DIKLAT

DOKUMENTASI PELATIHAN MANAJEMEN REKAM MEDIS TAHUN 2014

Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang dikenakan kepada seorang pasien. Pelatihan manajemen rekam medis yang dilaksanakan di RSUD Embung Fatimah pada tanggal 14 sampai dengan 15 maret 2014 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan memahami bagai mana dalam pelaksaan rekam medis agar tidak terjadi kesalahan tindakan oleh dokter karena dokter tidak mengetahui riwayat penyakit yang pernah dialami oleh pasien, rekam medis juga dapat menyelamatkan pasien maupun pihak pelayanan kesehatan jika terjadi sesuatu pada pasien karena didalam berkas rekam medis terdapat catatan – catatan tentang tindakan – tindakan yang dilakukan dan catatan – catatan tentang perkembangan kesehatan pasien serta terdapat catatan persetujuan tindakan dan penolakan.

Diantara semua manfaat rekam medis tersebut, salah satu manfaat terpenting yaitu aspek legal rekam medis. Dalam kasus malpraktek medis, keperawatan, maupun farmasi, rekam medis merupakan salah satu bukti tertulis yang sangat penting. Berkas rekam medis yang baik dan lengkap dapat membantu baik dokter maupun pihak Rumah Sakit khususnya dalam sebuah perkara medis yang membutuhkan pembuktian, baik untuk perkara di dalam maupun diluar pengadilan

Tujuan

    1. Peserta memahami rekam medis sesuai standar akreditasi Rumah Sakit.
    2. Peserta dapat menyusun rekam medis dengan baik dan dapat mengambil rekam medis kembali saat dibutuhkan dengan mudah sehingga membantu proses Akreditasi Rumah Sakit.
    3. Peserta dapat melengkapi rekam medis sesuai standar akreditasi Rumah Sakit
    4. Peserta memahami konsep pengkodean diagnosis dalam sistem jaminan Kesehatan Nasional.
    5. Peserta memahami aspek hukum rekam medis.

DOKUMENTASI PELATIHAN BTCLS TAHUN 2014

Pada tanggal 3 Maret sampai dengan 7 Maret 2014 RSUD Embung Fatimah kota Batam bekerja sama dengan SOS Profesional mengadakan Pelatihan tentang BTLS (Basic Trauma Life Support) yang di ikuti oleh Tenaga Medis yang ada di Kota Batam.  BTLS  adalah pelatihan yang ditujukan kepada perawat dan  tenaga paramedis  untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani penderita gawat darurat karena trauma.

Saat ini kecelakaan/trauma dan penyakit kardiovaskuler menduduki peringkat lima besar penyebab kematian di Indonesia. Kematian terjadi biasanya karena ketidakmampuan petugas kesehatan untuk menangani penderita pada fase gawat darurat (Golden Period). Ketidakmampuan tersebut biasa disebabkan oleh tingkat keparahan, kurang memadainya peralatan, belum adanya sistem yang terpadu dan pengetahuan dalam penanggulangan darurat yang masih kurang. Pengetahuan dalam menanggulangi penderita gawat darurat memegang porsi yang paling besar dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pada banyak kejadian penderita gawat darurat trauma dan kardiovaskuler justru meninggal atau mengalami kecelakaan yang diakibatkan karena kesalahan dalam melakukan pertolongan.

kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk :

  1. Peserta memahami system penanggulangan penderita gawat darurat terpadu.
  2. Peserta memahami konsep dasar penanggulangan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma sesuai standar internasional.
  3. Peserta mampu mengenali keadaan yang mengancam nyawa pada penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma.
  4. Peserta mampu melakukan penanggulangan / penanganan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma berdasarkan prioritas masalah.
  5. Peserta mampu melakukan triage baik dilokasi bencana atau di Unit  Gawat Darurat  (UGD).
  6. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan penderita gawat darurat kardiovaskuler dan trauma yang memadai untuk bekerja di UGD, ICU, Klinik, Puskesmas dan Ambulans Gawat Darurat.