KUNJUNGAN KEDUA KE SUKU ASLI PULAU GALANG

Minggu, 08 Februari 2015 adalah kali kedua Kepala Dnas Sosial dan Pemakaman Kota Batam, Bapak R. Kamarul Zaman, SE bersilaturahmi dengan Penduduk Suku Asli di Rempang Cate, Galang. Beliau didampingi oleh Kasi Pemberdayaan KAT, Kasubag Perencanaan, Lurah Rempang Cate, Ketua RT 007 dan Ketua RW 001.

Tujuan kedatangan rombongan adalah untuk mempererat silaturahmi, serta pemberian bantuan dari Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam (berasal dari Kementerian Sosial RI) berupa 7 Paket Sembako, serta untuk menyerahkan bingkisan dari Toko Barelang Batu Aji berupa 10 Karung Beras 25 Kg, 10 Dus Mie Instan, 10 Bungkus Paket Sembako berisi Minyak Goreng Gula dan Teh, 10 Bungkus Buah Jeruk, dan 3 Dus Pakaian Bekas Layak Pakai.

PhotoGrid_1423457058410

Bapak Kepala Dinas memberikan arahan untuk penduduk suku asli, bahwa expose keberadaan mereka bertujuan supaya mayarakat umum dan pemerintahan dapat mengetahui bahwa masih terdapat suku asli terpencil di Rempang Cate, Galang yang diharapkan nantinya dapat membantu mengurai permasalahan atau kendala yang dihadapi, misalnya akses perolehan pendidikan dan kesehatan yang memadai, yang bertujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan mereka.

 

(TB, Batam)

DAFTAR YAYASAN KOTA BATAM

DAFTAR NAMA YAYASAN KOTA BATAM

UU NO.11 TAHUN 2009 TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL

Download UU 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial

SUSUNAN KABINET INDONESIA BERSATU.II

Susunan KIB II ini disampaikan Presiden SBY dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2009) pukul 22.00 WIB. Ikut dalam jumpa pers adalah para menteri KIB I dan juru bicara kepresidenan, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.


MENTERI KOORDINATOR

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi

MENTERI DEPARTEMEN

1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM : Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Sedyaningsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informatika : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA

1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak : Linda Amalia Sari Gumelar
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Kepala BIN : Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM : Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan : Kuntoro Mangkusubroto

DATA GEMPA BUMI SUMATERA SENIN, 5 OKTOBER 2009

IBADAH DIANTARA PUINGSenin, 05/10/2009 12:37:37
Sumatera Barat

Sampai pukul 12.00 WIB, Senin (5/10) korban meninggal dunia pascagempa Sumatera Barat berjumlah 608 orang, korban luka berat 596 orang dan luka ringan 897 orang, dinyatakan hilang 343 orang. Sementara yang mengungsi 736 orang. Bangunan rumah yang rusak berat (RB) 88.272 unit, Rusak Sedang (RS), 43.323 unit, Rusak Ringan (RR) 47.076 unit. Sarana Pendidikan 241 unit RB, 175 unit RS, dan 87 unit RR. Bangunan kantor 120 unit RB, 67 unit RS, dan 61 unit RR. Sarana Kesehatan 26 unit RB, 7 unit RS, dan 10 unit RR. Tempat ibadah 573 unit RB, 238 unit RS, dan 122 RR. Jalan 27 ruas RB, 1 ruas RS dan 4 ruas RR. Jembatan 4 unit RB dan 1 unit RR. Irigasi 28 unit RB, 19 unit RS, dan 21 unit RR. BNPB mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) interdep dan memberikan bantuan dana sebesar Rp. 5 Milyar kepada Pemerintah Daerah, dan segera dicairkan lagi Rp. 20 Milyar. Dana siap pakai yang disediakan sebesar Rp. 100 Milyar untuk penanganan tahap tanggap darurat. BNPB juga memberikan bantuan tenda pleton 20 unit, tenda keluarga 30 unit, tenda gulung 1000 unit, genset 10 unit, kelambu 4600 lembar, selimut 5000 lembar, tikar 5000 lembar, Kids Ware 100 paket, peralatan dapur 100 paket, dan sandang 100 paket. Informasi dari POSKO BNPB di Padang menyebutkan, pencarian korban meninggal mulai hari ini dikonsentrasikan di luar kota Padang. “21 tim rescue dari 19 negara telah disebar ke wilayah Pariaman dan lokasi bencana lainnya”, kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Priyadi Kardono.

Jambi

Sampai pukul 12.00 WIB, Senin (5/10) korban meninggal dunia pascagempa Kamis, 1 Oktober 2009 pukul 08.52 WIB di kabupaten Kerinci, Jambi berjumlah 3 orang, luka berat 12 orang, dan luka ringan 14 orang. Bangunan rumah yang rusak berat (RB) 474 unit, Rusak Ringan (RR) 849 unit. Sarana Pendidikan 11 unit rusak, sarana kesehatan 2 unit rusak. Tempat ibadah 20 unit rusak. Sementara di Kabupaten Merangin, tidak terdapat korban jiwa. Namun terdapat 99 unit rumah RB dan 25 RR. Tempat ibadah 4 unit rusak, sarana pendidikan 123 unit rusak, fasilitas umum 16 unit rusak. Pemerintah telah memberikan bantuan yang diperlukan berupa logistik permakanan dan selimut. Gubernur Jambi telah memberikan bantuan uang tunai Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) kepada Pemkab Kerinci dan Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) kepada Pemkab Merangin. Begitu besarnya dampak bencana yang melanda Wilayah Sumatera, direncanakan pada siang ini akan diadakan Rapat Kabinet terbatas di Istana Presiden.