUD Embung Fatimah kota Batam bekerja sama dengan SOS Profesional mengadakan Pelatihan tentang BTLS (Basic Trauma Life Support) yang di ikuti oleh Tenaga Medis yang ada di Kota Batam.  BTLS  adalah pelatihan yang ditujukan kepada perawat dan  tenaga paramedis  untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani penderita gawat darurat karena trauma.

Saat ini kecelakaan/trauma dan penyakit kardiovaskuler menduduki peringkat lima besar penyebab kematian di Indonesia. Kematian terjadi biasanya karena ketidakmampuan petugas kesehatan untuk menangani penderita pada fase gawat darurat (Golden Period). Ketidakmampuan tersebut biasa disebabkan oleh tingkat keparahan, kurang memadainya peralatan, belum adanya sistem yang terpadu dan pengetahuan dalam penanggulangan darurat yang masih kurang. Pengetahuan dalam menanggulangi penderita gawat darurat memegang porsi yang paling besar dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pada banyak kejadian penderita gawat darurat trauma dan kardiovaskuler justru meninggal atau mengalami kecelakaan yang diakibatkan karena kesalahan dalam melakukan pertolongan.

kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk :

  1. Peserta memahami system penanggulangan penderita gawat darurat terpadu.
  2. Peserta memahami konsep dasar penanggulangan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma sesuai standar internasional.
  3. Peserta mampu mengenali keadaan yang mengancam nyawa pada penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma.
  4. Peserta mampu melakukan penanggulangan / penanganan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma berdasarkan prioritas masalah.
  5. Peserta mampu melakukan triage baik dilokasi bencana atau di Unit  Gawat Darurat  (UGD).
  6. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma yang memadai untuk bekerja di UGD, ICU, Klinik, Puskesmas dan Ambulans Gawat Darurat.

DOKUMENTASI DOKUMENTASI PELATIHAN MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PROFESSIONAL (MAKP)

Pada tanggal 19 Februari sampai dengan 22 Februari 2014 RSUD Embung Fatimah Kota Batam memberikan pelatihan Manajemen asuhan keperawatan professional (MAKP) bekerja sama dengan Pusat pengembangan Kesehatan Carolus (PPKC) yang telah bersertifikat TOT dan berpengalaman dibidangnya.

Manajemen Asuhan Keperawatan Professional (MAKP) adalah suatu sistem (Struktur, Proses, dan nilai – nilai professional) yang memungkinkan perawat professional mengatur pemberian asuhan keperawatan termasuk lingkungan, yang dapat menompang pemberian asuhan tersebut.

Tujuan

  1. Perawat mampu malakukan Asuhan Keperawatan sevara Profesional
  2. Perawat mamahami Konsep / Methede Asuhan Keperawatan Profesional dalam pemberian Asuhan Keperawatan pada pasien dan keluarganya
  3. Dapat melaksanakan sistem pendokumentasian sesuai dengan standar Keperawatan secara professional.

Hasil yang diharapkan

  1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perawat, tentang Asuhan Keperawatan Profesional di RSUD Embung Fatimah Kota Batam
  2. Penerapan Model Asuhan Keperawatan Profesional sesuai dengan standard dan perundang – undangan yang berlaku
  3. Didapatkannya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Rumah Sakit khususnya tentang proses Asuhan Keperawatan Profesional

DOKUMENTASI PELATIHAN PHLEBOTOMY

Seiring berkembangan pengetahuan dan teknologi kesehatan, maka salah satu sarana kesehatan berupa laboratorium klinik berkembang dengan pesat. Perkembangannya tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan dan perkembangan laboratorium juga didukung oleh factor keterampilan petugas laboratorium dan tenaga keperawatan.

Laboratorium harus memiliki prosedur yang jelas dalam teknik pengambilan darah, dalam hal ini meliputi diantaranya adalah persiapan alat dan pengambilan darah yang tepat. Untuk meningkatkan keterampilan dalam pengambilan pada pasien maka diperlukan pelatihan bagi petugas kesehatan yang terkait, dalam hal ini adalah pelatihan Phlebotomy. Dengan pelatihan Phlebotomy pada tanggal 18 Februari 2014 diharapkan keterampilan Phlebotomy petugas analis kesehatan dan perawat semakin baik dan tingkat kegagalan pun berkurang.

Tujuan

–   Untuk meningkatkan keterampilan Phlebotomy tenaga analis, perawat ruangan dan bidan RSUD Embung Fatimah Kota Batam

–   Menurunkan angka kegagalan dalam pengambilan darah pada pasien.

Manfaat

–  Meningkatnya keterampilan petugas dalam pengambilan darah pada pasien

Dampak dari kegiatan pelatihan :

–  Petugas mempunyai bakal pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan

–  Meningkatnya kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan

STRUKTUR ORGANISASI

Visi dan Misi, Motto, Value ( Nilai Budaya Luhur )

 

 

MOTTO

” Melayani Penuh Kasih “

 

 

VALUE ( Nilai Budaya Luhur

” Melayani Pasien Dengan Ketulusan, Integritas Yang Tinggi

Serta Profesional “