BIDANG PEMBERDAYAAN SOSIAL

Bidang Pemberdayaan Sosial

Pasal 195

(1) Bidang Pemberdayaan Sosial dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai fungsi pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan sosial.
(2) Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Pemberdayaan Sosial mempunyai tugas:
a. menyusun rencana kegiatan Bidang Pemberdayaan Sosial;
b. merumuskan kebijakan teknis penyelenggaraan pemberdayaan sosial;
c. menyusun rencana dan penetapan kinerja bidang pemberdayaan sosial;
d. melaksanakan pembinaan penyandang masalah kesejahteraan sosial;
e. melaksanakan usaha kesejahteraan sosial;
f. melaksanakan bimbingan usaha sosial ekonomi keluarga miskin;
g. melaksanakan bimbingan potensi sumber kesejahteraan sosial;
h. melaksanakan bimbingan dan pelayanan sosial;
i. melaksanakan fasilitasi dan koordinasi serta pembinaan teknis pemberdayaan komunitas adat terpencil;
j. melaksanakan pembinaan organisasi sosial;
k. melaksanakan pembinaan nilai-nilai kepahlawanan dan kebangsaan;
l. melaksanakan pengelolaan taman makam pahlawan;
m. melaksanakan pembinaan nilai-nilai kesetiakawanan sosial;
n. melaksanakan pelayanan rekomendasi dan perizinan di bidang sosial;
o. melaksanakan pembinaan dan fasilitasi bantuan sosial;
p. melaksanakan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang pemberdayaan sosial;
q. melaksanakan pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Bidang Pemberdayaan Sosial; dan
r. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.
(3) Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), Bidang Pemberdayaan Sosial terdiri dari:
a. Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin;
b. Seksi Pembinaan Kemitraan, Kepahlawanan, dan Kesetiakawanan Sosial;
c. Seksi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Penyuluhan Sosial.

Pasal 196

(1) Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin mempunyai fungsi pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan fakir miskin.
(2) Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin mempunyai tugas:
a. menyusun rencana kegiatan Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin;
b. menyusun kebijakan teknis pemberdayaan fakir miskin;
c. menyiapkan bahan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan fakir miskin;
d. menyusun rencana kinerja dan penetapan kinerja bidang pemberdayaan fakir miskin;
e. melaksanakan usaha kesejahteraan sosial;
f. melaksanakan bimbingan usaha sosial ekonomi keluarga miskin;
g. melaksanakan pengembangan potensi sumber kesejahteraan sosial;
h. melaksanakan pembinaan nilai-nilai kesetiakawanan sosial;
i. melaksanakan pelayanan rekomendasi dan perizinan di bidang sosial;
j. menyiapkan bahan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang pemberdayaan fakir miskin;
k. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin; dan
l. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Pasal 197

(1) Seksi Pembinaan Kemitraan, Kepahlawanan dan Kesetiakawanan Sosial mempunyai fungsi pelaksanaan tugas di bidang pembinaan kemitraan, kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial.
(2) Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Pembinaan Kemitraan, Kepahlawanan dan Kesetiakawanan Sosial mempunyai tugas :
a. menyusun rencana kegiatan Seksi Pembinaan Kemitraan, Kepahlawanan, dan Kesetiakawanan Sosial;
b. menyusun kebijakan teknis di bidang pembinaan kemitraan, kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial;
c. menyiapkan bahan pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan kemitraan, kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial;
d. menyusun rencana kinerja dan penetapan kinerja di bidang pembinaan kemitraan, kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial;
e. melaksanakan pembinaan nilai-nilai kepahlawanan dan kebangsaan;
f. melaksanakan pengelolaan taman makam pahlawan;
g. melaksanakan pembinaan organisasi sosial;
h. menyiapkan bahan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang pembinaan kemitraan, kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial;
i. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Pembinaan Kemitraan, Kepahlawanan, dan Kesetiakawanan Sosial; dan
j. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Pasal 198

(1) Seksi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil mempunyai fungsi pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan komunitas adat terpencil dan penyuluhan sosial.
(2) Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil mempunyai tugas:
a. menyusun rencana kegiatan Seksi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Penyuluhan Sosial;
b. menyusun kebijakan teknis di bidang pemberdayaan komunitas adat terpencil dan penyuluhan sosial;
c. menyiapkan bahan pelaksanaan kegiatan di bidang pemberdayaan komunitas adat terpencil dan penyuluhan sosial;
d. menyusun rencana kinerja dan penetapan kinerja di bidang pemberdayaan komunitas adat terpencil dan penyuluhan sosial;
e. menyiapkan bahan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk operasional di bidang pemberdayaan komunitas adat terpencil dan penyuluhan sosial;
f. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Seksi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Penyuluhan Sosial; dan
g. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.