BAB IV

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah ( Renstra SKPD ) merupakan suatu proses untuk menentukan tindakan pada masa depan tepat melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Langkah awal yang harus dilakukan agar mampu menjawab tuntutan lingkungan strategi lokal, nasional dan global dan tetap berada dalam tatanan Sistem Administrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah dengan menyususun suatu perencanaan yang berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan pendekatan perencanaan strategi yang jelas dan sinergis, instansi pemerintah lebih dapat menyelaraskan visi dan misinya secara berkesinambungan dengan potensi, peluang dan kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan akuntabilitas kinerjanya selama kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan dalam hal ini periode Tahun 2011 – 2016 sesuai dengan periode RPJMD Kepala Daerah. Proses inilah yang akan menghasilkan Rencana Strategi (Renstra) instansi pemerintah yang setidaknya memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan dan program serta ukuran keberhasilan dan kegagalan dalam pelaksanaannya.

VISI DAN MISI DINAS TENAGA KERJA KOTA BATAM

  1. Visi

Visi merupakan tujuan akhir dari keinginan yang dapat mengambarkan atau memberikan cita dan citra yang ingin diwujudkan dan sekaligus memotivasi dan memberi semangat yang senantiasa mewarnai pola pikir dan langkah dalam mengelola keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan.

Visi Dinas Tenaga Kerja Kota Batam disusun untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Batam periode Tahun 2011 – 2016, dari misi tersebut dalam pelaksanaannya terdapat 5 (lima) misi Kota Batam yang terkait dengan ketenagakerjaa Misi ke – 3

yaitu : Meningkatkan pelayanan prima dalam hal pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak dan terjangkau, ketenagakerjaan, sosial budaya, sarana ibadah, kepemudaan dan olah raga agar kualitas hidup manusia dan kecerdasan seluruh lapisan masyarakat meningkat serta pengentasan kemiskinan.

Oleh karena itu maka Dinas Tenaga Kerja Kota Batam dalam Rencana Strategis( rentra) periode Tahun 2011 – 2016 merumuskan visi untuk lima tahun kedepan adalah :

Tersedianya tenaga kerja terampil, Penempatan pencari kerja serta hubungan Industrial yang hormonis dan perlindungan tenaga kerja ”

Visi ini merupakan cara pandang kedepan, kearah mana Dinas Tenaga Kerja Kota Batam akan diarahkan dan berkarya agar tetap konsisten dan dapat tetap eksis, antisipatif, inovatif serta produktif untuk mencapai tujuan, dalam mengantisipasi tantangan yang akan dihadapi guna mencapai kondisi yang diinginkan oleh Dinas Tenaga Keraj Kota Batam secara terus menerus dalam mengembangkan tugas pokok dan fungsinya agar tetap dapat eksis dan unggul dengan senantiasa mengadakan perubahan kearah perbaikan. Perubahan tersebut harus disusun dengan tahapan terencana, konsisten dan berkelanjutansehingga dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja yang senantiasa berorientasi pada pencapaian hasil.

Berdasarkan Visi tersebut diatas mempunyai kata kunci yaitu dengan tenaga kerja yangterampil dapat mengisi kesempatan kerja yang ada untuk mengurangi pengangguran.

Diharapkan rasio pekerja terhadap jumlah penduduk kota Batam dapat mendekati ratio ideal. Dengan demikian pendapatan perkapita penduduk kota Batam dapat menggerakkan perekonomian kota Batam.

Hal tersebut secara berkesinambungan tentu saja harus didukung oleh adanya perlindunngan dan hubungan industrialantara pekerja dan perusahaan pemberi kerjayang harmonis dan berkeadilan sesuai dengan semangat pelaksanaan otonomi daerah, sehingga diharapkan dapat memberikan kemajuan, kejayaan dan kesejahteraan yang dicita-citakan melalui pemanfaatan secara berkeadilan, optimal dan terkendali terhadap seluruh sumber daya yang dimiliki.

Dalam mewujudkan tenaga kerja yang terampil dapat mengisi kesempatan kerja secara profesional, sehingga terjadi hubungan kerja yang harmonis dan berkeadilan,dinas tenaga kerja Kota Batam sadar sepenuhnya dengan tanggung jawab dibidang ketenagakerjaan daerah dalam melaksanakan tugas , yang sangat memerlukan dukungan aparat yang memiliki skill yang handal dan beriman untuk mewujudkan tenaga kerja yang profesional.

Dinas Tenaga Kerja Kota Batam harus mampu menjadi motivator dan tauladan serta sebagai transformator dalam mewujudkan kebijaksanaan Walikota Batam serta terciptanya tenaga kerja yang handal, professional dan bermoral, melalui program Pembangunan Kota Batam Tahun 2011 – 2016.

Penjelasan dari Visi Dinas Tenaga Kerja Kota Batam “ Tersedianya Tenaga kerja terampil Penempatan pencari kerja serta hubungan industrial yang harmonis dan perlindungan tenaga kerja ” dapat memberikan pemahaman sebagai berikut :

  1. Tersedianya Tenaga Kerja Terampil adalah suatu keinginan untuk mencapai cita-cita akhir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yaitu Tenaga kerja yang siap pakai yang dapat bersaing dipasar kerja dan usaha mandiri.

  1. Penempatan pencari kerja adalah dalam menyelenggarakan administrasi pemerintahan dalam melayani masyarakat dibimbing dan diarahkan untuk mengisi lowongan yang ada di perusahaan-perusahaan sesuai dengan pendidikan dan keahlian yang dimiliki.

  1. Hubungan kerja yang hormonis adalah tingkah laku sesuai dengan tata susila dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan antara pengusaha dengan pekerja di perusahaan.

  1. Berkeadilan , mengandung pengertian bahwa sebagai mediotor yang menangi perkara antara pekerja dan pengusaha diberlakukan sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku , tidak memihak.

  1. Misi

Misi merupakan sesuatu rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi dan harus dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan secara maksimal, yang mencerminkan pandangan organisasi tentang kemampuannya dalam mencapai visi yang telah ditetapkan.

Adapun Misi Dinas Tenaga kerja Kota Batam dibagi atas 5 ( lima ) pernyataan misi dalam rangka mewujudkan visi dimaksud, sebagai berikut :

  1. Meningkatkan Pelatihan Ketrampilan Tenaga Kerja untuk memenuhi kebutuhan lowongan kerja dan usaha mandiri.

  1. Meningkatkan pelayanan penempatan

  1. Terlaksananya Sarana Hubungan Industrial di perusahaan

  1. Terlaksananya Kepatuhan hukum ketenagakerjaan.

  1. Mewujudkan pelayanan prima yang didukung oleh sarana dan prasarana perkantoran yang memadai dan sumber daya manusia yang berkualitas.

Penjelasan dari masing masing misi yang telah disusun untuk mewujudkan Visi Dinas Tenaga Kerja Kota Batam adalah :

  1. Meningkatkan Pelatihan ketrampilan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan lowongan kerja dan usaha mandiri.

Dians Tenaga Kerja Kota Batam merupakan unsur organisasi Pemerintah Kota Batam yang diserahkan tugas, kewajiban dan wewenang serta tanggung jawab dalam menyelenggarakan urusan otonomi daerah serta tugas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan dibidang ketenagakerjaan.

Selayaknya Dinas Tenaga kerja Kota Batam harus dapat menempatkan diri sebagai administrator Pemerintah Kota Batam dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam menyelenggarakan roda pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan melalui struktur organisasi dan tata kerja yang ada didalamnya, dengan meningkatnya kualitas tenaga kerja agar terampil mutlak diperlukan dalam rangka memenuhi kesempatan kerja yang tersedia serta menciptakan lapangan kerja baru .sehingga menghasilkan keluaran (output) dan manfaat (outcome) bagi Pemerintah Kota Batam.

2 ) Meningkatkan pelayanan penempatan

Dinas Tenaga kerja Kota Batam sangat menyadari dengan diberlakukannya UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah maka efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah perlu ditingkatkan dengan lebih memperhatikan aspek-aspek hubungan antar susunan pemerintahan dan antar pemerintahan daerah, potensi dan keanekaragaman daerah, peluang dan tantangan persaingan global dengan memberikan kewenangan yang seluas-luasnya kepada daerah disertai dengan pemberian hak dan kewajiban meyelenggarakan otonomi daerah dalam kesatuan sistem penyelenggaraan pemerintahan negara.

Pemerintah Daerah dituntut untuk lebih mampu mempertanggungjawabkan kebijaksanaannya kepada masyarakat melalui DPRD (Akuntabilitas Publik) dan kepada Pemerintah Pusat (Akuntabilitas Vertikal) sehingga Dinas tenaga kerja Kota Batam harus ikut serta secara aktif dan mengambil peran guna mendukung pelaksanaan Otonomi Daerah dilingkungan Pemerintah Kota Batam secara nyata dan bertanggungjawab.

Dinas Tenaga kerja Kota Batam senantiasa berusaha untuk menyampaikan informasi lowongan kerja dan ketersediaan tenaga kerja terampil kepada masyarakat dan pengguna tenaga kerja serta pelayanan terhadap perusahaan pengguna tenaga kerja asing dilingkungan Pemerintah Kota Batam dan menempatkan tenaga kerja sesuai dengan ketrampilan dan tingkat pendidikan yang dimiliki.

3)Terlaksananya Sarana Hubungan Industrial di perusahaan.

Dinas Tenaga kerja Kota Batam merasa perlu mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana hubungan industrial di Perusahaan antara lain : Lembaga kerja sama bipartit , Peraturan perusahaan (PP) , perjanjian kerja Bersama (PKB) Serikat pekerja /Serikat buruh Lembaga kerja sama Tripartit dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Dengan adanya administrasi sarana hubungan industrial yang baik dan berkualitas di perusahaan, akan ada manfaat yang baik pula dan sangat mempengaruhi kinerja suatu unit kerja dalam melaksanakan perencanaan dan pembinaan yang efektif dan efisien guna mendorong terciptanya iklim kerja yang kondusif .

4)Terlaksananya kepatuhan hukum ketenagakerjaan

Dalam rangka mewujudkan hubungan industrial yang berkeadilan , dengan meningkatkan pembinaan ke perusahaan-perusahaan, pengawasan ke perusahaan-perusahan dan penagakan hukum bagi perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan perundang-undangan. ( BAP )

5)Mewujudkan pelayanan prima yang didukung oleh sarana dan parasana perkantoran yang memadai dan sumber daya aparatur yang berkualitas.

Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat ,perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan sumber daya aparatur yang berkualitas dimana diperlukan aparatur yang mampu melayani ,sesuai dengan bidang masing-masing dan mempunyai integritas tinggi dan tidak KKN

    1. TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH

  1. Tujuan

Tujuan merupakan target kualitatif organisasi, sehingga pencapaian target ini dapat merupakan ukuran kinerja faktor-faktor kunci keberhasilan organisasi.

Tujuan sifatnya lebih konkrit daripada misi dan mengarah pada suatu titik terang pencapaian hasil. Dengan adanya pernyataan tujuan, maka akan jelas bagi organisasi mengenai arah yang akan dituju dalam rangka mempertahankan eksistensi dimasa datang.

Dengan adanya pernyataan tujuan, maka akan lebih jelas bagi organisasi mengenai arah yang akan dituju dalam rangka mempertahankan eksistensi dimasa datang. Dengan demikian, tujuan merupakan penjabaran secara lebih nyata dari perumusan visi dan misi yang unik dan idealistik berdasarkan atas visi dan misi yang telah dijelaskan sebelumnya.

  1. Sasaran

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan dicapai secara nyata dalam jangka waktu tahunan. Sasaran merupakan bagian internal dalam proses perencanaan strategis dinas Tenaga Kerja Kota Batam.

Sasaran harus bersifat spesifik, dapat dinilai, diukur, menantang namun dapat dicapai. Sasaran yang ditetapkan merupakan gambaran yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan operasional dalam kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan untuk 5 (lima) tahun ke depan, Dinas Tenaga Kerja Kota Batam dalam menetapkan sasaran berorientasi pada hasil dan dapat dicapai, berdasarkan uraian diatas dapat dijabarkan tujuan dan sasaran dari masing-masing misi sebagai berikut ;

MISI I

Meningkatkan pelatihan ketrampilan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan lowongan kerja dan usaha mandiri.

Memiliki tujuan :

Tersedianya tenaga kerja terampilan untuk memenuhi dunia kerja dan dunia usaha

Sasaran:

Meningkatkan pelatihan ketrampilan dan pembinaan fungsi lembaga-lembaga pelatihan swasta

MISI II

Meningkatkan pelayanan penempatan,

Memiliki tujuan :

Terserapnya pencari kerja dalam dunia kerja

Sasaran :

Meningkatkan sistim informasi pasar kerja serta terwujudnya kegiatan wirausaha, tehnologi tepat guna dan kegiatan padat karya.

MISI III

Terlaksananya sarana hubungan indusrtrial di perusahaan.

Memiliki tujuan :

Terjalinnya hubungan kerja yang kondusif.

Sasaran :

Meningkatkan pembinaan dan pembentukan sarana hubungan industrial dan persyaratan kerja.

MISI IV

Terlaksananya kepatuhan hukum ketenagakerjaan

Memiki Tujuan:

Terlindunginya hak-hak dasar pekerja

Sasaran :

Meningkatkan pembinaan, pengawasan dan penegakan hukum ketenagakerjaan

MISI V

Mewujudkan pelayanan prima yang didukung oleh sarana dan prasarana perkantoran yang memadai.

Memiliki tujuan:

Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana yang memadai serta sumber daya manusia

Sasaran :

  • Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur agar mampu melaksanakan tugas pelayanan ketenagakerjaan.

  • Mengusahakan peningkatan sarana dan prasarana serta kesejahteraan aparatur dinas tenaga kerja

  • Meningkatkan sistem informasi data ketenagakerjaan untuk memenuhi kebutuhan informasi secara tepat dan terpadu.

Untuk lebih jelasnya mengenai keterkaitan tujuan dan sasaran serta pencapaian target sampai dengan tahun perencanaan dapat dilihat pada Tabel 4.1.

4.3 STRATEGI DAN KEBIJAKAN

  1. Strategi

Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran setiap misi yang telah dijelaskan sebelumnya, maka disusun strategi untuk pencapaian sebagaimana dijelaskan sebagai berikut :

    1. Melakukan pelatihan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan pelatihan tenaga kerja pada sektor informal untuk menciptakan lapangan kerja baru.

    2. Menyebarluaskan informasi pasar kerja, meningkatkan ketrampilan penerapan teknologi tepat guna serta perbinaan terhadap lembaga penempatan tenaga kerja.

    3. Meningkatkan pembinaan hubungan industrial melalui bimbingan tekhnis saran a hubungan industrial dan persyaratan kerja serta penyelesaian dan syarat-syarat kerja serta penyelesaian perselisihan hubungan Industrial.

    4. Meningkatkan fungsi pengawasan ketenagakerjaan melalui pembinaan, Pemeriksaan dan penegakan hukum ketenagakerjaan serta peningkatan fungsi lembaga ketenagakerjaan.

    5. Menyiapkan sistem informasi daerah untuk memenuhi kebutuhan informasi ketenagakerjaan.

    6. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur agar mampu melaksanakan tugas pelayanan di bidang ketenagakerjaan.

    7. Meningkatkan sarana dan prasarana serta kesejahteraan aparatur.

  1. Kebijakan

Untuk mencapai visi dan misi yang sudah jabarkan dalam tujuan , sasaran dan strategi maka sebagai salah satu pendorong keberhasilan dimana Dinas Tenaga Kerja Kota Batam akan ditentukan oleh arah kebijakan yang akan dilaksanakan dalam priode 2011-2016 ini adalah sebagai berikut :

  1. Pendataan angkatan kerja dan kebutuhan pasar kerja dan peluang-peluang usaha sektor informal serta meningkatkan kompetensi lembaga-lembaga pelatihan swasta.

  2. Menyediakan sarana informasi pasar kerja, pendataan pengembangan potensi daerah serta bimbingan tekhnis lembaga pelayanan penempatan tenaga kerja.

  3. Menginvetarisasi dan melakukan pembinaan sarana hubungan industrial dan syarat-syarat kerja serta bimbingan tekhnis lembaga pelayanan penempatan tenaga kerja.

  4. Melakukan inventarisasi objek dan melaksanakan pengawasan ketenagakerjaan dengan melakukan pembinaan, pemeriksaan, dan penegakan hukum ketenagakerjaan.

  5. Menghimpun dan menyajikan data ketenagakerjaan daerah.

  6. Mendidik pegawai dalam diklat tekhnis ketenagakerjaan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

  7. Mengalokasikan anggaran sesuai dengan kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *