Get Adobe Flash player

by in Kegiatan

POL PP – Sebanyak 37 anggota Satpol PP resmi menjadi Petugas Tindak Internal (PTI). Upacara pembaretan PTI digelar di depan Kantor Satpol PP, Senin (02/03). Pembaretan dilakukan langsung oleh Kasatpol PP Batam, Hendri, yang juga di saksikan oleh seluruh pejabat Satpol PP Batam.

“Kalian adalah anggota terpilih. Kalian harus menjadi contoh untuk anggota yang lainnya,” kata Hendri kepada anggota PTI saat memberi sambutan. PTI adalah nama lain dari provos yang bertugas menindak anggota Satpol PP yang melakukan pelanggaran. Mereka (red, PTI) juga mengawasi kinerja anggota dilapangan serta mendampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) saat kegiatan razia perda.

“PTI itu resmi, keberadaan kalian tertuang dalam Permendagri. Kalian yang menindak anggota yang melanggar sesuai aturan yang berlaku. Kalian anggota PTI harus menjaga nama baik. Baik itu untuk diri kalian dan juga kesatuan,” sambung Hendri.

37 orang PTI yang telah dibaiat ini sebelumnya telah melakukan pelatihan dan pendidikan oleh aparat dari Subdenpom Batam. Mereka telah melalui pendidikan fisik dan mental selama dua minggu. Mereka juga dibekali oleh materi-materi penindakan sesuai aturan yang berlaku oleh para Provos senior.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0706

POL PP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) di aula serbaguna Kantor Pemuda dan Olahraga, Selasa (24/02). Dalam kegiatan ini, ratusan anggota Satpol PP Batam mulai dari staf kantor, intel, provos, hingga anggota yang di tempatkan di rumah dinas dan kantor-kantor pemerintahan ikut menjadi peserta.

Acara yang dibuka pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pemerintahan Umum (Dirjen PUM) Kementerian Dalam Negeri, Agung Mulyana. Yang bersangkutan sekaligus menjadi salah satu dari empat narasumber yang memberi wawasan kepada peserta bimtek seputar aturan dan kebijakan Satpol PP.

Menurut Agung Mulyana, selain fisik yang kuat anggota Satpol PP juga harus memiliki intelijen dan analisis yang mumpuni. Sebagai penunjangnya, anggota Satpol PP harus dilengkapi oleh sarana dan prasarana yang memadai.

“Posisi Satpol PP itu sangat penting di pemerintahan. Satpol PP menjadi ujung tombak pemerintah karena fungsinya adalah menegakan perda. Oleh karena itu, tahun 2015 ini disejumlah daerah telah kami anggarkan untuk pembangunan kantor dan penyediaan armada serta sarana dan prasarana lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua pelaksana bimtek, Hendra Felani mengaku sengaja menghadirkan Dirjen PUM sebagai pembicara untuk memotivasi anggota Satpol PP untuk lebih semangat dalam bekerja.

“Kami sangat bangga dirjen PUM bisa hadir langsung memberi wawasan kepada anggota. Ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan dengan anggotanya,” kata Hendra.

Hendra yang juga menjabat sebagai Kabid sumber Daya Aparatur itu juga mengatakan, tujuan diadakannya bimtek ini sebagai bentuk penyegaran untuk anggota Satpol PP khususnya yang bertugas dilapangan.

“Kami ingin me-refresh teman-teman dilapangan sehingga mendapat wawasan lebih. Kami juga tidak menyangka ternyata antusias teman-teman luar biasa. Mereka sangat semangat dengan kegiatan ini, katanya lagi.

Selain Agung Mulyana, tiga narasumber lainnya yakni, Direktur Pol PP dan Linmas, Asadullah, kemudian Kasubdit Pol PP dan Linmas, Nelson Simanjuntak dan Kasatpol PP Provinsi Kepri, Maifrizon. Mereka memberikan materi seputar Permendagri nomor 84 tahun 2014 tentang Penyelenggara Perlindungan Masyarakat di Batam.

 

 

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0642

POL PP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam kembali menggelar razia Perda nomor 6 tahun 2002 tentang ketertiban sosial dan Perda nomor 8 tahun 2009 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan di wilayah Kecamatan Batam kota dan Batu Ampar, Selasa lalu. Sasarannya adalah kost-kostan yang diduga dijadikan tempat mesum bagi pemuda dan pemudi yang tidak memiliki surat nikah resmi.

Saat razia berlangsung, petugas mendapati 8 pasangan muda-mudi yang sedang berduaan didalam satu kamar tanpa adanya ikatan pernikahan. Saat petugas meminta identitas, kebanyakan dari mereka juga tidak memiliki KTP.

“Pasangan yang diduga kumpul kebo kami dapati di kawasan Seraya, tepatnya di belakang RS Harapan bunda dan di kawasan Golden Land, Simpang Kara, Batam Centre,” kata Kabid Sumber Daya Aparatur, Hendra Felani.

8 pasangan tersebut langsung diserahkan ke Dinas Sosial untuk diberikan pengarahan dan membuat surat pernyataan. Selain mereka, anggota Satpol PP juga menjaring 150 orang warga yang tidak memiliki KTP Batam.

“Rata-rata warga yang kita bawa ke kantor hanya memiliki KTP kampung. Untuk itu kita minta mereka untuk membuat surat pernyataan agar segera membuat e-KTP,” tambah Hendra.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0564

POL PP – Puluhan pelajar mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK kembali terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (23/2) pagi. Mereka yang masih mengenakan seragam sekolah lengkap itu terjaring saat asyik bermain game online di warnet daerah Sagulung dan Batuaji. Pelajar yang terjaring kebanyakan berasal dari sekolah negeri.

Razia Satpol PP yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB itu, mengamankan 41 pelajar yang diduga bolos sekolah. Semuanya langsung dibawa ke Markas Satpol PP yang ada di Batamcenter. Para pelajar didata dan membuat surat pernyataan yang meminta agar mereka tak melakukan hal serupa.

Kabid PPUD Satpol PP Batam, M Teddy Nuh mengatakan razia pelajar kali ini adalah permintaan dari masyarakat yang melihat banyaknya pelajar yang berkeliaran pada jam sekolah.

”Kali ini kita jaring 41 pelajar. 29 orang siswa SMK/SMA, 5 orang pelajar SMP dan 7 orang murid Sekolah Dasar. Mereka kita amankan di warnet dan tak bisa membuktikan kalau sedang membuat tugas diwarnet tersebut. Pelajar yang paling banyak terkena razia dari sekolah negeri,” kata Teddy.

Razia yang juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Polresta Barelang itu sempat menemui kendala. Menurut Teddy banyak warnet yang tiba-tiba menutup pintu, padahal di dalam masih banyak anak-anak yang tengah bermain. Meski begitu, pihaknya tak tinggal diam untuk warnet tersebut dan berencana memberi teguran lebih keras.

”Kita imbau agar warnet tak memberi ruang untuk pelajar yang bolos bermain warnet. Dan bagi warnet yang ketahuan melanggar dan menyembunyikan siswa yang bolos kita beri teguran keras. Mereka sudah kita data,” jelas Teddy.

Lanjut Teddy, siswa yang terjaring razia itu akan dikembalikan ke sekolah masing-masing untuk diawasi. ”Kita data dan kita meminta dinas pendidikan untuk memberitahu pihak sekolah untuk menjemput siswanya. Bagi yang tak dijemput, akan kita kembalikan kepada orang tua mereka,” bebernya.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0591

POL PP – Mako Satuan Polisi Pamong Praja (20/02) pagi tampak semarak. Ratusan personil anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam tengah melakukan senam pagi. Marlisa Oktaviani yang juga anggota Satpol PP didampuk menjadi isntruktur senam. Kegiatan senam pagi ini memang menjadi agenda rutin Satpol PP sebelum memulai aktifitas.

Mulai dari anggota, staf dan pejabat di Satpol PP terlihat semangat mengikuti senam zumba yang dilakukan di depan halaman Mako Satuan Polisi Pamong Praja. Dentuman musik dari sound sistem yang mengalun kencang menambah semangat para personil yang sudah berkumpul sejak pukul 06.30 pagi.

Anggota Satpol PP terlihat antusias mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh Ica, panggilan akrab Marlisa Oktaviani. Untuk menambah semangat pagi itu,  kegiatan pagi ini ditutup dengan sarapan bersama.

 

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0528

POL PP – Sebanyak 66 pelajar kembali terjaring razia yang digelar Satpol PP Kota Batam di wilayah Bengkong dan Batam Kota, Senin (09/02) pagi. Mirisnya, dalam razia itu, petugas mendapati pelajar yang masih mengenakan seragam merah putih (SD).

Kabid PPUD Satpol PP Batam M Teddy Nuh mengatakan razia dilakukan bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kominfo Kota Batam. Menurut Teddy, masih banyak warga yang mengeluhkan aktifitas pelajar di warnet pada jam sekolah. Apalagi, dalam razia sebelumnya, pihaknya mendapati puluhan pelajar yang tengah asyik bermain game.

“Kita masih banyak mendapat laporan dari warga, makanya kita kembali turun dan melakukan razia,” kata Teddy.

Menurut dia, pihaknya melakukan penyisiran ke warnet-warnet yang dianggap rawan dengan pelajar di dua wilayah tersebut. Dalam razia yang berlangsung selama tiga jam itu, pihaknya berhasil menjaring 66 pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

“Yang paling banyak itu pelajar SMP, namun ada beberapa orang pelajar SD yang tengah asyik bermain game. Mereka semua kita angkut ke Mako Satpol di Batam Center,” terang Teddy.

Pelajar yang terjaring kemudian diberi pembinaan sebelum diberikan kepada pihak sekolah dan orang tua masing-masing. Ia juga berharap pada razia berikutnya tak ada lagi pelajar yang kedapatan bermain game di warnet saat jam sekolah.

“Kita menghimbau juga orang tua agar bisa menjaga dan mengawasi kegiatan anak-anak mereka. Karena bagaimanapun, pengawasan utama itu berada di tangan keluarga, kita hanya bisa melakukan pembinaan,” harap Teddy.

 

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0293

POL PP – Ratusan anggota Satpol PP Kota Batam terlihat sibuk di sekitar Nagoya dan Jodoh, Kamis (29/01) pagi. Mereka membantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membersihkan Kota Batam.

“Kami peduli kebersihan Batam, makanya hari ini kami gotong royong, kata Kasi Operasional, Surya Kurniawan Lubis.

Sebanyak 250 personil sengaja diturunkan untuk membersihkan sampah yang ada di pusat wisata itu. Mereka dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama membersihkan seputaran terowongan Pelita hingga Nagoya Hill. Tim kedua dimulai dari area BCA hingga Mall BCS. Kemudian tim terakhir membersihkan wilayah depan Apartemen Harmoni hingga Centre Point Nagoya.

“Seluruh anggota sudah kita bagi. Masing-masing tim bertanggung jawab untuk membersihkan area yang sudah kita berikan, kata pria yang akrab disapa Sukil itu.

Sukil mengatakan, anggota Satpol PP hanya membersihkan saja, mulai dari jalan-jalan hingga parit. Sementara sampah yang terkumpul diangkut oleh lori sampah dari DKP. “Kita tidak menyediakan lori. Sampahnya dikutip langsung oleh petugas DKP, tutur Sukil.

Menurut Sukil, kegiatan gotong royong rutin dilakukan anggota Satpol PP setiap bulannya. “goro yang kami lakukan bukan hanya kali ini, tapi rutin kami lakukan. Setiap bulan bisa 3 sampai 5 kali goro, jelasnya.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

IMG_85561418660979

POL PP – Sekitar 200 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam kembali turun ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan perumahan untuk mengangkut sampah yang belum diangkut oleh truk sampah Dinas Kebersihan dan Pertamana (DKP) Batam, Kamis (15/01).

“Karena masih ada sampah yang belum diangkut, maka satpol pp kembali diperbantukan oleh DKP untuk menangani sampah,” kata Kepala Satpol PP, Hendri.

Pengerahan anggota satpol pp ke TPS ini berdasarkan laporan warga yang masih mengeluhkan sampah yang belum diangkut oleh petugas DKP.

“Berdasarkan hasil rapat masih ada pemukiman yang sampahnya sudah menumpuk dan belum diangkut,” sambung Hendri.

Anggota satpol pp yang turun dibagi ke beberapa titik. Diantaranya, perumahan Mediterania, perumahan Legenda, perumahan Bukit Raya dan perumahan Marcelia. Selain di perumahan anggota juga disebar ke TPS, seperti TPS Taman Raya. TPS perumahan Beverly, TPS samping Gereja Simalungun, TPS Dotamana dan TPS Mangsang Sei Beduk.

Selain anggota satpol PP, DPK juga mendapat bantuan personil dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Hendri, hari ini seluruh sampah yang masih menumpuk harus selesai terangkut seluruhnya.

“Jangan sampai nanti pulang masih ada sampah yg blm terangkut. Kalau masih ada, segera laporkan ke DKP,” himbaunya saat apel di Dataran Engku Putri.

Hendri juga menghimbau kepada masing-masing kelompok untuk melaporkan situasi TPS dan perumahan kepadanya atau komandan BPBD dan komandan Dishub secara rutin.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0248

POL PP – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Batam, Hendri, kembali mengerahkan 250 personil anggotanya dalam proses pembersihan sampah di Kota Batam. Mereka terbagi menjadi lima belas tim yang berpencar di lima belas komplek perumahan di seluruh penjuru kota Batam.

Hendri mengatakan, timnya sudah turun sejak Selasa (6/1) lalu. Mereka membantu mengangkut sampah yang menumpuk ke lori dan dumptruck mulai pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB.

“Satpol PP sementara ini memang diperbantukan ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk membersihkan sampah yang menumpuk,” katanya.).

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan menangani sampah di tempat-tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

“Selama dua hari ini, sudah ada tiga TPS yang dijamah. Yakni, TPS Mangsang di Sei Beduk kami kerahkan lima belas lori, TPS Bengkong Sadai ada 10 lori dan TPS Mega Legenda yang juga menggunakan beberapa lori,” ujarnya.

Pembersihan dilakukan dengan melibatkan alat berat. Baik itu milik Satpol PP, Dinas PU, maupun bantuan dari pihak swasta. BPBD juga membantu menyiram bekas tumpukan sampah dengan air dari tangki mobil pemadam kebakaran.

Hendri menuturkan, cukup sulit membersihkannya. Pasalnya, sampah-sampah tersebut telah menumpuk selama satu bulan lebih. Lori-lori tersebut bahkan harus puluhan kali bolak-balik mengangkut sampah. Di TPS Bengkong Sadai, proses pembersihan memakan waktu hingga lima jam, mulai pukul 11.00 WIB hingga 18.20 WIB.

“Sampahnya banyak sekali. Tinggi tumpukannya mencapai satu meter dan memanjang sampai 150 meter. Target kami, Jumat (9/1) malam kerjaan sudah selesai. Dan Sabtu (10/1) seluruh area tumpukan sampah clear,” tutupnya.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

IMG_85561418660979

POL PP – sebanyak 100 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam membantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam mengangkut sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Seluruh anggota Satpol PP disebar ke 4 titik TPS yang dianggap sudah menumpuk sampahnya.

“Anggota kita ada yang ke Puskesmas di Tanjung Uma, TPS Winsor, TPS depan hotel Utama Nagoya dan TPS dekat perumahan Puri Loka Sei Panas,” kata Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum), Syafrul Bahri.

Menurut Syafrul, 4 titik TPS yang ditunjuk sesuai arahan dari DKP dan unsur pimpinan. “Kita hanya membantu saja karena ini perintah pimpinan agar Batam bisa bersih,” katanya lagi.

Selain mengerahkan pasukan, Satpol PP juga mengeluarkan 2 unit mobil lori untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Telaga Punggur. “Selain personil kita juga bantu 2 lori bak terbuka untuk mengangkut sampah. Lori ini mengangkut sampah diperumahan-perumahan warga,” sambung Syafrul.

No Comments Share Read More
Mei 2015
S S R K J S M
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Penggunaan Tag Image Photobucket
satpol in action 3

Music

[Playlist musik-melayu not found]

Ubah ke tampilan mobile