Tugas Pokok dan Fungsi

Kepala Dinas

Kepala Dinas Tata Kota mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang penataan kota berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Dinas Tata Kota mempunyai fungsi :

  1. Menyusun program dan kegiatan dinas dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang;
  2. Menyelenggarakan tata usaha perkantoran yang meliputi urusan perencanaan dan evaluasi, keuangan serta urusan umum dan kepegawaian;
  3. Merumuskan kebijakan teknis sesuai lingkup tugasnya;
  4. Menyelenggarakan kegiatan teknis operasional yang meliputi bidang program perkotaan, perizinan bangunan, perumahan dan pemukiman, dan bidang prasarana bangunan gedung;
  5. Menyelenggarakan administrasi dan pelayanan umum kepada masyarakat dalam lingkup tugasnya;
  6. Melaksanakan pembinaan terhadap unit pelaksana teknis sesuai dengan lingkup tugasnya;
  7. Melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait lainnya dalam setiap penyelenggaraan kegiatan dinas;
  8. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya

Sekretariat/Bagian Tata Usaha

Sekretariat dipimpin seorang Sekretaris/Kepala Bagian yang mempunyai tugas membantu Kepala Dinas Tata Kota dalam melaksanakan urusan perencanaan tata laksana, keuangan, umum, perlengkapan dan kepegawaian. Uraian tugas tersebut di atas meliputi :

  1. Menghimpun, mengkoordinasikan, perencanaan dan pelaksanaan program ketatausahaan dan urusan rumah tangga Dinas Tata Kota;
  2. Mengkoordinir pelaksanaan pembinaan organisasi tata laksana Dinas Tata Kota;
  3. Mengkoordinir pengelolaan administrasi kepegawaian, administrasi persuratan, kearsipan, inventarisasi dan rumah tangga dinas;
  4. Menyiapkan data, informasi, hubungan masyarakat dan pe-nyelenggaraan penyusunan dokumentasi dan perpustakaan;
  5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Tata Kota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud Sekretaris membawahi :
a. Sub Bagian Umum dan Keuangan;
b. Sub Bagian Kepegawaian;

Bidang Program Perkotaan

Bidang Program dipimpin seorang Kepala Bidang yang bertugas membantu Kepala Dinas Tata Kota dalam menghimpun, mensistematisasikan, mengintegrasikan, melaksanakan pendataan dan menginformasikan kegiatan, menyusun rencana, membuat program kegiatan kerja serta melakukan pemantauan dan evaluasi atas program yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas.
Uraian tugas tersebut di atas meliputi :

  1. Menyusun rencana detail Kota;
  2. Menyiapkan rencana terinci ruang kota;
  3. Mengadakan pendataan ruang kota;
  4. Menghimpun, mensistematisasikan, mengintegrasikan smua data dan informasi dalam membuat dan merumuskan renca-na kegiatan dan program dari unit kerja terkait dalam lingkup dinas;
  5. Membuat dan merumuskan rencana kegiatan dan program kerja tahunan dan lima tahunan dinas;
  6. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap rencana program dan kegiatan, baik tahunan maupun lima tahunan yang ditetapkan oleh dinas;
  7. Mengadakan pengukuran dan pemetaan wilayah kota di atas mana rencana detail kota akan disusun;
  8. Memberikan advis planning (Fatwa Planologi);
  9. Menunjuk garis sempadan Bangunan (GSB);
  10. Pengawasan garis sempadan bangunan (GSB);
  11. Membuat peta situasi di atas mana bangunan akan didirikan;
  12. Melayani masyarakat dalam bidang planning;
  13. Membuat dan mengajukan pra rancangan peraturan daerah yang berhubungan dengan tata kota;
  14. Memberikan laporan dan pertimbangan kepada Kepala Dinas Tata Kota;
  15. Memasukan situasi bangunan yang telah mendapat izin ke dalam blad;
  16. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Bidang Program membawahi :
a. Seksi Perencanaan Tata Kota;
b. Seksi Pendataan dan Pemetaan Kota;
c. Seksi Evaluasi, Pengendalian dan Pengawasan Tata Kota.

Bidang Perizinan Bangunan

Bidang Perizinan Bangunan dipimpin seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan pembinaan, pengendalian, pengawasan, pendataan, dan penanganan pelayanan perizinan bangunan.
Uraian tugas tersebut di atas meliputi :

  1. Melakukan pendataan bangunan gedung;
  2. Pelayanan permohonan izin mendirikan bangunan (IMB);
  3. Memeriksa kelengkapan administrasi permohonan izin mendirikan bangunan;
  4. Memeriksa kelengkapan gambar arsitektur, konstruksi dan mekanikal serta elektrikal bangunan yang akan mendapatkan izin;
  5. Menghitung besarnya retribusi bangunan;
  6. Melakukan pengukuran pada lokasi yang yang akan dibangun setelah mendapatkan izin;
  7. Memasang patok/pengecekan bouwplank pada bangunan yang akan dibangun setelah mendapat izin;
  8. Memberikan teguran/peringatan/penyetopan kepada pemilik bangunan yang telah mendapatkan izin, yang menyimpang dari perizinan yang telah dikeluarkan;
  9. Mengawasi bangunan yang telah mendapat izin agar jangan menyimpang dari ketentuan yang telah diberikan;
  10. Memberikan laporan kepada Kepala Dinas bagi bangunan tanpa izin dan pelaksanaan bangunan yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku;
  11. Mengambil tindakan yang perlu bila terdapat bangunan yang telah didirikan tanpa izin;
  12. Melakukan sertifikasi izin usaha jasa konstruksi (IUJK);
  13. Melakukan sertifikasi izin bekerja perencana (SIBP);
  14. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Dinas Tata Kota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Dalam melaksanakan tugas dimaksud Kepala Bidang Perizinan Bangunan membawahi :
a. Seksi Pengukuran;
b. Seksi Pengawasan Bangunan;
c. Seksi Retribusi Perizinan.

Bidang Perumahan dan Pemukiman

Bidang Perumahan dan Pemukiman dipimpin seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas membantu Kepala Dinas Tata Kota dalam penyelenggaraan perencanaan, pembangunan dan pembinaan perumahan dan pemukiman.
Uraian tugas tersebut di atas meliputi :

  1. Menyelenggarakan perencanaan teknis dan pembangunan perumahan beserta sarana dan prasarana lingkungan yang didanai oleh Pemerintah baik di perkotaan maupun pedesaan;
  2. Memberikan bantuan teknis yang berkaitan dengan pembangunan perumahan yang dilakukan oleh swasta;
  3. Melakukan pengelolaan dan manajerial rumah susun yang dibangun melalui dana APBN maupun APBD;
  4. Membantu pihak swasta dalam menerapakan standar perumahan dan pemukiman;
  5. Menyelenggarakan kegiatan dari Pemerintah Pusat yang berkaitan dengan perumahan dan permukiman pada wilayah perkotaan, hinterland, daerah perbatasan dan daerah lainnya;
  6. Merencanakan dan melaksanakan pengamanan tebing kawasan perumahan dan permukiman yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah;
  7. Melakukan perencanaan, pengembangan, dan pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah;
  8. Merencanakan dan melaksanakan pembangunan penyediaan sarana dan prasarana di lingkungan perumahan dan permukiman;
  9. Memberikan laporan dan advis kepada Kepala Dinas bidang perumahan dan permukiman;
  10. Membantu swasta dalam menerapkan standar perumahan dan permukiman;
  11. Memberikan bantuan teknis yang berkaitan dengan pembangunan perumahan yang dilakukan oleh instansi pemerintah maupun swasta;
  12. Melaksankan pembinaan penyuluhan tentang rumah sehat;
  13. Penyelenggaraan pembangunan kawasan siap bangun (Kasiba) dan lingkungan siap bangun (Lisiba);
  14. Penyelenggaraan penanganan kawasan kumuh;
  15. Pengelolaan peremajaan/perbaikan permukiman kumuh/nelayan dan rusunawa;
  16. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Dinas Tata Kota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya

Dalam melaksanakan tugas dimaksud Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman membawahi :
a. Seksi Perencanaan Perumahan dan Permukiman;
b. Seksi Pembangunan Perumahan dan Permukiman;
c. Seksi Pembinaan Perumahan dan Permukiman.

Bidang Prasarana Bangunan Gedung

Bidang Prasarana Bangunan Gedung dipimpin seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas membantu Kepala Dinas Tata Kota dalam pelaksanaan perencanaan, pengaturan dan pengendalian bangunan gedung, penyusunan dan pembuatan harga standar bangunan, dan pengawasan dan pengendalian norma standar pedoman manual (NSPM) dan tugas lainnya dibidang prasarana bangunan gedung;
Uraian tugas tersebut di atas meliputi :

  1. Melaksanaan perencanaan, bantuan teknis dan pengaturan terhadap penataan bangunan;
  2. Melaksanakan pengaturan, pemanfaatan dan pengurusan bangunan gedung daerah/pemerintah daerah maupun gedung negara/ pemerintah dalam penguasaannya;
  3. Membantu pembuatan harga standar bangunan;
  4. Memberikan bantuan teknis yang berkaitan dengan bangunan kepada pihak ketiga;
  5. Pengawasan dan pengendalian norma standar pedoman manual (NSPM);
  6. Memberikan bantuan teknis yang berkaitan dengan pemba-ngunan perumahan yang dilakukan instansi pemerintah;
  7. Memberikan laporan dan advis kepada Kepala Dinas terha-dap permasalahan bangunan yang dianggap membahayakan keselamatan manusia atau mengganggu keindahan kota;
  8. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Dinas Tata Kota sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Kepala Bidang Prasarana Bangunan Gedung membawahi :
a. Seksi Bangunan Gedung;
b. Seksi Perencanaan dan Jasa Konstruksi;
c. Seksi Seksi Pembinaan Bangunan Gedung.





Ubah ke tampilan mobile