Komisi III DPRD Kota Mojokerto Bahas Mekanisme Pembahasan KUA PPAS 2016 Dengan Komisi II DPRD Kota Batam

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam, Dra.Hj.Rekaveny Foto foto bersama usai Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Kota Mojokerto terkait mekanisme Pembahasan KUA PPAS Tahun 2016

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam, Dra.Hj.Rekaveny Foto foto bersama usai Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Kota Mojokerto terkait mekanisme Pembahasan KUA PPAS Tahun 2016

Batamkota– Komisi III DPRD Kota Mojokerto, Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Batam dengan agenda pembahasan Mekanisme Pembahasan KUA PPAS Tahun 2016. Pertemuan digelar di ruang rapat serbaguna, Selasa 8/8/2015 dipimpin oleh Ir.Mulia Rindo Purba,M.Si didampingi oleh Dra.Hj.Rekaveny, Sekretaris Komisi II dan Sallon Simatupang,SE, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam.

Agenda pembahasan terkait dengan belanja perjalan dinas bagi anggota dewan, dana reses serta pemberian dana hibah penempatan tenaga ahli dan Bantuan Sosial (Bansos) di Kota Mojokerto, Jawa Timur, materi tersebut disampaikan oleh Ketua KOmisi III DPRD Kota Mojokerto, H.Junaidi Malik,SE.

Komisi yang membidangi Kesejahteraan Masyarakat dan Ketenaga kerjaan di Kota Mojokerto tersebut ingin mendapat masukan dan tanggapan dari anggota Komisi II DPRD Kota Batam saat ini dan akan menjadi bahan acuan dan rancangan untuk dimasukan pada RAPBD Tahun 2016 di Kota Mojokerto.

Ir.Mulia Rindo Purna,M.Si menyatakan fungsi dan hak bagi anggota dewan sudah diatur dalam undang-undang maupun kepres, jadi tidak ada alasan hak dewan tidak direalisaikan sesuai dengan tugas dan fungsinya, terutama tenaga ahli di dewan hal ini sangat penting mengingat tenaga ahli akan membantu tugas-tugas dewan itu sendiri, terang Mulia Rindo
Purba.

Sallon Simatupang, SE menyatakan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 yang mengatur tentang tenaga ahli di lembaga Legislatif maupun Eksekutif tidak ada alasan untuk ditiadakan. Justru keberadaan tenaga ahli bukan dibuat oleh daerah tapi sudah diatur dan diberlakukan secara nasional” terang Sallon.

Pertemuan digelar secara kekeluargaan dan penuh dengan canda dan tawa baik dari anggota dewan Mojokerto maupun Batam, diakhir dialog masing-masing menyerahkan cendera mata dan foto bersama.(humas set DPRD Kota Batam)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *