Bidang Perumahan Permukiman

Bidang Perumahan dan Pemukiman dipimpin seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas membantu Kepala Dinas Tata Kota dalam penyelenggaraan perencanaan, pembangunan dan pembinaan perumahan dan pemukiman.
Uraian tugas tersebut di atas meliputi :

  1. Menyelenggarakan perencanaan teknis dan pembangunan perumahan beserta sarana dan prasarana lingkungan yang didanai oleh Pemerintah baik di perkotaan maupun pedesaan;
  2. Memberikan bantuan teknis yang berkaitan dengan pembangunan perumahan yang dilakukan oleh swasta;
  3. Melakukan pengelolaan dan manajerial rumah susun yang dibangun melalui dana APBN maupun APBD;
  4. Membantu pihak swasta dalam menerapakan standar perumahan dan pemukiman;
  5. Menyelenggarakan kegiatan dari Pemerintah Pusat yang berkaitan dengan perumahan dan permukiman pada wilayah perkotaan, hinterland, daerah perbatasan dan daerah lainnya;
  6. Merencanakan dan melaksanakan pengamanan tebing kawasan perumahan dan permukiman yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah;
  7. Melakukan perencanaan, pengembangan, dan pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah;
  8. Merencanakan dan melaksanakan pembangunan penyediaan sarana dan prasarana di lingkungan perumahan dan permukiman;
  9. Memberikan laporan dan advis kepada Kepala Dinas bidang perumahan dan permukiman;
  10. Membantu swasta dalam menerapkan standar perumahan dan permukiman;
  11. Memberikan bantuan teknis yang berkaitan dengan pembangunan perumahan yang dilakukan oleh instansi pemerintah maupun swasta;
  12. Melaksankan pembinaan penyuluhan tentang rumah sehat;
  13. Penyelenggaraan pembangunan kawasan siap bangun (Kasiba) dan lingkungan siap bangun (Lisiba);
  14. Penyelenggaraan penanganan kawasan kumuh;
  15. Pengelolaan peremajaan/perbaikan permukiman kumuh/nelayan dan rusunawa;
  16. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Dinas Tata Kota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya

Dalam melaksanakan tugas dimaksud Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman membawahi :
a. Seksi Perencanaan Perumahan dan Permukiman;
b. Seksi Pembangunan Perumahan dan Permukiman;
c. Seksi Pembinaan Perumahan dan Permukiman.

 

Persyaratan dan Tata Cara Penghunian Rusun:

  1. Persyaratan :
    1. WNI, yang berdomisili dan berkedudukan di Batam (diutamakan)
    2. Jumlah keluarga jiwa maksimal 4 orang yang terdiri dari suami, istri dan 2 orang anak (usia anak maksimal 14 tahun pada saat pertama menghuni)
    3. Untuk yang belum berkeluarga, jumlah maksimal 3 orang dewasa yang sejenis
    4. Memiliki pekerjaan tetap, baik bekerja di sektor formal maupun informal yang tergolong dalam masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan
    5. Belum memiliki rumah tinggal tetap di Batam
    6. Jangka waktu penghunian minimum 6 bulan dan maksimal 4 tahun dan dapat diperpanjang sesuai peraturan yang berlaku
    7. Sanggup dan bersedia mentaati tata tertib, peraturan dan ketentuan yang berlaku di rusunawa Pemko Batam
  1. Tata Cara Penghunian
    1. Mengajukan permohonan penghunian rusunawa secara tertulis kepada Kepala Dinas Tata Kota – Kota Batam melalui Kepala Badan Pengelola Rusunawa dan mengisi formulir yang telah disediakan dan melampirkan persyaratan yang telah ditetapkan.
    2. Pengelola melakukan seleksi terhadap permohonan yang diajukan pemohon, untuk menentukan pemohon yang memenuhi persyaratan yang akan menempati unit hunian rusunawa
    3. Dasar penentuan seleksi terhadap pemohon diatur oleh Badan Pengelola Rusunawa Pemerintah Kota Batam.