Get Adobe Flash player

i
by in Kegiatan

DSC_0528

POL PP – Sebanyak 66 pelajar kembali terjaring razia yang digelar Satpol PP Kota Batam di wilayah Bengkong dan Batam Kota, Senin (09/02) pagi. Mirisnya, dalam razia itu, petugas mendapati pelajar yang masih mengenakan seragam merah putih (SD).

Kabid PPUD Satpol PP Batam M Teddy Nuh mengatakan razia dilakukan bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kominfo Kota Batam. Menurut Teddy, masih banyak warga yang mengeluhkan aktifitas pelajar di warnet pada jam sekolah. Apalagi, dalam razia sebelumnya, pihaknya mendapati puluhan pelajar yang tengah asyik bermain game.

“Kita masih banyak mendapat laporan dari warga, makanya kita kembali turun dan melakukan razia,” kata Teddy.

Menurut dia, pihaknya melakukan penyisiran ke warnet-warnet yang dianggap rawan dengan pelajar di dua wilayah tersebut. Dalam razia yang berlangsung selama tiga jam itu, pihaknya berhasil menjaring 66 pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

“Yang paling banyak itu pelajar SMP, namun ada beberapa orang pelajar SD yang tengah asyik bermain game. Mereka semua kita angkut ke Mako Satpol di Batam Center,” terang Teddy.

Pelajar yang terjaring kemudian diberi pembinaan sebelum diberikan kepada pihak sekolah dan orang tua masing-masing. Ia juga berharap pada razia berikutnya tak ada lagi pelajar yang kedapatan bermain game di warnet saat jam sekolah.

“Kita menghimbau juga orang tua agar bisa menjaga dan mengawasi kegiatan anak-anak mereka. Karena bagaimanapun, pengawasan utama itu berada di tangan keluarga, kita hanya bisa melakukan pembinaan,” harap Teddy.

 

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0293

POL PP – Ratusan anggota Satpol PP Kota Batam terlihat sibuk di sekitar Nagoya dan Jodoh, Kamis (29/01) pagi. Mereka membantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membersihkan Kota Batam.

“Kami peduli kebersihan Batam, makanya hari ini kami gotong royong, kata Kasi Operasional, Surya Kurniawan Lubis.

Sebanyak 250 personil sengaja diturunkan untuk membersihkan sampah yang ada di pusat wisata itu. Mereka dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama membersihkan seputaran terowongan Pelita hingga Nagoya Hill. Tim kedua dimulai dari area BCA hingga Mall BCS. Kemudian tim terakhir membersihkan wilayah depan Apartemen Harmoni hingga Centre Point Nagoya.

“Seluruh anggota sudah kita bagi. Masing-masing tim bertanggung jawab untuk membersihkan area yang sudah kita berikan, kata pria yang akrab disapa Sukil itu.

Sukil mengatakan, anggota Satpol PP hanya membersihkan saja, mulai dari jalan-jalan hingga parit. Sementara sampah yang terkumpul diangkut oleh lori sampah dari DKP. “Kita tidak menyediakan lori. Sampahnya dikutip langsung oleh petugas DKP, tutur Sukil.

Menurut Sukil, kegiatan gotong royong rutin dilakukan anggota Satpol PP setiap bulannya. “goro yang kami lakukan bukan hanya kali ini, tapi rutin kami lakukan. Setiap bulan bisa 3 sampai 5 kali goro, jelasnya.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

IMG_85561418660979

POL PP – Sekitar 200 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam kembali turun ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan perumahan untuk mengangkut sampah yang belum diangkut oleh truk sampah Dinas Kebersihan dan Pertamana (DKP) Batam, Kamis (15/01).

“Karena masih ada sampah yang belum diangkut, maka satpol pp kembali diperbantukan oleh DKP untuk menangani sampah,” kata Kepala Satpol PP, Hendri.

Pengerahan anggota satpol pp ke TPS ini berdasarkan laporan warga yang masih mengeluhkan sampah yang belum diangkut oleh petugas DKP.

“Berdasarkan hasil rapat masih ada pemukiman yang sampahnya sudah menumpuk dan belum diangkut,” sambung Hendri.

Anggota satpol pp yang turun dibagi ke beberapa titik. Diantaranya, perumahan Mediterania, perumahan Legenda, perumahan Bukit Raya dan perumahan Marcelia. Selain di perumahan anggota juga disebar ke TPS, seperti TPS Taman Raya. TPS perumahan Beverly, TPS samping Gereja Simalungun, TPS Dotamana dan TPS Mangsang Sei Beduk.

Selain anggota satpol PP, DPK juga mendapat bantuan personil dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Hendri, hari ini seluruh sampah yang masih menumpuk harus selesai terangkut seluruhnya.

“Jangan sampai nanti pulang masih ada sampah yg blm terangkut. Kalau masih ada, segera laporkan ke DKP,” himbaunya saat apel di Dataran Engku Putri.

Hendri juga menghimbau kepada masing-masing kelompok untuk melaporkan situasi TPS dan perumahan kepadanya atau komandan BPBD dan komandan Dishub secara rutin.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0248

POL PP – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Batam, Hendri, kembali mengerahkan 250 personil anggotanya dalam proses pembersihan sampah di Kota Batam. Mereka terbagi menjadi lima belas tim yang berpencar di lima belas komplek perumahan di seluruh penjuru kota Batam.

Hendri mengatakan, timnya sudah turun sejak Selasa (6/1) lalu. Mereka membantu mengangkut sampah yang menumpuk ke lori dan dumptruck mulai pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB.

“Satpol PP sementara ini memang diperbantukan ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk membersihkan sampah yang menumpuk,” katanya.).

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan menangani sampah di tempat-tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

“Selama dua hari ini, sudah ada tiga TPS yang dijamah. Yakni, TPS Mangsang di Sei Beduk kami kerahkan lima belas lori, TPS Bengkong Sadai ada 10 lori dan TPS Mega Legenda yang juga menggunakan beberapa lori,” ujarnya.

Pembersihan dilakukan dengan melibatkan alat berat. Baik itu milik Satpol PP, Dinas PU, maupun bantuan dari pihak swasta. BPBD juga membantu menyiram bekas tumpukan sampah dengan air dari tangki mobil pemadam kebakaran.

Hendri menuturkan, cukup sulit membersihkannya. Pasalnya, sampah-sampah tersebut telah menumpuk selama satu bulan lebih. Lori-lori tersebut bahkan harus puluhan kali bolak-balik mengangkut sampah. Di TPS Bengkong Sadai, proses pembersihan memakan waktu hingga lima jam, mulai pukul 11.00 WIB hingga 18.20 WIB.

“Sampahnya banyak sekali. Tinggi tumpukannya mencapai satu meter dan memanjang sampai 150 meter. Target kami, Jumat (9/1) malam kerjaan sudah selesai. Dan Sabtu (10/1) seluruh area tumpukan sampah clear,” tutupnya.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

IMG_85561418660979

POL PP – sebanyak 100 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam membantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam mengangkut sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Seluruh anggota Satpol PP disebar ke 4 titik TPS yang dianggap sudah menumpuk sampahnya.

“Anggota kita ada yang ke Puskesmas di Tanjung Uma, TPS Winsor, TPS depan hotel Utama Nagoya dan TPS dekat perumahan Puri Loka Sei Panas,” kata Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum), Syafrul Bahri.

Menurut Syafrul, 4 titik TPS yang ditunjuk sesuai arahan dari DKP dan unsur pimpinan. “Kita hanya membantu saja karena ini perintah pimpinan agar Batam bisa bersih,” katanya lagi.

Selain mengerahkan pasukan, Satpol PP juga mengeluarkan 2 unit mobil lori untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Telaga Punggur. “Selain personil kita juga bantu 2 lori bak terbuka untuk mengangkut sampah. Lori ini mengangkut sampah diperumahan-perumahan warga,” sambung Syafrul.

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0128

POL PP – Kegiatan perlombaan guna memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam ke-15 telah usai. Meskipun dalam pelaksanaan kegiatan terjadi penundaan karena cuaca buruk, namun semua perlombaan dapat terlaksanan serta mendapatkan hasil sesuai dengan kesepakatan bersama secara musyawarah.

DWP Satpol PP harus puas diposisi kedua lomba menangkap belut. Sementara pemenang pertama adalah kecamatan Sekupang dan juara ketiga diraih oleh Dinas Pendidikan. Menurut ketua DWP Satpol PP Batam, Tengku Fetti, meskipun hanya bisa membawa pulang satu hadiah tetapi ia tetap bersyukur. “Alhamdulillah kita masih bisa dapat hadiah,” ucapnya.

Selain lomba nangkap belut, panitia DWP tingkat Kota Batam juga menggelar lomba tarik tambang, outbound, balap karung, tim building, bakiak, dan lomba kelereng. Hadiah diserahkan langsung oleh ketua DWP Kota Batam, Roza Agussahiman saat puncak HUT DWP yang dilaksanakan secara sederhana di ruang Embung Fatimah Lantai IV Kantor Walikota Batam, Rabu (17/12)

Dalam sambutannya Roza Agussahiman mengatakan saat ini adalah periode pencapaian. Dharma Wanita kini sudah semakin profesional menjalin kemitraan baik dengan pemerintah maupun swasta. “DWP saat ini sudah berkembang. Tapi masih perlu untuk meningkatkan pencapaiannya,” kata Roza.

 

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0089

POL PP –  Kios liar yang ada di row jalan di sepanjang jalan Pasar Induk hingga depan Puskesmas kecamatan Lubuk Baja kian menjamur. Agar tidak bertambah volumenya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) disana, Selasa (09/12).

Menurut Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum), Syafrul Bahri, keberadaan kios dan juga lapak para pedagang mengganggu pengguna jalan. “Kita tertibkan karena mengganggu arus lalulintas. Jalan disana jadi macet dan ruas jalan juga jadi sempit,” katanya usai melakukan penertiban.

Sebelumnya para pedagang sudah dihimbau untuk tidak meletakkan barang dagangannya di row jalan. Khusus untuk pemilik kios liar, petugas Satpol PP telah memberikan peringatan untuk membongkar sendiri kios mereka. Namun hingga saatnya pembongkaran, mereka tidak mengindahkan ultimatum petugas.

“Ada puluhan kios yang kita bongkar di depan Top 100 karena mereka membangun di atas drainase. Selain itu ada juga kios yang kita bongkar karena dibangun di row jalan. Mereka semua sebelumnya sudah kita berikan peringatan,” jelas Syafrul lagi.

DSC_0198 DSC_0159

Untuk memudahkan pengangkutan matrial miliki PKL, Syafrul meminta bantuan 2 unit mobil pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam. “Seluruh matrial bekas pembongkaran langsung dibawa ke TPA Punggur oleh 2 truk sampah milik DKP,” terangnya.

Selain di kawasan Pasar Induk Jodoh, 300 personil Satpol PP juga menertibkan puluhan kios liar di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Kepri di Tembesi.

“Didepan Mako Brimob ada puluhan kios yang akan di bangun semi permanen oleh salah satu LSM, tapi mereka tidak mengantongi IMB dan juga rekomendasi dari Dinas UKM. Selain itu kita juga mendapat komplain dari Brimob dan warga setempat.

Menurut Syafrul, dilokasi tersebut akan dibangun jalan oleh Kementrian Pekerjaan Umum (PU). “Tahun 2015 dilokasi tersebut akan dibangun dua jalur oleh Kementerian PU. jadi bukan hanya kios yang baru dibangun tapi juga semua kios yang ada disana kita tertibkan,” tutupnya.

DSC_0213 DSC_0233

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0722

POL PP – Ulul Azmi,anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, menjadi juara pertama dalam perlombaan ceramah agama yang di gelar oleh Majelis Taklim Satpol PP Batam, Kamis (4/12). Ulul Azmi mengungguli 11 peserta lainnya dengan skor 815.

Menurut dewan juri, Ulul Azmi memiliki bakat sebagai ustadz. “Kamu ini udah ustadz beneran bukan ustadz jadi-jadian,” kata M. Teddy Nuh salah seorang juri yang juga sebagai Kabid PPUD Satpol PP Batam.

“Majelis Taklim bulan depan, kita gak usah panggil ustadz dari luar, cukup Ulul Azmi aja yang memberi tausiah,” sambung juri lainnya, Hendra Felani yang menjabat sebagai Kabid Sumber Daya Aparatur.

Selain lomba ceramah, panitia Majelis Taklim Satpol PP Batam juga menggelar perlombaan lain. Yakni, lomba adzan, cerdas cermat dan fashion busana muslim dan hijab. Seluruh peserta dan juga dewan juri adalah anggota Satpol PP. Untuk menghibur peserta dan juga dewan juri serta penonton, tim Nasyid dari Satpol PP tampil dengan dua buah lagu yang berjudul Shalawat Nabi dan puji-pujian. Penampilan tim Nasyid dari anggota Praja Kusus (Prasus) yang dibina oleh Muhammad Rifky Budiawan menambah semarak jalannya perlombaan.

DSC_0795 DSC_0672

Menurut ketua panitia perlombaan, Rohimin Hasan, perlombaan ini sengaja dibuat untuk menemukan potensi yang dimiliki anggota Satpol PP. “Dari perlombaan ini kita bisa mengetahui dan menggali potensi anggota Satpol PP dibidang keagamaan,” ujar Kasi Pelatihan Dasar tersebut.

Sementara itu ketua Majelis Taklim Satpol PP, Porada Malik, mengaku selain pengajian bulanan, perlombaan – perlombaan ini akan diagnedakan kembali di Majelis Taklim. “Insya Allah ini akan dijadikan agenda tahunan dalam hari-hari besar islam. Seperti tahun baru islam, Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW.”

DSC_0888DSC_0866DSC_0859 DSC_0852DSC_0850 DSC_0902

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0729

POL PP – Bidang Trantibum menjadi juara pertama dalam lomba masak yang di gelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam di Kantor Satpol PP Batam Centre, Jumat (28/11).  Menu yang dihidangkan adalah rujak. Cara penyajian dan unsur gizi yang terkandung dalam menu menjadi nilai tambah.

Selain memasak, panitia juga menggelar lomba lainnya, yakni lomba bakiak, lomba kelereng, tarik tambang dan lomba balap karung. Seluruh perlombaan wajib diikuti oleh istri pegawai Satpol PP, pegawai dan tenaga honor Satpol PP Wanita.

“Perlombaan-perlombaan ini sengaja kita untuk persiapan menghadapi DWP tingkat kota tanggal 6 Desember nanti,” kata Ketua DWP Satpol PP, Tengku Fetti saat memberi sambutan sebelum memulai acara perlombaan.

DSC_0802  DSC_0769

Seluruh anggota DWP Satpol PP mengikuti berbagai perlombaan dengan penuh semangat. Bahkan, tali tambang yang digunakan untuk lomba tarik tambang putus saat lomba baru saja dimulai.

“Saking semangatnya, tali tambangnya sampai putus. Jadi lomba tarik tambang kita batalkan karena tidak ada tali cadangan,”ujar istri Kasatpol PP, Hendri itu.

Tengku Fetti berharap, DWP Satpol PP bisa meraih juara dalam perlombaan-perlombaan yang digelar di DWP tingkat Kota Batam nanti. “Tahun lalu kita juara satu lomba tarik tambang. Semoga tahun ini kita bisa juara lagi bukan hanya tarik tambang dan outbond, tetapi juga lomba yang lainnya,” kata Fetti lagi.

Untuk menambah kemeriahan acara perlombaan DWP Satpol PP, dua orang anggota Satpol PP putra berjoget di depan puluhan anggota DWP Satpol PP. kedua praja putra tersebut tidak malu-malu bergoyang dengan iringan lagu-lagu dangdut.

 

No Comments Share Read More
by in Kegiatan

DSC_0562

POL PP – Sebanyak 80 (delapan puluh) warg tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Batam. Hal ini diketahui saat tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, TNI, Polri, Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial  menggelar razia peraturan daerah (Perda), Rabu (19/11) sore. Menurut Kabid Sumber Daya Aparatur, Hendra Felani, razia yang digelar kali ini mengacu pada perda nomor 6 tahun 2002 tentang ketertiban sosial dan perda nomor 8 tahun 2009 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan.

“Warga yang tidak punya KTP Batam atau KTP-nya sudah mati maupun hanya punya KTP kampung, kita arahkan ke Dinas Kependudukan,” katanya usai razia di Kantor Satpol PP.

Saat razia, petugas juga mendapati 7 (tujuh) pasangan tanpa surat nikah yang tinggal bersama di kost-kostan. Mereka juga turut di bawa ke Kantor Satpol PP untuk didata dan membuat surat pernyataan.

“Bagi pasangan yang tidak memiliki surat nikah, mereka membuat surat pernyataan diatas materai. Kami juga meminta RT/RW setempat untuk mengawasi agar mereka tidak tinggal bersama lagi. Kalau mereka masih kedapatan tinggal bersama akan kami nikahkan di Mako Satpol PP,” ujarnya.

DSC_0628 DSC_0640

Razia ini digelar di 3 wilayah yang ada di Kecamatan Lubuk Baja. Yakni, Nagoya Newton, Belakang Hotel 89 dan Happy Garden. Sasarannya adalah ruko dan rumah yang dijadikan kost-kostan.

“Kami mendapat laporan dari RT/RW bahwa kost-kostan dijadikan tempat mesum oleh pasangan muda-mudi. Padahal, kost-kostan di sana khusus untuk wanita dan pria dilarang masuk,” ujar mantan Lurah Lubuk Baja Kota itu.

Sementara itu, Azwar yang kedapatan berada didalam kamar Leli mengaku hanya bermain sebentar. Saat keduanya ditanya oleh petugas, mereka memberikan jawaban yang berbeda. Azwar mengaku jika Leli adik kandungnya, sementara Leli mengaku Azwar adalah saudara sepupunya.

“Saya abang kandungnya pak,” sanggah Azwar saat digeledah petugas yang kedapatan sedang tidur dikamar kekasihnya itu.

DSC_0532 DSC_0537

No Comments Share Read More

Fatal error: Call to undefined function wp_pagenavi() in /var/www/html/skpd2014/wp-content/themes/nongsa/index.php on line 9