Get Adobe Flash player

i
by in Kegiatan

 POL PP – Sebanyak 14 hotel melati di kawasan Nagoya Dan Jodoh belum membayar pajak dan izin usaha mereka mati. Hal tersebut diketahui setelah tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas pariwisata, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dsidukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), TNI dan Polri merazia sejumlah hotel melati di kawasan bisnis tersebut.

Satu persatu hotel, wisma dan penginapan yang ada di dua wilayah tersebut didatangi. Petugas menanyakan ketaatan pembayaran pajak daerah dan izin usaha yang mereka kantongi. Selain itu, tim gabungan juga menanyakan identitas pekerja di hotel-hotel melati itu. Dari hasil razia, didapati beberapa hotel belum membayar pajak yang rata-rata hanya sekitar Rp. 2 juta hingga Rp. 4 juta.

Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satpol PP Batam, Hendra Felani, SSTP, M.Si, kegiatan razia ini sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Kota Batam. “Kita ingin pengusaha-pengusaha hotel melati tertib membayar pajak. Hal ini untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam”.

Selain tidak taat membayar pajak, sejumlah hotel bahkan tidak mengantongi izin usaha dari Dinas Pariwisata. Mereka mengaku masih dalam proses. “ kami masih proses pak, yang tau bos kami,” ujar salah seorang pekerja wisma JJ Nagoya bernama Ermawati.

Hotel-hotel melati yang melakukan pelanggaran langsung membuat surat pernyataan yang selanjutnya akan diserahkan ke dinas terkait sesuai pelanggaran masing-masing. “mereka yang melanggar langsung kita arahkan ke dinas-dinas terkait. Contohnya kalau yang belum membayar pajak kita arahkan ke dispenda, lalu yang belum memiliki izin usaha langsung kita arahkan ke dinas pariwisata,” ujar Hendra.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

 POL PP – Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam menerima kunjungan kerja dari Satpol PP Provinsi Jambi, Selasa (13/05) siang. Kedatangan mereka merupakan salah satu kegiatan dari Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) peningkatan kapasitas Satpol PP Jambi yang tengah dijalani. Ada 30 orang yang ikut serta mulai dari Staf, Kepala Seksi (Kasi) hingga Kepala Bidang (Kabid).

Kunjungan kerja ke Kantor Satpol PP Batam ini adalah yang pertama kalinya. Menurut Kanit Penyelesaian Kasus Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Hasanudin, kinerja Satpol PP Kota Batam dinilai lebih baik dari Satpol PP Jambi sehingga bisa menjadi contoh untuk pertukaran informasi kegiatan-kegiatan khususnya dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda).

“Kami lihat Kota Batam jauh lebih maju dibanding Provinsi Jambi. Mulai dari pertumbuhan penduduk hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya. Selain itu, kinerja Satpol PP Kota Batam terdengar sangat bagus hingga ke Jambi”, ujarnya.

Kedatangan rombongan Satpol PP Provinsi Jambi yang dipimpin oleh Rustam Kasi Linmas Satpol PP Kota Jambi ini juga menanyakan Perda-perda yang ada di Kota Batam yang berkaitan dengan Satpol PP. Diantaranya adalah Perda Minuman Keras (Miras) dan Perda Ketertiban Sosial.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

 POL PP – Sebanyak 54 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam dibaiat sebagai Praja Khusus (Prasus) oleh Kepala Satpol PP Kota Batam, Hendri, S.Sos, Senin (12/05) sore. Pembaiatan ditandai dengan penyematan lambang Prasus di dada kanan anggota Satpol PP. Sebelum mendapatkan lambang Prasus, ke-54 personel Satpol PP tersebut telah menjalani latihan pembentukan mental yang sangat ketat pada tanggal 9 Mei 2014 yang dibina oleh Kabid Sumber Daya Aparatur, Hendra Felani, SSTP, M.Si, Kasi Operasional, Anto SE, Komandan Kompi, Andi Rifa’I, Wakil komandan Kompi, Managam Sialagam, Provost serta Danton dan Wadanton.

Kasatpol PP Kota Batam, Hendri, S.Sos mengatakan, untuk mendapatkan lambang Prasus  tidak mudah. Anggota Satpol PP harus menjalani sejumlah latihan fisik dan mental. “Awalnya ada 80 orang terbaik yang terpilih, namun setelah diseleksi bersisa 61 orang. Dan pada akhirnya hanya 54 orang yang mendapat lambang Prasus,” jelasnya usai penyematan lambang Prasus kepada perwakilan Prasus, Sukardi.

Hendri juga mengatakan, Anggota Satpol PP wanita juga bisa masuk dalam Prasus, tentunya dengan melalui latihan fisik dan mental seperti anggota Satpol PP Pria. “Bagi yang wanita tidak menutup kemungkinan masuk dalam Prasus. Walaupun pelatihan tidak seberat laki-laki namun tetap harus mengikuti pelatihan dasar fisik dan mental,” tutupnya.

Upacara pembaiatan lambang Prasus dipimpin oleh Komandan Pleton Khusus, Stevie HR Lengit yang diikuti oleh seluruh anggota Satpol PP Kota Batam dan perwira di jajaran Satpol PP Kota Batam.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

 POL PP – Sebelum memulai aktifitas, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam berolahraga, Kamis (08/05) pagi. Kegiatan ini diawali dengan lari pagi keliling satu putaran yang dimulai dari depan Kantor Satpol PP kearah belakang Gedung Graha Pena dan berakhir kembali di Kantor Satpol PP. Meski panas matahari pagi menyengat namun anggota Satpol PP berlari dengan semangat. Usai berlari satu putaran, personil Satpol PP baik putra maupun putri melenturkan tubuh mereka dengan senam. Tidak lupa yel-yel dilontarkan sebagai penyemangat.

Kegiatan ini dilakukan agar anggota Satpol PP tidak mudah loyo dan tetap kuat. Selain itu untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sesama anggota Satpol PP baik senior maupun junior. Olahraga pagi yang dilakukan sebelum memulai aktifitas ini dilakukan Satpol PP setiap dua minggu sekali.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

 POL PP – Sebanyak 19 anak punk dan 13 orang gelandangan dan pengemis (Gepeng) berhasil diamankan dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam bersama Polresta Barelang dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Kamis (08/05) malam.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Hendri, S.Sos mengatakan, tujuan operasi pekat ini adalah untuk menyambut event Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXV. “Sampai acara MTQ tingkat Nasional, Batam harus bersih dari gepeng dan anak punk. Kita tidak mau melihat ada anak punk dan pengemis berkeliaran dijalanan saat pelaksanaan MTQ nanti,” ujarnya usai melaksanakan kegiatan razia di Kantor Satpol PP.

Hendri juga mengatakan beberapa anak punk dan gepeng yang terjaring razia pekat ini sebelumnya sudah pernah diamankan. Mereka diminta untuk pulang ke kampung halaman mereka jika pola hidup mereka tidak berubah. Namun, mereka masih membandel dan kembali berkeliaran di Batam sebagai pengemis. “ Sebelumnya kami sudah berikan toleransi, tapi kali ini tidak ada toleransi lagi. Mereka yang terjaring akan langsung dipulangkan ke daerahnya masing-masing oleh Dinas Sosial,” tegas mantan Camat Batu Ampar itu.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

POL PP – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Organisasi Jaring Mahali (Jaring Mahasiswa Lira Indonesia) Kota Batam berujung ricuh, Selasa (06/05) siang. Massa bentrok dengan aparat keamanan yang berjaga di depan Kantor Walikota Batam. Kerusuhan dipicu oleh sejumlah mahasiswa yang melontarkan kata-kata kotor kepada polisi yang mengawal aksi. Tidak terima dengan ucapan kasar, polisi langsung mengamuk. Demonstran juga melempari polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan batu paving block yang ada disekitar Kantor Walikota yang tengah direnovasi.

Polisi akhirnya mengamankan 13 orang mahasiswa, satu orang diantaranya wanita yang diduga sebagai provokator. Setelah dicek, ke 13 orang tersebut tidak memiliki Kartu Mahasiswa (KTM). Untuk pemeriksaan lebih lanjut, polisi menggiring mereka ke Polresta Barelang.

Unjuk rasa yang dilakukan puluhan massa yang mengaku masih aktif sebagai mahasiswa ini awalnya berjalan aman dan tenang. Mereka menolak rencana kenaikan penyesuaian tarif listrik berkala (PTLB) oleh PT. PLN Batam dan menolak pemadaman bergilir yang dilakukan PLN selama satu bulan. Massa juga menuntut Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mengusut tuntas dugaan rekening gendut oknum PNS. Selain itu, mereka juga meminta agar Pemko Batam mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sekolah Charitas.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

POL PP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam bersama tim gabungan dari TNI, Polri, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) menggelar razia Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP), Selasa (22/04). Kegiatan ini digelar di dua kecamatan yakni kecamatan Batu Ampar dan kecamatan Lubuk Baja. Untuk kecamatan Batu Ampar tim menyisir dua lokasi, yakni di Rusun Lancang Kuning dan Ruko Komplek Nagoya Square. Sementara untuk wilayah kecamatan Lubuk Baja, tim gabungan merazia dua kawasan yang disinyalir ditinggali pendatang yang tidak memiliki identitas diri, yakni di daerah Batam Park dan Blok 6 Baloi.

Kasatpol PP Kota Batam, Hendri, S.Sos mengatakan, razia kali ini adalah bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 8 Tahun Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. “Masyarakat yang tidak punya e-KTP tetapi sudah memiliki KTP Batam kami minta untuk segera merekam E-KTP langsung di mobil e-KTP yang sudah kami sediakan, “ ujarnya. Namun untuk masyarakat yang tidak memiliki e_KTP tetapi ingin menetap di Batam diminta untuk mengisi formulir Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) dan membayar Rp. 10.000 kepada petugas dari Disduk.

Hendri juga mengatakan, dari hasil razia didapati sekitar 200 orang tidak memiliki e-KTP. “Banyak warga yang kita temukan KTP nya masih KTP kampung, bahkan tidak memiliki KTP dari daerah manapun” ungkap mantan Camat Batu Ampar ini. Tujuan dilakukannya razia e-KTP ini adalah untuk tertib administrasi. Saat razia didapati dua pasang kekasih yang hidup bersama tanpa adanya ikatan pernikahan. Mereka langsung diserahkan ke petugas Dinsos untuk diberi pengarahan.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

POL PP – Dharma Wanita (DW) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam menggelar arisan bulanan di Kantor Satpol PP Kota Batam, Kamis (17/04) siang. Kegiatan ini merupakan agenda bulanan sekaligus silaturahmi sesama istri anggota Satpol PP dan pegawai perempuan di Satpol PP.

Istri Kasatpol PP Kota Batam, Tengku Fetti mengatakan, arisan bulanan ini merupakan agenda wajib istri anggota Satpol PP dan pegawai Satpol PP. “Walaupun cuma dua orang yang datang, agenda kita tetap jalan,” ujar istri Hendri S.Sos itu.

Wanita yang juga Kepala SMP negeri 31 Batam ini akan menghidupkan kembali kegiatan yang sempat terhenti. “Tahun 2014 ini saya mau hidupkan lagi, pokoknya kegiatan Dharma Wanita Satpol PP harus tetap eksis,” ungkapnya optimis.

Bulan ini, DW Satpol PP mengundang Sales Promotion Girls ( SPG) produk kecantikan Inez untuk berdemopnstrasi cara berdandan yang tepat. Anggie salah seorang anggota Satpol PP menjadi model untuk di make over. “Kali ini kita undang narasumber dari kosmetik inez untuk memberikan informasi cara dandan dan alat kosmetik yang sesuai dengan wajah anggota DW”, ujarnya lagi.

Rencananya bulan Mei 2014 mendatang selain arisan kegiatan bulanan DW Satpol PP akan diisi dengan lomba memasak. “Nanti akan dibagi menjadi beberapa kelompok, anggaran dari kas DW tapi perlengkapan memasak dari peserta. Peserta juga bebas mau memasak menu apa saja yang penting porsinya banyak”, tuntasnya.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

POL PP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam bekerjasama dengan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Batam kembali menertibkan alat peraga kampanye, Senin (07/04). Atribut kampanye seperti baliho dan spanduk dicopot. Bahkan, tim penertiban menyediakan crane untuk mencopot baliho berukuran raksasa yang masih terpampang di jalan protokol. Ketua pokja pelanggaran panwaslu Batam, Syailendra Reza mengatakan, masih banyak baliho dan spanduk calon legislatif (Caleg) yang harus ditertibkan. “ kami sengaja menyediakan crane untuk mencopot baliho berukuran lebih dari 15 meter, karena tidak memungkinkan untuk dipanjat oleh tim penertiban,” ujarnya.

Tim penertiban reklame dibagi menjadi 12 tim. 9 tim untuk mencopot alat peraga kampanye di 9 kecamatan, dan 3 tim lainnya melakukan penertiban di jalan protokol. Tim tersebut merupakan gabungan dari Satpol PP, Panwaslu, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Polresta Barelang dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam.

Reza juga mengatakan, karena minimnya waktu, penertiban baliho dan spanduk caleg akan berlangsung hingga sebelum pencoblosan. “Penertiban ini akan kami lanjutkan sampai hari selasa atau satu hari sebelum pemilihan,” pungkasnya.

(lagi…)

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

POL PP – Bersempena dengan hari ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ke-64 tahun dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang ke-52 tahun, Satpol PP Kota Batam menggelar bakti sosial berupa gotong royong di seputaran Jodoh Boulevard, Rabu (02/04) pagi.

Anggota Satpol PP yang terlibat dibagi menjadi beberapa tim untuk membersihkan area Jodoh Boulevard mulai dari pintu masuk depan Bank BRI hingga samping Hotel Panorama Regency. Lokasi ini dipilih karena lebih bersentuhan dengan masyarakat dan pedagang. Selain itu lokasi ini berada ditengah-tengah kota yang sering dilalui oleh masyarakat umum.

Kegiatan gotong royong ini sekaligus menjadi contoh agar para pedagang yang berjualan disekitar Jodoh Boulevard lebih menjaga kebersihan. Sehingga pengunjung berdatangan membeli makanan maupun barang-barang dagangan mereka.

(lagi…)

No Comments Share Read More