Informasi Rusunawa

PENYEDIAAN RUMAH SUSUN YANG LAYAK DAN TERJANGKAU TINGKATKAN  KUALITAS HIDUP MASYARAKAT
BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KOTA BATAM

Perkembangan Kota Batam sebagai daerah industri dan pusat kegiatan ekonomi lainnya telah lama menarik banyak pendatang mengadu nasib ke daerah ini. Banyaknya lapangan pekerjaan mendorong pencari kerja untuk datang ke Batam setiap tahunnya.

Jumlah Pencari Kerja yang terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Tahun 2009 adalah sebesar 33.270 jiwa (http://skpd.batamkota.go.id/bapeda/files/2011/01/3.-Ulasan-Penduduk-tenaga-kerja-dan-perumahan.pdf). Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 30% nya belum memiliki tempat tinggal sendiri termasuk diantaranya tinggal di Rumah Liar (Profil Pengembangan Pembangunan Rusunawa dan Rusunami di Kota Batam). Demi mengatasi masalah kebutuhan itu, sesuai dengan arah kebijakan pemerintah tentang Pengembangan Permukiman Pada Kawasan Industri dan Rumah Liar (Ruli) dengan Pola Rusunawa (Permenpera No. 14/Permen/M/2006 Tentang Penyelenggaraan Kawasan Khusus), berbagai instansi seperti Pemerintah Kota Batam, PT. Perumnas, PT. Jamsostek, BP Batam, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan Rakyat, dan Real Estate Indonesia (REI) telah melakukan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang hingga saat ini sudah mencapai 73 Twin Blok atau 6820 unit hunian.

Tujuan pembangunan Rusunawa tersebut adalah untuk mempercepat upaya penyediaan rumah layak huni dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam lingkungan yang lebih sehat dan tertata dengan baik, meningkatkan kualitas perumahan permukiman, mengefisienkan pemanfaatan tanah dengan menciptakan lebih banyak Ruang Terbuka Hijau (faktor ekologis dalam meningkatkan keserasian kawasan), mengentaskan kawasan kumuh/Ruli di perkotaan (Batam) yang merupakan salah satu upaya mewujudkan Millenium Developments Goals (MDGs) yang menargetkan berkurangnya 50% kawasan kumuh pd tahun 2015 di seluruh dunia (bagian dari RPJM Nasional 2004-2009), dan menawarkan lokasi yang dekat dengan tempat bekerja (mengurai kemacetan).

Hingga saat ini Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tata Kota telah mengelola sebanyak 21 Twin Blok atau 1837 unit hunian yang tersebar di beberapa lokasi antara lain Muka Kuning, Sekupang, Tanjung Uncang dan Tembesi Top 100.

Pada tahun 2014 ini akan ada penambahan 3 TB atau 297 unit hunian rusunawa yang dibangun di Mukakuning oleh Kementerian Pekerjaan Umum yang nantinya akan dikelola oleh Pemerintah Kota Batam.

rusun

Gambar 1. Rusunawa yang dikelola oleh Pemerintah Kota Batam.

Bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal di Rusunawa yang dikelola oleh Pemerintah Kota Batam, dapat menghubungi kantor pengelola yang bertempat di lokasi rusunawa pada setiap hari jam kerja mulai jam 08.00 s/d 16.00 Wib kecuali hari Sabtu jam 08.00 s/d 14.00.

Persyaratan yang harus dibawa antara lain:

  1. Fotokopi KTP Batam
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Surat Nikah
  4. Surat Keterangan Berpenghasilan/Slip Gaji, dan
  5. Surat Keterangan belum/tidak memiliki rumah

Sumber : Tim Dinas Tata Kota Kota Batam